INDOPOSCO.ID – Kekalahan dari Persija Jakarta di pekan ke-9 Super League 2025/2026 menjadi cambuk keras bagi Persebaya Surabaya untuk segera berbenah. Tim Bajul Ijo kini menatap laga tandang melawan PSBS Biak di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (24/10/2025) sore WIB, dengan semangat baru dan tekad untuk kembali ke jalur kemenangan.
Pelatih Persebaya, Eduardo Perez Moran, menegaskan bahwa kunci kebangkitan tim bukan hanya strategi, tetapi juga mental positif dan kerja keras di setiap sesi latihan.
“Kami harus berpikir positif dan bekerja keras untuk pertandingan selanjutnya,” ujar Eduardo dalam situs resmi ileague, Jumat (24/10/2025).
Suasana latihan di tim pun terlihat jauh lebih hidup. Para pemain fokus memperbaiki kesalahan mendasar yang terjadi saat melawan Persija, terutama soal antisipasi bola mati yang sempat menjadi titik lemah.
Bek tangguh Persebaya, Leo Lelis, mengakui bahwa kekalahan sebelumnya menjadi pelajaran berharga bagi seluruh skuad. Ia menegaskan bahwa tim tidak ingin terlalu lama terjebak dalam kekecewaan.
“Kami bersiap untuk pertandingan. Kami akan belajar dari kekalahan kemarin dan bekerja keras untuk pertandingan berikutnya,” tegas Lelis.
Lelis menjelaskan, PSBS Biak bukan lawan yang bisa diremehkan meski tengah dalam tren negatif. Justru situasi itu membuat lawan akan tampil lebih berbahaya.
“Laga melawan PSBS tidak akan mudah. Karena mereka belum meraih poin dalam tiga laga terakhir, tentu mereka punya motivasi tinggi untuk bangkit,” ujarnya.
Namun, Persebaya datang dengan semangat tinggi dan kepercayaan diri penuh. Dengan materi pemain yang lebih merata dan motivasi besar untuk menebus kekalahan, Bajul Ijo tetap bertekad menunjukkan karakter asli mereka di lapangan.
“Bagi kami setiap pertandingan adalah final,” ungkapnya.
Di tengah sorotan publik dan tekanan suporter, Leo Lelis juga menegaskan bahwa dirinya tetap fokus penuh pada permainan.
“Saya tidak mendengar apa pun dari tribun karena fokus pada permainan. Kami berusaha bermain sesuai gaya kami dan mencari ruang yang tersedia di lapangan,” tambah pemain asal Brasil itu.
Kini, Persebaya berada di posisi ke-11 klasemen sementara Super League 2025/26 dengan koleksi 10 poin. Meski posisi itu belum ideal, semangat kebangkitan tengah menyala di ruang ganti tim. (her)




















