• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Profitabilitas Antam Meroket Hingga 451 Persen, Ini Sektor yang Jadi Pendorong

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 12 September 2025 - 04:04
in Ekonomi
antam

Tangkapan layar - Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Aneka Tambang Tbk (Antam) Arianto S. Rudjito dalam Public Expose yang dipantau dari Jakarta, Kamis (11/9/2025). (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Profitabilitas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) meroket 451 persen, dari Rp1,3 triliun pada semester I 2024, menjadi Rp7,1 triliun pada semester I 2025, dan disumbang oleh sektor nikel.

“Profitabilitas Aneka Tambang semester I 2025 mencapai Rp7,1 triliun, meningkat dari Rp1,3 triliun di periode yang sama 2024,” ucap Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Aneka Tambang Tbk (Antam) Arianto S. Rudjito seperti dikutip Antara, Kamis (11/9/2025).

BacaJuga:

Dua Konflik Dunia Mengintai, Begini Prospek Harga Emas Pekan Depan

BTN Dorong Kualitas dan Keterhunian Rumah Subsidi di Jambi

iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS Surabaya 2026, Tawarkan Dua Pilihan Teknologi Kendaraan Energi Baru

Arianto menjelaskan bahwa penyumbang utama dari lonjakan tersebut adalah sektor nikel. Pada 2024, sektor nikel hanya menyumbang sebesar 11 persen atau sekitar Rp0,1 triliun dari profitabilitas Antam.

Akan tetapi, pada semester I 2025, terjadi lonjakan kontribusi sektor nikel terhadap profitabilitas Antam menjadi 50 persen dari total profitabilitas atau sekitar Rp3,5 triliun.

“Penyumbang utama atau sekitar 50 persen adalah dari sektor segmen nikel, yang menyumbang sekitar Rp3,5 triliun,” kata Arianto.

Padahal, pada semester I 2024, sektor emas merupakan kontributor profitabilitas tertinggi Antam, yakni sebesar 81 persen atau sekitar Rp1 triliun.

Kini, sektor emas menjadi kontributor terbesar kedua terhadap profitabilitas Antam dengan menyumbang 46 persen dari total profitabilias, atau sekitar Rp3,2 triliun.

Posisi terakhir adalah sektor bauksit yang menyumbang Rp0,3 triliun atau sekitar 4 persen dari total profitabilitas Antam; meningkat apabila dibandingkan dengan periode I 2024 yang mencatatkan profitabilitas sebesar Rp0,1 triliun.

“Terlihat secara nilai terjadi peningkatan yang cukup signifikan,” tutur Arianto.

Meskipun sektor nikel merupakan penyumbang tertinggi profitabilitas Antam, sektor tersebut hanya berkontribusi sebesar 13 persen terhadap pendapatan Antam atau sekitar Rp7,9 triliun.

Penyumbang terbesar untuk pendapatan Antam berasal dari sektor emas, dengan kontribusi sebesar 84 persen dari total pendapatan tersebut atau sekitar Rp49,7 triliun.

Terakhir, adalah sektor bauksit yang menyumbang sebesar 3 persen atau sekitar Rp1,5 triliun.

Antam merupakan perusahaan tambang yang terdiversifikasi dan berfokus pada tiga komoditas utama, yaitu nikel, emas dan bauksit.

Di sisi lain, cadangan emas tercatat sebesar 805 juta dry metric ton (dmt) dengan sumber daya sebesar 5,583 miliar dmt. Untuk bauksit, Antam mencatat terdapat cadangan sebesar 198 juta wmt, dengan sumber daya sebesar 553 juta wmt. (wib)

Tags: ANTAMProfitabilitas Antam

Berita Terkait.

emas
Ekonomi

Dua Konflik Dunia Mengintai, Begini Prospek Harga Emas Pekan Depan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:09
btn
Ekonomi

BTN Dorong Kualitas dan Keterhunian Rumah Subsidi di Jambi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:04
icar
Ekonomi

iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS Surabaya 2026, Tawarkan Dua Pilihan Teknologi Kendaraan Energi Baru

Minggu, 30 Agustus 2026 - 04:40
omoda
Ekonomi

OMODA & JAECOO Hadirkan Empat Pilihan NEV di GIIAS Surabaya 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:23
dai
Ekonomi

Penjualan Daihatsu di Jatim Naik 14 Persen, Rocky Hybrid Jadi Sorotan GIIAS Surabaya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:11
giias
Ekonomi

GIIAS Surabaya 2026, Geely Coolray Meluncur dengan Harga Mulai Rp341 Juta

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:12

OLAHRAGA

GTWCE-Endurance Cup: Mercedes-BMW Menggila di Nurburgring, Ferrari Siapkan Serangan Balik
Olahraga

GTWCE-Endurance Cup: Mercedes-BMW Menggila di Nurburgring, Ferrari Siapkan Serangan Balik

Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:31

INDOPOSCO.ID – Nurburgring langsung menunjukkan wajah kerasnya sejak Paid Test hingga dua sesi Free Practice GT World Challenge Europe (GTWCE)...

SelengkapnyaDetails
Jay Idzes Tampil Penuh, 3 Sapuannya Warnai Kemenangan Perdana Sassuolo

Jay Idzes Tampil Penuh, 3 Sapuannya Warnai Kemenangan Perdana Sassuolo

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:55
Hasil Liga Inggris: City Berpesta, Liverpool Nyaris Celaka

Hasil Liga Inggris: City Berpesta, Liverpool Nyaris Celaka

Minggu, 30 Agustus 2026 - 09:01
u20

Ini Daftar 23 Pemain Timnas U-20 untuk Kualifikasi Piala Asia

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:07
siswa

Olahraga Bukan Sekadar Adu Jago, Bisa Jadi Sekolah Karakter Anak

Minggu, 30 Agustus 2026 - 06:06

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.