• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Operasi Cerdas Tanpa Angkat Rahim: Revolusi Sunyi di Ruang Bedah

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 17 Oktober 2025 - 08:50
in Gaya Hidup
sita

dr. Sita Ayu Arumi, Sp.OG (K). Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Bagi banyak perempuan, kabar harus menjalani operasi ginekologi sering kali terdengar menakutkan. Bayangan sayatan besar di perut, pemulihan berbulan-bulan, hingga ancaman kehilangan rahim kerap menghantui. Namun kini, paradigma itu mulai bergeser.
‎
‎Di tangan dr. Sita Ayu Arumi, Sp.OG (K), harapan baru muncul melalui pendekatan Minimal Invasive Gynecologic Surgery (MIGS) dan teknik bedah robotik. Metode ini memungkinkan pengangkatan miom, kista, hingga jaringan endometriosis tanpa harus mengorbankan rahim pasien.
‎
‎“Banyak pasien datang dengan ketakutan bahwa operasi berarti kehilangan rahim. Padahal, lewat teknik minimal invasif, rahim bisa tetap dipertahankan. Harapan untuk menjadi ibu pun masih ada,” kata dr. Sita, dalam keterangannya, Jumat (17/10/2025).
‎
‎Operasi konvensional ginekologi selama ini identik dengan sayatan besar sepanjang 10–15 cm. Risiko nyeri, pendarahan, hingga pemulihan lama membuat pasien enggan. Tak jarang, rahim pun diangkat dengan alasan “lebih aman”.
‎
‎Padahal, menurut dr. Sita, rahim memiliki nilai emosional sekaligus biologis bagi perempuan.
‎
‎“Sebagai perempuan, rahim adalah simbol harapan. Jika masih bisa dipertahankan, itulah yang kami perjuangkan,” ujarnya.
‎
‎Dengan MIGS, sayatan hanya 0,5–1 centimeter (cm). Pasien bisa pulih dalam hitungan hari. Bahkan ada pasien yang tiga hari pascaoperasi sudah kembali bekerja ke luar negeri.
‎
‎“Dulu operasi berarti absen lama. Sekarang paradigma itu berubah: operasi bisa cerdas, cepat, dan minim trauma,” tambahnya.
‎
‎Kisah Pasien: dari Putus Asa Jadi Penuh Harapan
‎
‎Salah satu pasien dr. Sita pernah divonis harus angkat rahim karena miom multipel.

“Dia datang dengan wajah sedih, karena belum punya anak,” kenangnya.
‎
‎Lewat operasi robotik, miom berhasil diangkat tanpa harus mengorbankan rahim.
‎
‎“Beberapa bulan setelah operasi, pasien itu datang lagi, kali ini dengan kabar gembira: ia hamil,” ujar Sita.

BacaJuga:

Sennheiser MOMENTUM True Wireless 5 Resmi Hadir, TWS Premium dengan Baterai yang Bisa Diganti

Promo Oktober The Jungle Bogor: Gratis Masuk Bagi yang Berulang Tahun hingga Diskon KTP

Wuling Aira ev Tampilkan Perpaduan Modifikasi dan Seni Ilustrasi di IMX 2026

Kisah itu menjadi bukti bahwa teknologi bukan sekadar alat canggih, melainkan sarana mengembalikan harapan.
‎
‎Robot yang Memanusiakan
‎
‎Diceritakan dr. Sita, bedah robotik yang mulai dikembangkan di Indonesia pada 2012 memberikan presisi tinggi dengan sistem 3D visualization dan pivot point system. Alat ini meminimalkan gesekan pada dinding perut, sehingga nyeri jauh berkurang.
‎
‎“Robot ini membuat kami bisa mengontrol gerakan sehalus tangan manusia. Bedanya, lebih presisi, lebih stabil, dan lebih ergonomis. Bahkan dalam kasus kompleks seperti endometriosis berat, kami bisa tetap mempertahankan rahim,” jelasnya.
‎
‎Tak heran, pasien tak lagi memandang operasi sebagai vonis menakutkan, melainkan pilihan rasional untuk kembali sehat tanpa kehilangan identitas kewanitaannya.
‎
‎Perempuan Pertama di Tim Robotik Indonesia
‎
‎Nama dr. Sita sendiri tercatat dalam sejarah sebagai dokter perempuan pertama di tim robotik Indonesia pada 2013, saat teknologi ini baru diperkenalkan di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Bunda Jakarta.
‎
‎Bersama dokter-dokter senior, ia menangani berbagai kasus sulit: miom multipel, kista perlengketan, hingga tumor endometriosis stadium lanjut.
‎
‎“Bagi saya, ini bukan sekadar pencapaian pribadi. Saya ingin perempuan Indonesia tahu bahwa operasi ginekologi tidak selalu berarti kehilangan rahim,” ujar dr. Sita.
‎
‎Tantangan: Teknologi yang Masih Mahal
‎
‎Meski menjanjikan, teknologi robotik masih menghadapi kendala biaya. Mesin yang seluruhnya diimpor membuat tarif layanan melonjak.

“Bukan karena dokter atau rumah sakit ingin mematok harga tinggi. Alatnya memang sangat mahal,” ucap dr. Sita.
‎
‎Ia berharap pemerintah bisa menyediakan fasilitas robotik di rumah sakit pemerintah.
‎
‎“Minimal satu-dua unit di setiap provinsi. Supaya tidak hanya kalangan mampu yang bisa merasakan manfaatnya,” tambahnya.
‎
‎Inovasi MIGS dan robotik bukan sekadar soal teknologi, tapi juga soal memberdayakan perempuan. Di banyak budaya Timur, perempuan sering diposisikan sebagai pihak yang salah ketika belum memiliki anak.
‎
‎“Padahal, masalah kesuburan juga bisa dari laki-laki. Perempuan jangan lagi menanggung beban stigma sendirian,” ujar dr. Sita.
‎
‎Dengan operasi minimal invasif, perempuan tak hanya sembuh lebih cepat, tapi juga bisa tetap mempertahankan peluang menjadi ibu. Inilah revolusi sunyi di ruang bedah: operasi yang dulu menakutkan, kini berubah menjadi tindakan yang penuh harapan.
‎
‎“Bagi saya, kesehatan perempuan adalah jantung keluarga. Dan jantung itu harus dijaga, bukan diabaikan,” pungkas dr. Sita. (rmn)

Tags: dr Sita Ayu Arumi Sp OG (K)EndometriosisKistaMiom

Berita Terkait.

senn
Gaya Hidup

Sennheiser MOMENTUM True Wireless 5 Resmi Hadir, TWS Premium dengan Baterai yang Bisa Diganti

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:09
Promo Oktober The Jungle Bogor: Gratis Masuk Bagi yang Berulang Tahun hingga Diskon KTP
Gaya Hidup

Promo Oktober The Jungle Bogor: Gratis Masuk Bagi yang Berulang Tahun hingga Diskon KTP

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:13
Tobat Ekologis, Menag Ajak Umat Bersahabat dengan Alam
Gaya Hidup

Wuling Aira ev Tampilkan Perpaduan Modifikasi dan Seni Ilustrasi di IMX 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:05
hotel
Gaya Hidup

Oakwood Hotel & Apartments Taman Mini Jakarta Hadirkan Tipe Kamar Premier dan Studio Terbaru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:05
batik
Gaya Hidup

Rayakan Hari Batik Nasional, Hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta Hadirkan Batik Week dan Promo Oktober

Jumat, 9 Oktober 2026 - 00:30
mri
Gaya Hidup

Teknologi MRI 3 Tesla Jadi Andalan Baru untuk Diagnosis Kasus Kompleks

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:42

OLAHRAGA

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang
Olahraga

Mandalika Mendunia, Pertamina Apresiasi Kolaborasi di Balik Sukses MotoGP 2026

Editor Dilianto
Senin, 12 Oktober 2026 - 20:51

INDOPOSCO.ID - Kesuksesan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, bukan hanya...

SelengkapnyaDetails
Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:40
Tobat Ekologis, Menag Ajak Umat Bersahabat dengan Alam

5 Emas Asian Games Jadi Alarm Evaluasi, Okto Dorong Pembenahan Sistem Olahraga

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:30
Banjir Bandang Padang, Puan Desak Perlindungan Pengungsi hingga Pemulihan Ekonomi Warga Terdampak

Andra Soni Lepas Atlet Disabilitas Banten ke Ajang Nasional: Kalian Inspirasi Kita Semua

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:55
Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:17

BERITA POPULER

  • Sinergi Bea Cukai-Bareskrim Berbuah Manis, 5 Kg Sabu Berhasil Diamankan di Bogor

    Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1063 shares
    Share 425 Tweet 266
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    942 shares
    Share 377 Tweet 236
  • Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026

    890 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Pengusaha Pilihan

    724 shares
    Share 290 Tweet 181
  • Tanggapi Kasus Dana Nasabah Rp17 Miliar, BTN: Klaim Harus Berdasar Bukti Hukum, Bukan Opini

    678 shares
    Share 271 Tweet 170
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.