• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

KMI 2025 Dorong Musik Religi sebagai Pilar Spiritual dan Budaya Industri Musik Nasional

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 12 Oktober 2025 - 12:02
in Nasional
kmi

Suasana diskusi dalam Konferensi Musik Indonesia (KMI) 2025 di Jakarta, belum lama ini. Foto: Dokumen Kemenbud RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) terus mendorong ekosistem musik, termasuk musik religi yang juga merupakan salah satu kekayaan musik tanah air. Konferensi Musik Indonesia (KMI) 2025 hari ketiga menghadirkan sesi diskusi bertajuk “Musik Religi dan Serba-Serbi Potensinya”.

Dalam diskusi tersebut menyoroti pentingnya menjadikan musik religi bukan sekadar produk, melainkan sebagai pilar spiritual dan budaya dalam industri musik nasional.

BacaJuga:

Objek Terang dan Meluncur di Langit Lampung dan Banten, BRIN: Itu Sampah Antariksa

Bersaing dengan Perguruan Tinggi, Tren Siswa Masuk PTKIN Meningkat

Menteri PANRB Bahas Penguatan Integrasi Layanan BPJS pada MPP dan Portal INAku, Ini Alasannya

Musisi sekaligus rohaniwan Sidney Mohede menegaskan, musik rohani berperan sebagai jembatan yang menghubungkan spiritualitas dengan realitas.

“Musik religi bukan hanya tentang nada dan lirik, tetapi tentang pesan spiritual yang mampu menembus hati manusia,” kata Mohede, dikutip Minggu (12/10/2025).

Di tempat yang sama, musisi religi yang juga akademisi Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Sulis menegaskan, Indonesia menjadi satu-satunya negara dengan ekosistem musik religi yang sangat inklusif. Hal ini memungkinkan lintas agama dan budaya tampil bersama dalam satu panggung.

“Indonesia menjadi salah satu negara yang sangat beruntung karena memiliki masyarakat yang heterogen dan toleran, sehingga prinsip Pancasila menjadi fondasi kuat untuk menerima perbedaan dalam ekspresi seni, termasuk musik religi,” jelasnya.

Sementara itu, aktivis pelayanan musik rohani, Alberd Tanoni mengungkapkan, gagasannya tentang pentingnya peran musik rohani dalam menciptakan dampak positif yang nyata di tengah masyarakat.

Ia membagikan kerangka pemikiran berbasis “IMPACT” sebagai prinsip dasar bagi para pelaku musik rohani dan konten spiritual.

Hal yang sama diungkapkan Pascal Lesmana dari Langit Musik. Dia menyoroti musik religi yang sering dianggap sebagai ekspresi ibadah dan spiritualitas pribadi. Musik tersebut memiliki potensi industri yang belum tergarap maksimal.

“Banyak yang mengira kalau musik religi tidak menghasilkan uang. Padahal, kalau dikelola dengan benar, ini bisa menjadi sumber ekonomi yang berkelanjutan baik bagi musisinya, label, bahkan daerah asalnya,” ujar Pascal.

Ia menjelaskan, pihaknya, melalui Langit Musik mendorong agar lagu-lagu religi tidak hanya diputar saat momen keagamaan atau perayaan musiman saja. Namun bisa hidup sepanjang tahun dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari.

Pascal juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam distribusi royalti dan pemutaran lagu-lagu di ruang publik.

“Kami membangun platform dan sistem yang mendukung model ekonomi berbagi (sharing economy), dengan skema pembagian pendapatan dari iklan audio kepada pemilik konten,” tuturnya. (nas)

Tags: Industri Musik NasionalKementerian KebudayaanKonferensi Musik IndonesiaMusik ReligiMusik Rohani

Berita Terkait.

Objek-Terang
Nasional

Objek Terang dan Meluncur di Langit Lampung dan Banten, BRIN: Itu Sampah Antariksa

Minggu, 5 April 2026 - 10:31
ptkin
Nasional

Bersaing dengan Perguruan Tinggi, Tren Siswa Masuk PTKIN Meningkat

Minggu, 5 April 2026 - 00:30
RW
Nasional

Menteri PANRB Bahas Penguatan Integrasi Layanan BPJS pada MPP dan Portal INAku, Ini Alasannya

Sabtu, 4 April 2026 - 21:13
Jemaah-haji
Nasional

Pemerintah Ingatkan Masyarakat tak Tergiur Tawaran Jalur Haji Tidak Resmi

Sabtu, 4 April 2026 - 20:05
Penumpang-Kereta
Nasional

10 Kota Jadi Tujuan Favorit pada Libur Panjang Akhir Pekan Ini

Sabtu, 4 April 2026 - 17:11
Nanik-S.-Deyang
Nasional

60 Siswa Keracunan MBG di Jaktim, BGN Akui Operasikan Dapur Tak Layak

Sabtu, 4 April 2026 - 15:26

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    700 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.