• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

BPKP Komitmen Perkuat Pengawasan Digital di Sektor Publik

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 31 Oktober 2025 - 17:48
in Nasional
gea

Suasana webinar Digital Forensics in Internal Audit: From Data to Evidence Jumat (31/10/2025). Foto: Dokumen BPKP

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Agustina Arumsari menyebut, perkembangan ekosistem digital governance dan transformasi digital menuntut auditor internal untuk cepat beradaptasi. Pasalnya, hal tersebut akan berdampak terhadap pengawasan yang lebih canggih dengan berbasis bukti digital.

“Peluang tersebut hanya akan terwujud dan tereksekusi dengan baik jika semua pihak berkomitmen untuk terus mengasah dan memutakhirkan kompetensi yang relevan. Data yang akurat, analisis yang cermat, dan bukti yang tepat, akan menghasilkan pengawasan intern yang bermanfaat,” ujar Agustina dalam webinar Digital Forensics in Internal Audit: From Data to Evidence Jumat (31/10/2025).

BacaJuga:

Tinggalkan Pola Orde Baru, TNI Didorong Transparan Usut Kasus Andrie Yunus

Pesan Menag di Hari Suci Nyepi 2026, Satu Bumi dan Satu Keluarga

Kekerasan terhadap Aktivis Ancaman Serius Demokrasi Indonesia, Begini Respons DPR

Senada, Direktur Forensik Digital dan Analitika Data Deputi Bidang Investigasi BPKP, Totok Prihantoro, menjelaskan bagaimana transformasi digital pengawasan di BPKP diwujudkan melalui inisiatif seperti big data dan automasi proses audit yang menjadikan audit lebih proaktif, efisien, dan berbasis insight.

“Melalui Continuous Auditing and Continuous Monitoring (CACM), pengawasan tidak lagi bersifat periodik, tetapi dilakukan hampir real-time dengan memanfaatkan data transaksi, log system, sensor. Meskipun demikian, kontrol terhadap automasi dan validasi algoritma tetap harus dijaga agar hasil pengawasan akurat dan dapat dipercaya,” ucapnya.

Sedangkan Guru Besar Akuntansi Forensik Sektor Publik Universitas Negeri Surabaya, Dian Anita Nuswantara, menyoroti adanya kesenjangan dalam audit tradisional yang belum mampu mendeteksi penipuan modern yang kompleks.

Ia merekomendasikan penguatan bidang akuntansi forensik melalui investasi pendidikan khusus, sertifikasi profesional, integrasi teknologi mutakhir, serta pengakuan regulasi formal guna memperkuat integritas ekonomi nasional.

President of Association of Certified Fraud Examiners (ACFE) Chapter Indonesia Hery Subowo menekankan pentingnya penguatan internal audit sebagai langkah kunci dalam pencegahan dan pendeteksian fraud. Ia juga mengungkap fenomena baru di dunia kejahatan siber yang kini berkembang menyerupai industri profesional.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan BPKP Raden Murwantara mengatakan, BPKP berkomitmen untuk terus mendorong kolaborasi dan peningkatan kapasitas pengawasan intern berbasis digital. Penerapan forensik digital bukan hanya mendukung pencegahan dan deteksi fraud, tetapi juga memperkuat akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan negara.

Diketahui, kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 5.771 peserta yang sebagian besar merupakan auditor yang berasal dari BPKP, Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Webinar ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat kapasitas auditor internal dalam menghadapi tantangan pengawasan di era digital, sekaligus memperkuat kolaborasi antarlembaga dalam penerapan forensik digital sebagai bagian dari pengawasan intern pemerintah. (rmn)

Tags: Agustina ArumsariBPKPPengawasan Digital

Berita Terkait.

Aktivis
Nasional

Tinggalkan Pola Orde Baru, TNI Didorong Transparan Usut Kasus Andrie Yunus

Rabu, 18 Maret 2026 - 18:47
Menag-RI
Nasional

Pesan Menag di Hari Suci Nyepi 2026, Satu Bumi dan Satu Keluarga

Rabu, 18 Maret 2026 - 18:37
AY
Nasional

Kekerasan terhadap Aktivis Ancaman Serius Demokrasi Indonesia, Begini Respons DPR

Rabu, 18 Maret 2026 - 18:27
Membaca
Nasional

Tingkatkan Budaya Baca, Jangkauan MABB 2026 Diperluas ke Cilegon dan Serang

Rabu, 18 Maret 2026 - 17:46
Remisi Nyepi Diberikan ke 1.506 Narapidana, Ini Rinciannya
Nasional

Remisi Nyepi Diberikan ke 1.506 Narapidana, Ini Rinciannya

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:03
Mudik 2026: Angka Fatalitas Turun Drastis, Korban Luka Berat Justru Naik
Nasional

Mudik 2026: Angka Fatalitas Turun Drastis, Korban Luka Berat Justru Naik

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:13

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2285 shares
    Share 914 Tweet 571
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    783 shares
    Share 313 Tweet 196
  • Ingin Urus Sertifikat Saat Cuti Bersama, Ini Jam Operasional di BPN Kabupaten Bekasi

    693 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    692 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.