• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

BI Bidik Angka 5,1 Persen untuk Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi 2025

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 21 Agustus 2025 - 07:07
in Ekonomi
gubenur-bi

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Bulan Agustus 2025 di Jakarta, Rabu (20/8/2025). Foto: ANTARA/Rizka Khaerunnisa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Bank Indonesia (BI) membidik angka 5,1 persen untuk proyeksi pertumbuhan ekonomi pada 2025, yang merupakan angka di atas titik tengah antara 4,6 persen hingga 5,4 persen.

“Berarti di sekitar 5,1 persen, bahkan kemungkinan akan bisa lebih tinggi,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Bulan Agustus 2025 secara daring di Jakarta, dikutip ANTARA, Rabu (20/8/2025).

BacaJuga:

Beli Obat Lebih Mudah melalui Super Apps BRImo, Hadirkan Layanan Pesanan Obat Antar ke Rumah

Rupiah Melemah Dipicu Kenaikan Harga Minyak Brent dan WTI 

IHSG Ditutup Melemah, Dipicu Kombinasi Sentimen Domestik dan Mancanegara

Prediksi itu mempertimbangkan kinerja ekonomi semester II yang diyakini bakal menguat. Perry memaparkan setidaknya terdapat tiga faktor yang menjadi acuan BI dalam melihat perkembangan ekonomi.

Pertama, kinerja ekspor dipercaya akan terus membaik dengan perluasan pangsa pasar ke berbagai negara. Tarif resiprokal Amerika Serikat (AS) yang lebih rendah juga diperkirakan bakal mengurangi efek tekanan terhadap kinerja ekspor.

Artinya, ekspor masih bisa diandalkan untuk menjadi penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia, khususnya sektor pertambangan, perkebunan kelapa sawit, serta pertanian dan perikanan.

Kedua, belanja pemerintah diprediksi akan berekspansi pada paruh kedua tahun, sehingga akan mendorong pertumbuhan ekonomi dari segi permintaan domestik.

Ketiga, investasi di sejumlah sektor terus mengalami tren peningkatan, khususnya sektor yang berorientasi ekspor, transportasi, pergudangan, maupun sejumlah industri lain seperti alat pertanian atau inovasi di proyek strategis.

Di samping ketiga faktor itu, dukungan dari BI melalui penurunan suku bunga, ekspansi likuiditas dan makroprudensial, serta digitalisasi juga dikatakan mendorong pertumbuhan ekonomi untuk sisa tahun ini.

“Di situlah kenapa sinergi dan koordinasi kebijakan pemerintah dan BI terus diperkuat,” tambahnya.

Perry meyakini pemerintah bakal terus meningkatkan belanja sebagai suntikan untuk pertumbuhan ekonomi.

Sementara dari sisi BI, pihaknya akan menempuh jalur kebijakan penurunan suku bunga, ekspansi likuiditas, insentif makroprudensial, digitalisasi keuangan, hingga pendalaman pasar uang yang semuanya diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. (dam)

Tags: Bank IndonesiaekonomiGubernur BIPerry Warjiyoproyeksi

Berita Terkait.

Beli Obat Lebih Mudah melalui Super Apps BRImo, Hadirkan Layanan Pesanan Obat Antar ke Rumah
Ekonomi

Beli Obat Lebih Mudah melalui Super Apps BRImo, Hadirkan Layanan Pesanan Obat Antar ke Rumah

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:45
Ekonomi

Rupiah Melemah Dipicu Kenaikan Harga Minyak Brent dan WTI 

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:34
IHSG Ditutup Melemah, Dipicu Kombinasi Sentimen Domestik dan Mancanegara
Ekonomi

IHSG Ditutup Melemah, Dipicu Kombinasi Sentimen Domestik dan Mancanegara

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:31
Ledvance-Leven-Ca
Ekonomi

Lampu Osram Kembali ke Indonesia, Sasar Pasar Komersial dan Rumah Tangga

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:42
ut
Ekonomi

EDGE Advanced untuk UT Corporate University, Standar Hijau yang Terlampaui

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:04
jacoline
Ekonomi

Jejak Harum Jacoline Berseri, Perempuan Dumai Bangkit lewat UMKM Camilan Lokal

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:12

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1240 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1061 shares
    Share 424 Tweet 265
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    864 shares
    Share 346 Tweet 216
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    787 shares
    Share 315 Tweet 197
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.