• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Masyarakat Diminta Tenang dan Waspada Narasi Provokatif Pascatragedi Ojol

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Jumat, 29 Agustus 2025 - 23:13
in Nasional
jol

Massa driver ojek online melakukan aksi unjuk rasa di depan markas Satuan Brimob di Kwitang, Jakarta Pusat, pada Jumat (29/8/2025). Foto: Dhika Alam Noor/ INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pendiri Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute, R. Haidar Alwi menyampaikan duka mendalam atas insiden yang merenggut nyawa pengemudi ojek online (ojol) dalam aksi demonstrasi di Jakarta.

“Jangan biarkan duka ojol diperalat atau dipolitisasi. Waspadai narasi provokatif yang ingin menunggangi kesedihan ini. Yang kita butuhkan sekarang adalah ketenangan, bukan provokasi,” ujar Haidar, Jumat (29/8/2025).

BacaJuga:

Asta Cita Dimulai dari Rumah: Strategi Kemendukbangga Perkuat Keluarga

DPD RI Soroti Pemotongan Dana Desa hingga 58 Persen untuk Kebutuhan Dasar Warga

Air RI Melimpah, Prabowo: Hujan Sehari di Bogor Setara Setahun di Australia Barat

Ia menilai langkah cepat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo patut diapresiasi, termasuk kunjungan ke RSCM untuk menemui keluarga korban, memeluk mereka, dan menyampaikan permintaan maaf tulus.

“Tindakan ini menunjukkan Polri bekerja tidak hanya dengan aturan hukum, tetapi juga dengan hati nurani,” katanya.

Kapolri, lanjut Haidar, juga menegaskan proses hukum berjalan transparan.

“Ini yang penting dipahami: kejadian ini adalah peristiwa penuh duka, bukan niat represif. Justru dari sikap terbuka Kapolri kita melihat negara berani introspeksi dan memperbaiki diri,” jelasnya.

Haidar mengingatkan masyarakat untuk tidak terburu-buru menyimpulkan, serta tetap waspada terhadap pihak yang mencoba memanfaatkan musibah untuk kepentingan politik.

“Emosi bisa membuat kita kehilangan arah, padahal aparat sudah menunjukkan tanggung jawab dan keterbukaan,” tuturnya.

Ia menekankan, demokrasi yang sehat bukan diukur dari kerasnya teriakan, tetapi dari kemampuan rakyat menjaga akal sehat di tengah cobaan.

“Waspadai narasi provokatif. Jangan biarkan duka yang tulus berubah menjadi komoditas politik,” tegasnya.

Selain itu, Haidar mengajak masyarakat melihat langkah besar pemerintah di kancah internasional. Presiden Prabowo Subianto tengah memperjuangkan diplomasi dan martabat bangsa melalui pertemuan dengan berbagai negara dan dukungan internasional terhadap keanggotaan Indonesia di OECD dan CPTPP.

Kepada kawan-kawan ojol, Haidar juga tak lupa menyampaikan simpati dan nasihat.

“Saya paham betul betapa berat kehilangan saudara di tengah perjuangan mencari nafkah. Namun saya mohon, jangan biarkan amarah menutup hati. Jangan biarkan narasi provokatif menunggangi duka ini,” pesannya.

Ia menegaskan, kesabaran ojol dalam menghadapi hujan, panas, dan macet harus juga hadir dalam menghadapi duka.

“Kesabaran itu adalah kekuatan. Percayalah, negara melalui Kapolri sudah menunjukkan empati, dan kebenaran akan ditegakkan,” tukasnya.

Lebih lanjut, Haidar juga mengingatkan kepada seluruh rakyat Indonesia.

“Mari kita waspadai narasi provokatif. Jangan biarkan duka ini dipelintir atau dipolitisasi. Bersama Presiden Prabowo yang sedang membangun martabat bangsa, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang berani menunjukkan empati, saya optimistis Indonesia berada di jalur yang benar. Mari kita jaga hati, jaga persatuan, dan jaga masa depan bangsa ini,” tambahnya. (her)

Tags: Affan KurniawanKasus Ojol TewasOknum Polisi

Berita Terkait.

Isyana
Nasional

Asta Cita Dimulai dari Rumah: Strategi Kemendukbangga Perkuat Keluarga

Rabu, 8 April 2026 - 19:29
Anggaran
Nasional

DPD RI Soroti Pemotongan Dana Desa hingga 58 Persen untuk Kebutuhan Dasar Warga

Rabu, 8 April 2026 - 19:09
Prabowo
Nasional

Air RI Melimpah, Prabowo: Hujan Sehari di Bogor Setara Setahun di Australia Barat

Rabu, 8 April 2026 - 18:48
Ossy-Dermawan
Nasional

Kementerian ATR/BPN Komitmen Bantu Mekanisme Legalitas Tanah untuk Kebun Pangan Lokal Perempuan

Rabu, 8 April 2026 - 17:47
Wamen-PPPA
Nasional

Wamen PPPA Dorong Perempuan Jadi Motor Ekonomi Lewat Ketahanan Pangan Lokal

Rabu, 8 April 2026 - 17:07
Tes-Akademik
Nasional

Mendikdasmen: TKA Upaya Pemerintah Petakan Mutu Pendidikan Nasional

Rabu, 8 April 2026 - 16:46

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    748 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    744 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Prabowo Direncanakan Hadiri Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.