INDOPOSCO.ID – Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) sangat membantu manusia dalam bekerja.
Pernyataan tersebut diungkapkan Guru Besar (Gubes) Bidang Kecerdasan Buatan Universitas Syiah Kuala Prof Hammam Riza dalam diskusi “OneHP Day 2025 di Jakarta,” Selasa (28/10/2025).
Presiden Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial (KORIKA) ini menuturkan, Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum penting untuk membicarakan masa depan. Bagaimana AI memiliki peran penting pada pembangunan.
“Kita sudah petakan dalam strategi nasional kecerdasan anak Indonesia. Dalam 100 tahun Indonesia merdeka nanti, AI membantu masa depan Indonesia,” katanya.
Kendati demikian, menurut Hammam masyarakat harus mengenali manfaat dan keterbatasan AI. Dari mulai manfaat untuk meningkatkan produktivitas, tingkatkan efisensi, kerjaan secara otomatis hingga kekurangan-kekurangannya.
“Kita harus manfaatkan dan harus mengenali AI, karena menjadi solusi. Namun tetap harus memanfaatkan skill kita,” ucapnya.
Ia menambahkan, dengan transformasi digital menggunakan AI mampu mengatasi kesenjangan digital dan kesenjangan sumber daya manusia (SDM) dalam literasi digital.
Hal yang sama diungkapkan Presiden Direktur (Presdir) HP Indonesia, Juliana Cen. Ia mengatakan, pemanfaatan AI dewasa ini bukan hal yang baru. Dari data menyebabkan, 90 persen karyawan sudah gunakan internet.
“Perkembangan AI saat ini cepat. Ada 11 persen perusahaan telah menyiapkan proteksi security data,” ujarnya.
“Dan lebih dari 90 persen masyarakat telah menggunakan AI, walaupun hanya untuk bertanya-tanya,” imbuhnya. (nas)








