• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kasus Fraud Rp204 Miliar, Pengamat Ekonomi Apresiasi Langkah Cepat Perbankan

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 30 September 2025 - 10:48
in Ekonomi
Untitled-3

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Paramadina Ariyo Irhamna. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat ekonomi menilai langkah cepat industri perbankan dalam mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan rekening dengan nilai mencapai Rp204 miliar merupakan bukti pentingnya sistem deteksi dini yang efektif dalam menjaga keamanan dana nasabah.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Paramadina Ariyo Irhamna mengapresiasi penerapan sistem deteksi anomali transaksi yang mampu mencegah potensi kerugian lebih besar.

BacaJuga:

Industri Kuat atau Sekadar Klaim? Pengamat Soroti Realita PHK dan Lesunya Lapangan Kerja

Dari Dapur Lokal ke Pasar Global, Pengusaha Perempuan Ini Sukses Bawa Bumbu Instan Tanpa MSG Tembus Pasar Ekspor Berkat LinkUMKM BRI

Kisah BRILink Agen Perempuan di Palembang, Usaha Naik Kelas dan Layani Ribuan Transaksi Keuangan Masyarakat Tiap Bulan

“Menurut saya, sistem ini membuat bank tidak hanya reaktif setelah terjadi fraud, tetapi juga antisipatif, karena dapat mengidentifikasi potensi fraud sebelum benar-benar merugikan nasabah,” ujarnya saat dikonfirmasi di Jakarta.

Ekonom INDEF tersebut menambahkan, penerapan sistem pengawasan semacam ini dapat menjaga reputasi perbankan sekaligus melindungi nasabah. “Dengan adanya sistem ini tentu bisa mengurangi kerugian, melindungi nasabah, dan menjaga reputasi bank,” jelasnya.

Dia juga menekankan sistem proteksi di sektor perbankan perlu terus diperkuat, mengingat modus-modus kejahatan finansial semakin berkembang. “Sistem ini memang bukan jaminan 100 persen. Harus dilengkapi dengan kapasitas serta kesigapan pegawai, dan sistemnya perlu terus diperbarui mengikuti perkembangan modus kejahatan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri telah mengungkap kasus dugaan pembobolan rekening dengan nilai mencapai Rp204 miliar disebuah bank pelat merah. Rekening tersebut diketahui milik seorang pengusaha tanah berinisial S dan disalahgunakan sindikat dengan cara memindahkan dana ke lima rekening penampungan melalui 42 kali transfer hanya dalam waktu 17 menit.

Aksi itu dilakukan pada Jumat malam sekitar pukul 18.00 WIB dengan tujuan memanfaatkan celah akhir pekan untuk menghindari pemantauan sistem bank. Namun, berkat deteksi dini perbankan, aliran dana berhasil diblokir dan kasus segera dilaporkan ke pihak Kepolisian.

Hingga kini, Bareskrim telah menetapkan sembilan tersangka yang terbagi ke dalam tiga kluster, yakni karyawan bank, eksekutor pembobolan, serta pihak yang terlibat pencucian uang. Aparat juga tengah memburu satu orang berinisial D yang diduga memberikan informasi rekening tersebut kepada sindikat.

Kasus ini menegaskan bahwa sistem pengawasan internal di sektor perbankan memegang peranan penting dalam mencegah kerugian besar, sekaligus menjadi pelajaran bahwa penguatan sistem dan sumber daya manusia perlu terus dilakukan menghadapi modus kejahatan finansial yang semakin kompleks. (srv)

Tags: Kasus FraudPengamat ekonomiPerbankan

Berita Terkait.

Pencari-kerja
Ekonomi

Industri Kuat atau Sekadar Klaim? Pengamat Soroti Realita PHK dan Lesunya Lapangan Kerja

Jumat, 17 April 2026 - 21:04
Vianti-Maghdalena
Ekonomi

Dari Dapur Lokal ke Pasar Global, Pengusaha Perempuan Ini Sukses Bawa Bumbu Instan Tanpa MSG Tembus Pasar Ekspor Berkat LinkUMKM BRI

Jumat, 17 April 2026 - 20:03
Agen-BRILink
Ekonomi

Kisah BRILink Agen Perempuan di Palembang, Usaha Naik Kelas dan Layani Ribuan Transaksi Keuangan Masyarakat Tiap Bulan

Jumat, 17 April 2026 - 19:02
Sosis
Ekonomi

Dari Etalase ke Rekor: Kisah Sosis Yummy Choice Indomaret yang Menembus Jutaan Gigitan

Jumat, 17 April 2026 - 18:21
Aquafix
Ekonomi

Pertamina Drilling Ubah Wajah Klamono Lewat Inovasi Air Bersih Berbasis Energi Surya

Jumat, 17 April 2026 - 17:40
UMKM
Ekonomi

Berawal dari Satu Ekor Kini Tembus Seratus Ekor, UMKM Susu Kambing Ras Farm Tumbuh Pesat Berkat Dukungan KUR BRI

Jumat, 17 April 2026 - 17:00

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    764 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.