• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

FKBI Ungkap 5 Poin Penting Cegah Tragedi Keracunan MBG Terulang

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 30 September 2025 - 20:24
in Nasional
mbg-siswi-smp

Ilustrasi - Siswa menyantap makanan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di MTs Negeri 3 Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (19/5/2025). Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Rangkaian kasus keracunan massal yang menimpa ribuan siswa penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah menimbulkan keprihatinan mendalam.

Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI) menilai tragedi tersebut bukan hanya kegagalan operasional, tetapi juga mencerminkan lemahnya sistem perlindungan konsumen, khususnya anak-anak, dalam program sosial berskala nasional.

BacaJuga:

KKP Hentikan Sementara Operasional UPI di Denpasar untuk Lindungi Tahura Ngurah Rai

Momentum Libur Hari Raya Tunjukan Pergerakan Wisnus Meski Pertumbuhan Ekonomi Melambat

Wamen Isyana: Kemendukbangga Hadirkan Program Prioritas Dukung Perempuan melalui GATI dan Tamasya

Ketua FKBI, Tulus Abadi, menegaskan bahwa kerentanan anak kerap terabaikan ketika berhadapan dengan produk maupun layanan publik.

“Anak-anak sebagai konsumen rentan tidak mendapatkan perlindungan atas hak dasar keamanan, informasi, dan kompensasi. Selain itu, tidak ada skema ganti rugi atau dukungan psikososial bagi korban dan keluarga mereka,” ujar Tulus kepada INDOPOSCO melalui gawai, Selasa (30/9/2025).

Tulus pun menyampaikan lima poin penting yang harus segera dilakukan pemerintah bersama Badan Gizi Nasional (BGN). Pertama, audit publik dan publikasi vendor MBG. FKBI, lanjut Tulus, meminta agar seluruh penyedia makanan MBG diaudit secara independen dan hasilnya dipublikasikan secara terbuka.

“Kedua, skema ganti rugi dan pemulihan korban. Dalam hal ini pemerintah wajib menyediakan kompensasi medis, psikologis, dan hukum bagi siswa terdampak dan keluarganya,” tegasnya.

Ketiga, yakni reformasi tata kelola program MBG. Tulus menegaskan bahwa pihaknya mendorong agar pemerintah melibatkan komunitas sekolah, organisasi orang tua, dan lembaga perlindungan anak dalam pengawasan partisipatif.

“Keempat, terapkan sistem pelaporan berbasis komunitas dan early warning system (mekanisme peringatan dini) untuk deteksi dini dan respons cepat,” tuturnya.

“Dan yang terakhir adalah penyusunan SOP (Prosedur Operasional Standar) terbuka dan partisipatif evaluasi model distribusi. Dalam hal ini, pemerintah perlu mempertimbangkan opsi desentralisasi penyediaan makanan melalui kantin sekolah atau pemberian dana langsung kepada orang tua,” tambahnya.

Menurut Tulus, langkah-langkah tersebut mutlak diperlukan agar tragedi serupa tidak berulang. Program sebesar MBG tidak boleh mengorbankan keselamatan anak-anak bagsa. Mereka berhak mendapat jaminan keamanan sekaligus perlindungan penuh dari negara. (her)

Tags: FKBIForum Konsumen Berdaya IndonesiaKeracunan MBGmbgTragedi Keracunan

Berita Terkait.

Petugas
Nasional

KKP Hentikan Sementara Operasional UPI di Denpasar untuk Lindungi Tahura Ngurah Rai

Jumat, 10 April 2026 - 04:30
Penumpang
Nasional

Momentum Libur Hari Raya Tunjukan Pergerakan Wisnus Meski Pertumbuhan Ekonomi Melambat

Jumat, 10 April 2026 - 02:18
Ratu-Ayu
Nasional

Wamen Isyana: Kemendukbangga Hadirkan Program Prioritas Dukung Perempuan melalui GATI dan Tamasya

Jumat, 10 April 2026 - 00:46
Penggilingan
Nasional

Gabah Turun Akibat Ratusan Hektar Sawah Rusak, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji Audiensi ke DPR

Kamis, 9 April 2026 - 23:45
Anugerah
Nasional

Hijau Makin Dominan, PLN NP Lampaui KPI PROPER 2025

Kamis, 9 April 2026 - 22:24
Rini
Nasional

Menteri PANRB: Kualitas SDM Ujung Tombak Kesuksesan Optimalisasi PHTC Presiden

Kamis, 9 April 2026 - 21:23

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    666 shares
    Share 266 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.