• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Studi HCC: 1 dari 3 Orang Indonesia Tidak Setuju Ibu Menyusui di Tempat Umum

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 9 Agustus 2025 - 10:04
in Gaya Hidup
Health Collaborative Center (HCC) meluncurkan laporan studi bertajuk “Persepsi dan Dukungan pada Ibu Menyusui di Tempat Umum”. Foto: Istimewa

Health Collaborative Center (HCC) meluncurkan laporan studi bertajuk “Persepsi dan Dukungan pada Ibu Menyusui di Tempat Umum”. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dalam peringatan Pekan Menyusui Sedunia 2025, Health Collaborative Center (HCC) meluncurkan laporan studi bertajuk “Persepsi dan Dukungan pada Ibu Menyusui di Tempat Umum”, yang mengungkapkan fakta mencemaskan bahwa 1 dari 3 orang Indonesia masih memiliki persepsi negatif atau kontra terhadap ibu yang menyusui di ruang publik.

Dalam studi model eksperimen sosial berbasis visual online ini, sebanyak 731 responden berpartisipasi melalui survei daring pada 4–5 Agustus 2025. Mereka diminta menanggapi berbagai skenario ibu menyusui di tempat umum, pabrik, perkantoran, taman, transportasi umum, tempat makan, hingga kafe.

BacaJuga:

Usai Konser dan Comeback, Key SHINee Berterima Kasih kepada Penggemar

Mal Ciputra Jakarta Suguhkan Festival Musik Gratis dengan Deretan Musisi Top Indonesia

Strategis dan Berkelanjutan, Pullman Jakarta Central Park Tawarkan Pengalaman MICE Kelas Dunia

Temuan Kunci 1:
• 30% responden menyatakan tidak nyaman, dan
• 29,7% merasa gelisah saat melihat ibu menyusui di tempat umum.
• Bahkan, 50% responden sangat tidak setuju jika ibu menyusui dilakukan tanpa penutup,
• 29% merasa ibu hanya boleh menyusui di ruang khusus.

“Ini bukan sekadar soal kenyamanan visual. Ini soal hak dasar perempuan. Ketika masyarakat masih menolak praktik menyusui di ruang publik, berarti kita belum sepenuhnya mendukung ibu dan anak secara sosial,” jelas Dr.dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH, peneliti utama dan pendiri Health Collaborative Center.

Temuan Kunci 2:
Penolakan paling tinggi muncul terhadap lokasi publik yang sehari-hari digunakan masyarakat:
• 33,8% menolak ibu menyusui di transportasi umum,
• 34,6% menolak di taman atau ruang terbuka,
• 32,8% menolak di kafe, dan
• 30,6% menolak di tempat makan.

Menurut Ray yang sering memberi edukasi lewat akun instagram @ray.w.basrowi ini, tren ini menunjukkan bahwa publik masih mendorong ibu untuk “bersembunyi” saat menyusui, alih-alih menciptakan lingkungan inklusif.

“Kita butuh lebih dari sekadar ruang laktasi. Kita butuh perubahan budaya,” tegas dokter yang juga inisiator Kaukus Masyarakat Peduli Kesehatan Jiwa.

Dukungan Pasangan Menjadi Kunci

Salah satu temuan positif dari studi ini menunjukkan bahwa ketika ibu menyusui didampingi pasangan, mayoritas responden menilai momen tersebut sebagai hangat, penuh cinta, dan membahagiakan. Ini memperkuat hasil studi HCC sebelumnya yang menyatakan bahwa dukungan pasangan dan inner circle adalah pendorong paling efektif dalam keberhasilan menyusui, terutama bagi ibu pekerja.

Ray menegaskan bahwa menyusui adalah aktivitas alami, sehat, dan penuh perjuangan, bukan sesuatu yang memalukan atau tabu. “Jika kita gagal menormalkan menyusui di ruang publik, maka kita gagal memahami makna paling dasar dari keadilan sosial dan kesehatan ibu-anak,” tutupnya.

Untuk itu, Ray melalui Health Collaborative Center (HCC) menyerukan perlunya penajaman kebijakan ruang publik yang ramah ibu menyusui serta kampanye edukasi nasional untuk melawan stigma visual. Juga perlu adanya kolaborasi lintas sektor untuk mendukung ibu dan anak dalam ruang sosial yang inklusif. (ibs)

Tags: HCCHealth Collaborative CenterIbu MenyusuiPekan Menyusui Sedunia

Berita Terkait.

drakor
Gaya Hidup

Usai Konser dan Comeback, Key SHINee Berterima Kasih kepada Penggemar

Senin, 15 Juni 2026 - 00:30
Mal Ciputra Jakarta Suguhkan Festival Musik Gratis dengan Deretan Musisi Top Indonesia
Gaya Hidup

Mal Ciputra Jakarta Suguhkan Festival Musik Gratis dengan Deretan Musisi Top Indonesia

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:06
Strategis dan Berkelanjutan, Pullman Jakarta Central Park Tawarkan Pengalaman MICE Kelas Dunia
Gaya Hidup

Strategis dan Berkelanjutan, Pullman Jakarta Central Park Tawarkan Pengalaman MICE Kelas Dunia

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:05
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Gaya Hidup

Dukung Timnas Korea di Piala Dunia, Momen Jun Hyun Moo Bareng Winter dan Karina aespa Disorot

Minggu, 14 Juni 2026 - 05:41
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Gaya Hidup

Giselle Bikin Heboh, Jawaban Soal Tipe Ideal Picu Spekulasi Netizen

Minggu, 14 Juni 2026 - 04:24
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Gaya Hidup

SBS Gayo Daejeon Summer 2026 Bocorkan Lineup Perdana, Taeyong hingga RIIZE Siap Guncang Panggung

Minggu, 14 Juni 2026 - 03:28

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    5873 shares
    Share 2349 Tweet 1468
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1620 shares
    Share 648 Tweet 405
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1012 shares
    Share 405 Tweet 253
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    929 shares
    Share 372 Tweet 232
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.