• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Perlukah MRI atau CT Scan Rutin Pasca-Stroke? Begini Penjelasan Dokter Saraf

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 28 September 2025 - 14:04
in Gaya Hidup
ilustrasi terapi

Ilustrasi pemeriksaan MRI. Foto: Freepik

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Banyak pasien dan keluarga masih bertanya-tanya, apakah setelah keluar dari rumah sakit pasien stroke perlu menjalani pemeriksaan lanjutan seperti MRI atau CT Scan secara rutin.

MRI (Magnetic Resonance Imaging) sendiri merupakan pemeriksaan pencitraan medis yang menggunakan medan magnet dan gelombang radio untuk menghasilkan gambar otak atau organ tubuh lain dengan detail yang sangat jelas. Sedangkan CT (Computed Tomography) Scan adalah pemeriksaan pencitraan yang menggunakan sinar-X dan komputer untuk menghasilkan gambar potongan melintang otak atau bagian tubuh lain.

BacaJuga:

Industri Halal Melesat tapi Akses Pembiayaan Syariah Masih Terbatas, Ada Apa?

Swiss-Belhotel Pondok Indah Hadirkan Wedding Open House di Cilandak Town Square

Chen, Baekhyun dan Xiumin Akhiri Kontrak dengan INB100

Menjawab hal ini, Dokter Spesialis Saraf RS Medistra, Dr. dr. Rimawati Tedjasukmana, Sp.S, RSFGT, menegaskan bahwa pemeriksaan medis menggunakan teknologi khusus untuk melihat kondisi struktur otak secara detail tidak perlu dilakukan secara berkala kecuali ada indikasi medis tertentu.

“Kalau untuk kegiatan cek-up setahun sekali saya rasa ada, tapi kalau dikatakan rutin untuk mengetahui faktor risiko stroke sebaiknya tidak. Yang lebih penting adalah kontrol kesehatan secara teratur, misalnya memantau tekanan darah,” ujar Dr. Rimawati ditemui INDOPOSCO, Rabu (24/9/2025).

Ia menjelaskan, pemeriksaan laboratorium sederhana seperti gula darah juga penting dilakukan, terutama jika pasien pernah terdeteksi kadar gula tinggi. Pasien juga perlu disiplin dalam mengonsumsi obat, khususnya obat antihipertensi.

“Masyarakat sering takut minum obat darah tinggi karena khawatir ginjalnya rusak. Padahal justru kalau hipertensi dibiarkan, risiko terkena stroke akan jauh lebih besar. Obat antihipertensi harus diminum setiap hari, tidak boleh terlewat sekalipun,” tegasnya.

Dengan kata lain, kunci pencegahan stroke berulang bukanlah pada pemeriksaan pencitraan otak yang mahal dan berulang, melainkan pada kontrol kesehatan yang konsisten, gaya hidup sehat, serta kepatuhan minum obat.

Karena pada akhirnya, menjaga kesehatan itu bukan hanya soal apa yang dokter lakukan di rumah sakit, tetapi juga tentang kesadaran pasien untuk menjaga dirinya setiap hari. (her)

Tags: Dokter Sarafkesehatansakitstroke

Berita Terkait.

Pembayaran-Syariah
Gaya Hidup

Industri Halal Melesat tapi Akses Pembiayaan Syariah Masih Terbatas, Ada Apa?

Senin, 13 April 2026 - 10:41
Weeding
Gaya Hidup

Swiss-Belhotel Pondok Indah Hadirkan Wedding Open House di Cilandak Town Square

Senin, 13 April 2026 - 10:31
Chen
Gaya Hidup

Chen, Baekhyun dan Xiumin Akhiri Kontrak dengan INB100

Sabtu, 11 April 2026 - 06:22
Bigbos-Planet
Gaya Hidup

Bos Big Planet Made Bantah Tuduhan, Siap Gugat Rp1,1 Triliun atas “Informasi Jahat”

Sabtu, 11 April 2026 - 02:18
Drakor
Gaya Hidup

IU, Byeon Woo Seok dan Lainnya Penuh Tawa di Lokasi Syuting “Perfect Crown”

Jumat, 10 April 2026 - 23:25
Hyuna
Gaya Hidup

HyunA Resmi Berpisah dengan Agensi AT AREA

Jumat, 10 April 2026 - 21:03

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2466 shares
    Share 986 Tweet 617
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    849 shares
    Share 340 Tweet 212
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    835 shares
    Share 334 Tweet 209
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    792 shares
    Share 317 Tweet 198
  • Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.