• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Golden Period: Saat Stroke Menyerang, Waktu Adalah Nyawa

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 25 September 2025 - 09:49
in Gaya Hidup
rs-dokter

(kanan-kiri): Dokter spesialis saraf di Medistra Hospital, dr. Manfaluthy Hakim, Sp.S(K) bersama dr. Ika Yulieta Sihombing, Sp.N memberikan keterangan pers kepada awak media di Jakarta, Rabu (24/9/2025). Foto: Herry Rosadi/INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Setiap detik bisa menjadi penentu hidup dan mati saat stroke menyerang. Penyakit ini bukan hanya pembunuh nomor dua di dunia, tetapi juga penyebab utama kecacatan jangka panjang di Indonesia. Bayangkan, setiap enam detik satu nyawa melayang akibat stroke menurut data WHO. Ironisnya, kasus di Indonesia justru terus meningkat, terutama di kota-kota besar dengan gaya hidup penuh tekanan.

Penanganan stroke dikenal sangat bergantung pada waktu. Ada istilah golden period, yakni 3 sampai 4,5 jam pertama sejak gejala muncul. Bila pasien mendapatkan penanganan dalam waktu ini, peluang pemulihan mendekati kondisi semula sangat tinggi. Namun bila terlambat, kerusakan otak bisa menjadi permanen.

BacaJuga:

Hunian Mini dan Apa Adanya, Park Kyung Hye Tuai Sorotan Publik

Terobosan Riset Kesehatan: Siloam-ICON Perkuat Posisi Indonesia di Peta Uji Klinis Global

“My Royal Nemesis” Tampilkan Lim Ji Yeon dalam Perjalanan Hidup Kedua

Untuk itu, Medistra Hospital menghadirkan Stroke Ready Hospital, sebuah layanan terpadu yang dirancang khusus agar pasien dengan gejala stroke dapat segera ditangani secara cepat, tepat, dan menyeluruh sejak detik pertama tiba di rumah sakit.

Program ini dihadirkan sebagai bentuk komitmen rumah sakit dalam menyelamatkan nyawa pasien stroke sekaligus menurunkan angka kecacatan.

Direktur Medistra Hospital, Dr. Adhitya Wardhana, MARS, menegaskan bahwa program Stroke Ready Hospital ini tidak hanya melibatkan tim medis yang terlatih, dan siap siaga 24 jam, tetapi juga fasilitas yang lengkap untuk mendukung penanganan cepat dan tepat.

“Medistra Hospital adalah rumah sakit yang siap memberikan perawatan terbaik, dengan tim medis yang berkompeten dan berpengalaman dalam menangani kasus-kasus stroke,” ujar Dr. Adhitya dalam talk show yang digelar Medistra Hospital di Jakarta, pada Rabu (24/9/2025).

Selain penanganan darurat, Medistra Hospital juga menyediakan layanan rehabilitasi pasca-stroke untuk membantu pasien yang datang terlambat atau mengalami sisa gejala agar tetap dapat hidup mandiri.

Pada kesempatan yang sama, dokter spesialis saraf di Medistra Hospital, dr. Manfaluthy Hakim, Sp.S(K) menjelaskan bahwa stroke bukanlah akhir dari segalanya. Memang, tidak semua pasien stroke bisa kembali normal sepenuhnya. Namun dengan terapi yang tepat dan dukungan berkesinambungan, banyak pasien yang tetap mampu bangkit serta kembali menjalani hidup secara produktif.

“Tidak semua pasien bisa kembali normal sepenuhnya, apalagi jika penanganan terlambat. Namun dengan terapi yang tepat, banyak pasien yang tetap dapat kembali beraktivitas secara produktif,” jelas dr. Manfaluthy.

Sementara itu, dr. Ika Yulieta Sihombing, Sp.N mengatakan bahwa dalam menghadapi stroke, waktu adalah segalanya. Semakin cepat pasien mendapat penanganan, semakin besar peluang untuk pulih tanpa gejala sisa. Itulah mengapa rumah sakit harus benar-benar siap, dengan alur cepat, tim medis yang terlatih, serta fasilitas lengkap agar pasien tidak kehilangan golden period yang sangat berharga.

“Di Stroke Ready Hospital, setiap detik dihitung. Pasien langsung masuk jalur cepat, dilakukan CT Scan segera, dan jika memenuhi syarat dapat menerima terapi trombolisis hanya dalam hitungan menit. Dengan penanganan tepat pada waktu emas, peluang pasien kembali pulih hampir sepenuhnya bisa sangat tinggi—bahkan ada yang tanpa gejala sisa sama sekali,” tutur dr. Ika.

Namun bila waktu emas terlewat, kerusakan otak sudah tidak bisa dicegah. Meski begitu, harapan tidak berhenti di situ. “Fisioterapi, terapi wicara, dan rehabilitasi lainnya tetap menjadi kunci agar pasien dapat memaksimalkan fungsi yang tersisa dan kembali hidup lebih mandiri,” tambahnya. (her)

Tags: Golden PeriodStroke MenyerangWHO

Berita Terkait.

Park-Kyung-Hye
Gaya Hidup

Hunian Mini dan Apa Adanya, Park Kyung Hye Tuai Sorotan Publik

Minggu, 19 April 2026 - 19:19
Siloam
Gaya Hidup

Terobosan Riset Kesehatan: Siloam-ICON Perkuat Posisi Indonesia di Peta Uji Klinis Global

Minggu, 19 April 2026 - 16:13
Lim-Ji-Yeon
Gaya Hidup

“My Royal Nemesis” Tampilkan Lim Ji Yeon dalam Perjalanan Hidup Kedua

Minggu, 19 April 2026 - 11:08
jung
Gaya Hidup

Jung E Chan dan Joo Se Bin Semakin Dekat dalam Drama Doctor Shin

Sabtu, 18 April 2026 - 17:07
moon
Gaya Hidup

Aktris Moon Geun Young Tampilkan Perubahan Penampilan Usai Sembuh dari Penyakit Langka

Sabtu, 18 April 2026 - 15:45
lee
Gaya Hidup

Lee Hyori Kembali Mengajar Yoga, Lee Sang Soon Aktif Siaran Lagi Usai Masa Berkabung

Sabtu, 18 April 2026 - 14:14

BERITA POPULER

  • Prabowo

    Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    802 shares
    Share 321 Tweet 201
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    909 shares
    Share 364 Tweet 227
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    757 shares
    Share 303 Tweet 189
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2528 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.