• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

RAPBN 2026 Disepakati, Pendapatan Negara Naik Jadi Rp3.153,6 Triliun

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 5 September 2025 - 10:32
in Ekonomi
Anggaran

Ilustrasi anggaran. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah bersama Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) akhirnya menyepakati postur sementara Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2026.

Dalam rapat kerja yang digelar di Komplek Parlemen, Senayan, Jkaarta, Kamis (4/9/2025), kedua pihak sepakat menaikkan target Pendapatan Negara sebesar Rp5,9 triliun sehingga totalnya mencapai Rp3.153,6 triliun.

BacaJuga:

Dua Raksasa Kripto Dunia Masuk Vietnam, CAEX Siap Jadi Bursa Teregulasi Baru

Gerak Cepat Pertamina: Program Pasar Murah Sasar Warga Rentan di Seluruh Indonesia

Program UMiMAX Pertamina Bantu Rakyat Bangkit dan Berdaya Ekonomi

Tambahan penerimaan tersebut bersumber dari dua sektor utama. Pertama, kepabeanan dan cukai yang mengalami kenaikan Rp1,7 triliun sehingga targetnya menjadi Rp336 triliun. Kedua, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari kementerian/lembaga yang melonjak Rp4,2 triliun dan totalnya kini mencapai Rp459,2 triliun.

Ketua Banggar DPR RI, Said Abdullah, menjelaskan kenaikan pendapatan ini tidak akan dibiarkan mengendap. Sebaliknya, Rp5,2 triliun dialokasikan untuk cadangan belanja negara dan Rp0,7 triliun khusus untuk cadangan anggaran pendidikan.

“Kriteria pemanfaatan belanja tersebut adalah sesuai dengan prioritas Presiden, fungsi utama yang belum dialokasi, dan berdampak terhadap perekonomian serta kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Tak hanya bicara angka pendapatan, rapat kerja ini juga mengetuk palu kesepakatan pada Asumsi Dasar Ekonomi Makro. Pertumbuhan ekonomi dipatok 5,4 persen, inflasi dijaga 2,5 persen, nilai tukar rupiah di kisaran Rp16.500 per USD, sementara suku bunga Surat Berharga Negar (SBN) 10 tahun ditetapkan 6,9 persen. Harga minyak mentah Indonesia diperkirakan 70 dolar AS per barel, dengan target lifting migas 1,594 juta barel per hari.

Selain itu, arah pembangunan nasional pun dipertegas lewat sejumlah indikator sosial. Tingkat pengangguran terbuka ditargetkan turun ke 4,44 persen – 4,96 persen, angka kemiskinan 6,5 persen – 7,5 persen, kemiskinan ekstrem ditekan hingga 0 persen – 0,5 persen, dan rasio gini dijaga di 0,377 – 0,380. Tak kalah penting, pendapatan nasional per kapita (GNI) ditargetkan menembus USD5.520.

Rapat yang berlangsung dinamis ini menghadirkan Menteri Keuangan Sri Mulyani, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, serta Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Rachmat Pambudy.

Kolaborasi pemerintah dan parlemen diharapkan menjadi motor penggerak agar RAPBN 2026 benar-benar menjadi instrumen untuk mendorong pertumbuhan sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyat. (her)

Tags: Badan Anggaran DPR RIpendapatan negararapbn

Berita Terkait.

Dua Raksasa Kripto Dunia Masuk Vietnam, CAEX Siap Jadi Bursa Teregulasi Baru
Ekonomi

Dua Raksasa Kripto Dunia Masuk Vietnam, CAEX Siap Jadi Bursa Teregulasi Baru

Minggu, 12 April 2026 - 17:31
Pasar-Murah
Ekonomi

Gerak Cepat Pertamina: Program Pasar Murah Sasar Warga Rentan di Seluruh Indonesia

Minggu, 12 April 2026 - 15:08
uMiMax
Ekonomi

Program UMiMAX Pertamina Bantu Rakyat Bangkit dan Berdaya Ekonomi

Minggu, 12 April 2026 - 09:02
RKAB Seret, B50 Bebani Operasi dan PHK Mulai Terjadi di Tambang
Ekonomi

RKAB Seret, B50 Bebani Operasi dan PHK Mulai Terjadi di Tambang

Sabtu, 11 April 2026 - 13:31
PLN NP-VOGO ARSTROMA Kolaborasi, Indonesia Dibidik Jadi Basis Produksi Teknologi Karbon
Ekonomi

PLN NP-VOGO ARSTROMA Kolaborasi, Indonesia Dibidik Jadi Basis Produksi Teknologi Karbon

Sabtu, 11 April 2026 - 10:22
Risiko Global Mengintai, Industri Tambang Peringatkan Dampak Pemangkasan Produksi
Ekonomi

Risiko Global Mengintai, Industri Tambang Peringatkan Dampak Pemangkasan Produksi

Sabtu, 11 April 2026 - 09:21

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2127 shares
    Share 851 Tweet 532
  • Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    790 shares
    Share 316 Tweet 198
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    766 shares
    Share 306 Tweet 192
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.