• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Studi HCC: 1 dari 3 Orang Indonesia Tidak Setuju Ibu Menyusui di Tempat Umum

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 9 Agustus 2025 - 10:04
in Gaya Hidup
Health Collaborative Center (HCC) meluncurkan laporan studi bertajuk “Persepsi dan Dukungan pada Ibu Menyusui di Tempat Umum”. Foto: Istimewa

Health Collaborative Center (HCC) meluncurkan laporan studi bertajuk “Persepsi dan Dukungan pada Ibu Menyusui di Tempat Umum”. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dalam peringatan Pekan Menyusui Sedunia 2025, Health Collaborative Center (HCC) meluncurkan laporan studi bertajuk “Persepsi dan Dukungan pada Ibu Menyusui di Tempat Umum”, yang mengungkapkan fakta mencemaskan bahwa 1 dari 3 orang Indonesia masih memiliki persepsi negatif atau kontra terhadap ibu yang menyusui di ruang publik.

Dalam studi model eksperimen sosial berbasis visual online ini, sebanyak 731 responden berpartisipasi melalui survei daring pada 4–5 Agustus 2025. Mereka diminta menanggapi berbagai skenario ibu menyusui di tempat umum, pabrik, perkantoran, taman, transportasi umum, tempat makan, hingga kafe.

BacaJuga:

Ayah Ha Young Buka Suara Soal Sejarah Keluarga yang Dikaitkan dengan Pro-Jepang, Tuai Kritik

Mantan Anggota Dragon 5 Tae Ditemukan Meninggal di Sungai Chao Phraya, Polisi Selidiki Misteri

NOWZ Ungkap Tantangan di Balik Single Terbaru “Achilles”

Temuan Kunci 1:
• 30% responden menyatakan tidak nyaman, dan
• 29,7% merasa gelisah saat melihat ibu menyusui di tempat umum.
• Bahkan, 50% responden sangat tidak setuju jika ibu menyusui dilakukan tanpa penutup,
• 29% merasa ibu hanya boleh menyusui di ruang khusus.

“Ini bukan sekadar soal kenyamanan visual. Ini soal hak dasar perempuan. Ketika masyarakat masih menolak praktik menyusui di ruang publik, berarti kita belum sepenuhnya mendukung ibu dan anak secara sosial,” jelas Dr.dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH, peneliti utama dan pendiri Health Collaborative Center.

Temuan Kunci 2:
Penolakan paling tinggi muncul terhadap lokasi publik yang sehari-hari digunakan masyarakat:
• 33,8% menolak ibu menyusui di transportasi umum,
• 34,6% menolak di taman atau ruang terbuka,
• 32,8% menolak di kafe, dan
• 30,6% menolak di tempat makan.

Menurut Ray yang sering memberi edukasi lewat akun instagram @ray.w.basrowi ini, tren ini menunjukkan bahwa publik masih mendorong ibu untuk “bersembunyi” saat menyusui, alih-alih menciptakan lingkungan inklusif.

“Kita butuh lebih dari sekadar ruang laktasi. Kita butuh perubahan budaya,” tegas dokter yang juga inisiator Kaukus Masyarakat Peduli Kesehatan Jiwa.

Dukungan Pasangan Menjadi Kunci

Salah satu temuan positif dari studi ini menunjukkan bahwa ketika ibu menyusui didampingi pasangan, mayoritas responden menilai momen tersebut sebagai hangat, penuh cinta, dan membahagiakan. Ini memperkuat hasil studi HCC sebelumnya yang menyatakan bahwa dukungan pasangan dan inner circle adalah pendorong paling efektif dalam keberhasilan menyusui, terutama bagi ibu pekerja.

Ray menegaskan bahwa menyusui adalah aktivitas alami, sehat, dan penuh perjuangan, bukan sesuatu yang memalukan atau tabu. “Jika kita gagal menormalkan menyusui di ruang publik, maka kita gagal memahami makna paling dasar dari keadilan sosial dan kesehatan ibu-anak,” tutupnya.

Untuk itu, Ray melalui Health Collaborative Center (HCC) menyerukan perlunya penajaman kebijakan ruang publik yang ramah ibu menyusui serta kampanye edukasi nasional untuk melawan stigma visual. Juga perlu adanya kolaborasi lintas sektor untuk mendukung ibu dan anak dalam ruang sosial yang inklusif. (ibs)

Tags: HCCHealth Collaborative CenterIbu MenyusuiPekan Menyusui Sedunia

Berita Terkait.

ha
Gaya Hidup

Ayah Ha Young Buka Suara Soal Sejarah Keluarga yang Dikaitkan dengan Pro-Jepang, Tuai Kritik

Kamis, 13 Agustus 2026 - 05:05
tae
Gaya Hidup

Mantan Anggota Dragon 5 Tae Ditemukan Meninggal di Sungai Chao Phraya, Polisi Selidiki Misteri

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:04
nowz
Gaya Hidup

NOWZ Ungkap Tantangan di Balik Single Terbaru “Achilles”

Kamis, 13 Agustus 2026 - 03:33
changbin
Gaya Hidup

Changbin Stray Kids Donasikan Rp1,1 Miliar di Hari Ulang Tahun untuk Bantu Pasien Anak

Kamis, 13 Agustus 2026 - 02:20
kim
Gaya Hidup

Saudara Kim Jaejoong Dituduh Lakukan Perundungan dan Penganiayaan di Filipina

Kamis, 13 Agustus 2026 - 01:11
kiss
Gaya Hidup

KISS OF LIFE Raih 30 Juta Penayangan MV “SWEAT” Hanya dalam Enam Hari

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:30

BERITA POPULER

  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2211 shares
    Share 884 Tweet 553
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1149 shares
    Share 460 Tweet 287
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    998 shares
    Share 399 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2466 shares
    Share 986 Tweet 617
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.