• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

WTO Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Perdagangan Barang Global 2026 Jadi 1,8 Persen

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 10 Agustus 2025 - 02:37
in Ekonomi
WTO

WTO menurunkan proyeksi pertumbuhan perdagangan barang global untuk 2026 menjadi 1,8 persen dari perkiraan sebelumnya sebesar 2,5 persen akibat kenaikan tarif impor AS. Foto : Antara/Xinhua

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) pada Jumat (8/8/2025) menurunkan prediksi pertumbuhan perdagangan barang internasional untuk tahun 2026, dari sebelumnya 2,5 persen menjadi 1,8 persen. Revisi ini dipicu oleh kenaikan tarif impor di sejumlah negara.

Dalam laporan pembaruan terbaru terkait proyeksi perdagangan, WTO menyatakan bahwa kebijakan tarif baru yang diberlakukan belakangan ini diperkirakan akan memberi dampak negatif terhadap kinerja perdagangan global secara keseluruhan.

BacaJuga:

RKAB Seret, B50 Bebani Operasi dan PHK Mulai Terjadi di Tambang

PLN NP-VOGO ARSTROMA Kolaborasi, Indonesia Dibidik Jadi Basis Produksi Teknologi Karbon

Risiko Global Mengintai, Industri Tambang Peringatkan Dampak Pemangkasan Produksi

Pengenaan tarif “resiprokal” oleh Amerika Serikat (AS) pada 7 Agustus disebutkan akan memberikan tekanan lebih besar terhadap impor negara tersebut, sekaligus menghambat ekspor dari negara-negara mitra pada paruh kedua 2025 hingga sepanjang 2026.

Untuk tahun 2025 sendiri, WTO kini memproyeksikan pertumbuhan perdagangan barang dunia sebesar 0,9 persen. Angka ini merupakan revisi dari perkiraan sebelumnya yang menyebutkan akan terjadi kontraksi 0,2 persen. Perubahan ini disampaikan usai pengumuman tarif baru oleh AS, termasuk penundaan penerapannya selama 90 hari terhadap beberapa jenis tarif.

WTO juga menegaskan bahwa percepatan aktivitas impor di AS menjadi faktor utama dari peningkatan proyeksi, meskipun tetap lebih rendah dari estimasi awal sebelum pengenaan tarif, yakni sebesar 2,7 persen.

Secara regional, negara-negara di kawasan Asia diperkirakan akan tetap menjadi motor utama pertumbuhan perdagangan barang global pada tahun 2025. Sebaliknya, kawasan Amerika Utara diproyeksikan memberikan kontribusi negatif terhadap tren perdagangan global hingga tahun 2026.

Direktur Jenderal WTO Ngozi Okonjo-Iweala menyampaikan bahwa dampak penuh dari kebijakan tarif terbaru masih terus berlangsung dan menimbulkan ketidakpastian seperti dikutip Xinhua melalui Antara.

“Ketidakpastian akibat kebijakan tarif masih menekan keyakinan dunia usaha, investasi, serta stabilitas rantai pasok. Ini merupakan salah satu tantangan terbesar bagi sistem perdagangan global saat ini,” ujarnya. (aro)

Tags: ASImporPerdagangan Barang Global 2026TarifWTO

Berita Terkait.

RKAB Seret, B50 Bebani Operasi dan PHK Mulai Terjadi di Tambang
Ekonomi

RKAB Seret, B50 Bebani Operasi dan PHK Mulai Terjadi di Tambang

Sabtu, 11 April 2026 - 13:31
PLN NP-VOGO ARSTROMA Kolaborasi, Indonesia Dibidik Jadi Basis Produksi Teknologi Karbon
Ekonomi

PLN NP-VOGO ARSTROMA Kolaborasi, Indonesia Dibidik Jadi Basis Produksi Teknologi Karbon

Sabtu, 11 April 2026 - 10:22
Risiko Global Mengintai, Industri Tambang Peringatkan Dampak Pemangkasan Produksi
Ekonomi

Risiko Global Mengintai, Industri Tambang Peringatkan Dampak Pemangkasan Produksi

Sabtu, 11 April 2026 - 09:21
Anugerah
Ekonomi

Langkah Hijau DSLNG: dari Kepatuhan Menuju Inovasi Berkelanjutan

Jumat, 10 April 2026 - 21:43
Bear-Market
Ekonomi

5 Strategi Wajib Investor di Bear Market

Jumat, 10 April 2026 - 21:33
Farida Farichah
Ekonomi

Farida Dorong Koperasi Saling Bekerja Sama Membentuk Jaringan Ekosistem

Jumat, 10 April 2026 - 18:40

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    1012 shares
    Share 405 Tweet 253
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.