• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Sinergi Nasional Dorong Indonesia Jadi Pemimpin Ekonomi Syariah Dunia

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 9 Oktober 2025 - 22:52
in Nasional
ekonomi

Ilustrasi ekonomi syariah. Foto: Freepik

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ekonomi dan keuangan syariah kian menjadi kekuatan baru Indonesia. Dalam State of the Global Islamic Economy Report, Indonesia kini menempati peringkat ketiga dunia, bersaing ketat dengan negara-negara besar dalam ekosistem halal global.

Sektor unggulan seperti modest fashion, pariwisata ramah muslim, serta farmasi dan kosmetik halal terus mengukuhkan posisi Indonesia. Namun, ruang besar masih terbuka di sektor halal food, keuangan syariah, dan media-rekreasi halal.

BacaJuga:

Negosiasi AS-Iran Gagal, DPR Desak Pemerintah Siapkan Mitigasi Ekonomi

Poltracking Indonesia: 55 Persen Publik Puas Program MBG

DPR Ingatkan Kepala Daerah Jaga Integritas Usai Rentetan OTT KPK

“Di sektor pakaian misalnya, demand atau kebutuhan akan pakaian muslim konsumsinya sebesar USD20 miliar atau sekitar Rp289 triliun,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan, Kamis (9/10/2025).

“Sedangkan industri makanan-minuman, termasuk produksi dan value chain-nya, nilainya mencapai USD109 miliar atau sekitar Rp1.000 triliun. Jika ini terus kita dorong syariah compliance, bukan tidak mungkin Indonesia segera melesat ke posisi nomor satu dunia,” lanjutnya.

Kinerja ekonomi syariah nasional pun menunjukkan tren positif. Pangsa usaha syariah terhadap PDB meningkat, jumlah produk bersertifikat halal melonjak, ekspor produk halal makin kompetitif, dan aset keuangan syariah sudah menembus Rp10 ribu triliun pada 2025.

Pemerintah menempatkan ekonomi syariah sebagai prioritas nasional dalam RPJPN 2025–2045. Fokusnya, memperkuat keuangan syariah, memaksimalkan dana sosial syariah untuk pengentasan kemiskinan, memperkuat industri halal dan UMKM, serta memperkuat regulasi dan kelembagaan.

Untuk memperkuat ekosistem keuangan syariah dan industri halal, Airlangga menyebut ada tiga strategi besar. Pertama, memperluas akses pembiayaan melalui inovasi seperti KUR Syariah dan Bullion Bank. Selama 2015–2025, KUR Syariah telah menyalurkan Rp75 triliun kepada 1,3 juta debitur. Sementara Bullion Bank yang diluncurkan Februari 2025 sudah mengelola 45 ton emas dan diintegrasikan dengan instrumen sosial seperti wakaf produktif.

“Potensi produksi emas nasional mencapai 110 ton per tahun. Jika disimpan pesantren, emas menjadi instrumen recession proof dan turbulent proof. Ini penting untuk ketahanan ekonomi syariah,” ujarnya.

Kedua, meningkatkan literasi keuangan syariah melalui Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI). Ketiga, mempercepat digitalisasi melalui integrasi sistem SIHALAL, yang sudah menerbitkan 5,9 juta sertifikat halal dari target 10 juta pada 2025, serta memperluas platform wakaf digital dan e-commerce halal yang menghubungkan produsen lokal ke pasar global.

“Dengan sinergi antara pembiayaan, literasi, dan transformasi digital, kita bisa membangun ekosistem ekonomi syariah yang kokoh, inklusif, dan berdaya saing tinggi,” tegas Airlangga.

Pemerintah juga mendorong inovasi baru seperti Pusat Informasi Terpadu Zakat, Infak, dan Sedekah, serta memperluas fitur Sukuk Bank Indonesia (SUK-BI) bagi investor nonbank dan nonresiden. Empat Kawasan Industri Halal (KIH) — di Jababeka, Serang, Bintan, dan Sidoarjo — serta Indonesia Islamic Financial Center (IIFC) siap mempercepat pertumbuhan ekonomi syariah nasional.

“Ekonomi syariah bukan hanya tentang halal dan haram, melainkan jalan menuju pembangunan yang berkeadilan, inklusif, dan berkelanjutan. Dengan semangat optimistis namun waspada, mari kita bersinergi menjadikan ekonomi syariah sebagai motor penggerak menuju Visi Indonesia Emas 2045,” tambahnya. (her)

Tags: Ekonomi SyariahPemimpin Ekonomi Syariah DuniaSinergi Nasional

Berita Terkait.

saan
Nasional

Negosiasi AS-Iran Gagal, DPR Desak Pemerintah Siapkan Mitigasi Ekonomi

Selasa, 14 April 2026 - 05:05
mbg
Nasional

Poltracking Indonesia: 55 Persen Publik Puas Program MBG

Senin, 13 April 2026 - 23:33
kpk
Nasional

DPR Ingatkan Kepala Daerah Jaga Integritas Usai Rentetan OTT KPK

Senin, 13 April 2026 - 23:23
rini
Nasional

Pelaksanaan WFH ASN Pekan Pertama Berjalan Lancar, Pemerintah Tetap Lakukan Evaluasi

Senin, 13 April 2026 - 22:12
usman
Nasional

Sempat Sempoyongan, Anwar Usman Pingsan usai Prosesi Wisuda Purnabakti Hakim MK

Senin, 13 April 2026 - 21:27
organik
Nasional

Tren Harga Komoditas, Kinerja Solid MIND ID Grup Dukung Kinerja Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 - 20:30

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2500 shares
    Share 1000 Tweet 625
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    751 shares
    Share 300 Tweet 188
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.