• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Rencana Israel Kuasai Gaza City Picu Kecaman Internasional

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 9 Agustus 2025 - 23:14
in Internasional
Tank

Kendaraan militer Israel terlihat di dekat perbatasan selatan Israel dengan Jalur Gaza pada 13 Juli 2025. Foto : Antara/Xinhua/Cohen Magen

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Keputusan terbaru dari Kabinet Keamanan Israel yang merencanakan pengambilalihan Kota Gaza memicu reaksi keras baik dari dalam negeri maupun komunitas internasional. Banyak pihak menilai tindakan tersebut melanggar hukum internasional, memperburuk kondisi kemanusiaan, dan menghambat tercapainya gencatan senjata.

Dalam pernyataan resmi pada Jumat (8/8), kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengungkapkan bahwa Kabinet Keamanan telah menyetujui pengambilalihan kota terbesar di Jalur Gaza. Pasukan Pertahanan Israel (IDF) pun diperintahkan untuk mempersiapkan operasi tersebut, sambil tetap menyalurkan bantuan kemanusiaan ke wilayah non-tempur.

BacaJuga:

Iran Tegaskan Tidak Akan Tunduk pada Sanksi Ekonomi AS

Iran Tepis Ancaman Sanksi Ekonomi Trump: Melanjutkan Kebijakan Gagal

Tolak Pola Konflik Berulang, Menlu Iran: Kami Ingin Berakhirnya Perang

Langkah ini langsung mendapat kecaman dari tokoh politik Israel, termasuk pemimpin oposisi Yair Lapid yang menyebutnya sebagai “langkah bencana yang akan menimbulkan rentetan tragedi.” Menurut Lapid, operasi semacam itu hanya akan memperpanjang konflik, membahayakan nyawa sandera, menelan korban jiwa dari kalangan militer, serta mengakibatkan beban ekonomi besar bagi rakyat Israel.

Organisasi Forum Keluarga Sandera dan Orang Hilang yang berbasis di Tel Aviv juga mengecam keputusan tersebut. Mereka menyatakan bahwa tindakan ini tidak mencerminkan kehendak mayoritas rakyat Israel dan justru membawa negara menuju kehancuran. Organisasi tersebut menegaskan bahwa satu-satunya jalan untuk menyelamatkan para sandera adalah melalui perjanjian damai, bukan lewat konflik militer.

Dari pihak Palestina, otoritas kepresidenan mengecam keras langkah Israel dan menyebutnya sebagai lanjutan dari kebijakan genosida dan pengepungan yang melanggar hukum internasional. Dalam pernyataan yang dikutip oleh kantor berita Palestina, WAFA, mereka menyebut bahwa keputusan ini akan membawa bencana kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Kelompok Hamas juga mengecam rencana tersebut, menyebutnya sebagai “kejahatan perang baru” yang memperjelas sikap Israel untuk meninggalkan jalur negosiasi dan mengungkapkan motivasi sebenarnya dari manuver politik Perdana Menteri Netanyahu.

Reaksi serupa datang dari berbagai negara di kawasan. Kementerian Luar Negeri Yordania menyebut keputusan tersebut sebagai pelanggaran berat terhadap hukum internasional dan ancaman terhadap solusi dua negara. Mereka juga menyoroti penggunaan kelaparan dan pengepungan sebagai senjata oleh Israel terhadap warga sipil, yang berdampak serius terhadap proses perdamaian.

Turkiye turut menyampaikan kecaman, menyebut rencana Israel sebagai fase baru dari kebijakan ekspansionis dan genosida. Menurut mereka, tindakan ini hanya akan memperburuk instabilitas regional dan memperdalam krisis kemanusiaan di Gaza.

Kuwait melalui pernyataan resminya menegaskan bahwa langkah tersebut menghancurkan peluang terbentuknya negara Palestina merdeka. Mereka menyerukan penghentian praktik tidak manusiawi dan mendesak akses penuh bantuan kemanusiaan ke wilayah tersebut.

Mesir juga menilai tindakan Israel sebagai upaya memperkuat pendudukan ilegal dan melanjutkan praktik genosida, serta menggagalkan hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib mereka sendiri.

Liga Arab melalui Sekretaris Jenderalnya, Ahmed Aboul Gheit, menuduh Israel memang sejak awal berniat untuk menguasai penuh Gaza dan menghancurkan perlawanan Palestina. Ia juga menyoroti bahwa pemerintah Israel tampaknya tidak memahami tingkat isolasi internasional yang semakin besar akibat kebijakan militernya.

Arab Saudi dalam pernyataannya mengkritik keras langkah Israel, menyebutnya sebagai bentuk kekerasan dan kebijakan sistematis pembersihan etnis. Mereka menilai keputusan tersebut menunjukkan kegagalan Israel dalam memahami hak historis dan hukum rakyat Palestina atas tanah mereka.

Sementara itu, otoritas kesehatan Gaza melaporkan bahwa dalam 24 jam terakhir, empat warga meninggal dunia akibat kelaparan dan malnutrisi. Sejak Oktober 2023, korban tewas akibat kondisi ini telah mencapai 201 orang, termasuk hampir 100 anak-anak seperti dilansir Xinhua melalui Antara.

Secara keseluruhan, sejak Israel meningkatkan serangannya pada 18 Maret, sedikitnya 9.824 warga Palestina telah kehilangan nyawa dan lebih dari 40.000 lainnya luka-luka. Sejak konflik memuncak Oktober lalu, total korban jiwa tercatat mencapai lebih dari 61.000 orang, dengan 152.000 lebih terluka. (aro)

Tags: gazaisraelPalestina

Berita Terkait.

kamenri
Internasional

Iran Tegaskan Tidak Akan Tunduk pada Sanksi Ekonomi AS

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:30
abbas
Internasional

Iran Tepis Ancaman Sanksi Ekonomi Trump: Melanjutkan Kebijakan Gagal

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:09
Sesmenko PMK: Teknologi Harus Hadir Menjawab Persoalan Nyata Bangsa
Internasional

Tolak Pola Konflik Berulang, Menlu Iran: Kami Ingin Berakhirnya Perang

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:30
kbri
Internasional

Perayaan HUT RI di Kanada, KBRI Beri Penghargaan untuk Dua Sosok Penting

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:10
Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis
Internasional

Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:15
Gunil Keluar, Xdinary Heroes Langsung Batalkan Sejumlah Jadwal
Internasional

KASA Korea Gandeng BIGBANG sebagai Duta Kehormatan Perdana

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:27

OLAHRAGA

u20
Olahraga

Ini Daftar 23 Pemain Timnas U-20 untuk Kualifikasi Piala Asia

Editor Folber Siallagan
Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:07

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Indonesia U-20 Nova Arianto memanggil 23 pemain untuk menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 yang akan...

SelengkapnyaDetails
siswa

Olahraga Bukan Sekadar Adu Jago, Bisa Jadi Sekolah Karakter Anak

Minggu, 30 Agustus 2026 - 06:06
Trophi-Carabao

Ada MU vs Brighton hingga Liverpool vs Tottenham, Ini Drawing Babak Ketiga Carabao Cup

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:20
YKK-Real Madrid Foundation Nyalakan Mimpi Anak Indonesia lewat Sepak Bola

YKK-Real Madrid Foundation Nyalakan Mimpi Anak Indonesia lewat Sepak Bola

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:05
Trophi-Liga-Champions

Drawing Liga Champions: Deretan Bigmatch Langsung Hiasi Fase Liga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:47

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.