• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

China Berharap Jepang Membuat Langkah Awal yang Baik Lewat Kabinet Baru

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 30 Oktober 2025 - 11:07
in Internasional
china

Menteri Luar Negeri China Wang Yi. /ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Luar Negeri China Wang Yi berharap agar kabinet Jepang yang baru di bawah Perdana Menteri Sanae Takaichi memulai kerja dengan langkah yang baik, khususnya dalam hubungan dengan Tiongkok.

“China telah memperhatikan beberapa sinyal positif yang dikirim oleh kabinet Jepang yang baru. Pembicaraan di tingkat pejabat tinggi sangat penting bagi perkembangan hubungan China-Jepang,” kata Wang Yi seperti dilansir Antara, Kamis (30/10/2025).

BacaJuga:

Swiss-belhotel International Perluas Portofolio di Bali dengan Soft Opening Resor Ashva Swiss-belresort Ubud

Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?

Sempat Dikritik Dino Patti Djalal, Pemerintah Akhirnya Utus Menlu ke Pemakaman Ali Khamenei

“Kami berharap kabinet Jepang yang baru akan memulai dengan baik dalam menjalin hubungan dengan China karena ‘langkah awal menentukan segalanya’,” kata Wang Yi.

Wang Yi menyampaikan hal tersebut lewat sambungan telepon kepada Menteri Luar Negeri Jepang yang baru, Toshimitsu Motegi pada Selasa (28/10).

Diketahui Sanae Takaichi menjadi menjadi PM Jepang pada 21 Oktober 2025 setelah terpilih setelah memenangkan pemungutan suara di parlemen Jepang.

Perempuan pertama yang menjadi PM Jepang itu lebih dulu terpilih sebagai Ketua Liberal Democratic Party (LDP). Partai Ishin sebagai partai yang berkoalisi dengan LDP tidak memegang jabatan menteri di kabinet.

Dalam pernyataannya, Wang Yi menyebut isu sejarah dan masalah Taiwan bertumpu pada fondasi hubungan bilateral serta kepercayaan dan keyakinan mendasar antara kedua negara.

“Kami juga berharap Jepang akan bekerja sama untuk menjaga fondasi politik hubungan China-Jepang dan terus meningkatkan serta mengembangkan hubungan China-Jepang di jalur yang benar,” tambah Wang Yi.

Ia pun mengucapkan selamat kepada Toshimitsu Motegi atas pelantikannya kembali sebagai Menteri Luar Negeri.

“China dan Jepang merupakan tetangga dekat yang penting. Kebijakan China terhadap Jepang tetap konsisten dan stabil,” tegas Wang Yi.

China, kata Wang Yi, siap bekerja sama dengan Jepang untuk terus mematuhi prinsip-prinsip dan mengikuti arahan yang ditetapkan dalam empat dokumen politik antara TChina dan Jepang guna memajukan hubungan strategis kedua negara yang saling menguntungkan secara komprehensif, serta membangun hubungan China-Jepang yang konstruktif dan stabil yang sesuai untuk era baru.

Sedangkan Toshimitsu Motegi mengatakan bahwa seiring situasi internasional yang sedang mengalami perubahan besar, Jepang China memikul tanggung jawab internasional yang semakin besar.

“China merupakan tetangga penting Jepang, dan PM Sanae Takaichi sangat mementingkan hubungan Jepang-China.Jepang tidak pernah bermaksud untuk memisahkan atau memutus rantai pasokan dengan pihak China,” kata Motegi.

Ia menyatakan harapan agar kedua negara dapat meningkatkan komunikasi di semua tingkatan, meningkatkan kerja sama yang saling menguntungkan, menangani perbedaan dengan tepat, dan secara komprehensif memajukan hubungan strategis Jepang-China yang konstruktif dan stabil serta saling menguntungkan.

Kedua pihak juga bertukar pandangan mengenai beberapa hal spesifik dalam hubungan bilateral.

PM Takaichi dikenal sebagai anak didik mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. Ia pernah menjabat di beberapa kabinet Shinzo Abe dan di kabinet mantan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida.

Ia diketahui kerap mengunjungi Kuil Yasukuni, yakni kuil di Tokyo yang berkaitan dengan perang dan dipandang oleh negara-negara tetangga sebagai simbol kuat militerisme Jepang di masa lalu.

Sebagai tokoh sayap kanan, Takaichi dikenal sebagai sosok yang sangat konservatif dan nasionalis dalam spektrum politik Jepang.

Sebagai pengagum mantan Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher, ia mencontoh gaya kepemimpinan kuat ala Thatcher sehingga media kerap menyebutnya sebagai Iron Lady atau “Wanita Besi” Jepang. (wib)

Tags: China Wang YiJepangMenteri Luar Negeri ChinaSanae Takaichi

Berita Terkait.

SB
Internasional

Swiss-belhotel International Perluas Portofolio di Bali dengan Soft Opening Resor Ashva Swiss-belresort Ubud

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:25
Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?
Internasional

Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:04
Sugiono
Internasional

Sempat Dikritik Dino Patti Djalal, Pemerintah Akhirnya Utus Menlu ke Pemakaman Ali Khamenei

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:41
KPTDP Gandeng Tony Blair Percepat Pemerintahan Digital Berbasis AI
Internasional

KPTDP Gandeng Tony Blair Percepat Pemerintahan Digital Berbasis AI

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:44
Run for Free Palestine Jadi Aksi Perdana, Komnas Palestina Resmi Menggalang Solidaritas Warga
Internasional

Run for Free Palestine Jadi Aksi Perdana, Komnas Palestina Resmi Menggalang Solidaritas Warga

Minggu, 5 Juli 2026 - 22:01
Asia Tenggara Satukan Kekuatan Riset, ASEAN4TB Siap Percepat Eliminasi Tuberkulosis
Internasional

Asia Tenggara Satukan Kekuatan Riset, ASEAN4TB Siap Percepat Eliminasi Tuberkulosis

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:22

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3193 shares
    Share 1277 Tweet 798
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1012 shares
    Share 405 Tweet 253
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2803 shares
    Share 1121 Tweet 701
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.