• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Saksi Mata: Sebelum Jatuh di Ciampea, Pesawat Marsma TNI Fajar Sempat Oleng

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 3 Agustus 2025 - 17:41
in Headline
Evakuasi-Pesawat

Evakuasi bangkai pesawat latih di area TPU Astana, Ciampea, Bogor, Jawa Barat, Minggu (3/8/2025). Foto : Antara/M Fikri Setiawan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Seorang petugas Tempat Pemakaman Umum (TPU) Astana, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, menjadi saksi mata saat pesawat latih milik Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) mengalami kecelakaan fatal yang merenggut nyawa Marsekal Pertama TNI Fajar Adriyanto, Minggu (3/8/2025).

Hidayat, petugas TPU tersebut, menuturkan bahwa sejak awal terlihat di langit, pesawat tampak tidak stabil dan sempat oleng sebelum akhirnya jatuh di area sekitar pemakaman.

BacaJuga:

Kemendikdasmen Kirim 50 Tenda Darurat untuk Sekolah Terdampak Gempa Flores

Korban Meninggal Pascagempa NTT Tembus 53 Orang, 135 Lainnya Luka-Luka

RS Lumpuh Diguncang Gempa, BNPB Kebut Bangun Rumah Sakit Lapangan di Manggarai

“Pesawat dari arah Benteng sudah terlihat miring, sepertinya kehilangan kendali. Lalu memutar arah, mungkin mencoba mencari lokasi pendaratan, tapi akhirnya jatuh di sini,” ujar Hidayat saat ditemui di lokasi.

Pesawat jenis Microlight Fixedwing Quicksilver GT500 dengan nomor registrasi PK-S126 itu sebelumnya lepas landas dari Lanud Atang Sendjaja pada pukul 09.08 WIB untuk menjalankan misi latihan keterampilan terbang dalam konteks olahraga dirgantara.

Sekitar pukul 09.19 WIB, pesawat dilaporkan hilang kontak dan kemudian ditemukan dalam kondisi jatuh di kawasan Ciampea.

Menurut Hidayat, dua awak pesawat langsung dievakuasi oleh tim medis yang datang ke lokasi. Salah satu dari mereka dikabarkan meninggal dunia di tempat kejadian.

“Ada dua orang, katanya yang satu pelatih, yang satunya peserta latihan. Satu meninggal di lokasi, yang lainnya mengalami luka di bagian mata dan langsung dibawa ke rumah sakit,” ungkapnya.

Ia menambahkan, tidak terdengar suara ledakan saat pesawat menghantam tanah. “Enggak ada suara ledakan. Langsung menghantam tanah dan tewas di tempat. Dari arah datangnya saja sudah tidak stabil,” kata Hidayat.

TNI Angkatan Udara telah mengonfirmasi bahwa korban meninggal dunia adalah Marsma TNI Fajar Adriyanto, seorang penerbang tempur F-16 lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) angkatan 1992. Saat kejadian, almarhum tengah menjalani latihan rutin sebagai pilot utama.

Sementara itu, co-pilot bernama Roni dinyatakan selamat dan kini tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Lokasi kejadian telah diamankan oleh aparat gabungan dari TNI AU dan pihak terkait untuk keperluan investigasi lebih lanjut seperti dilansir Antara.

Jenazah Marsma Fajar saat ini disemayamkan di RSAU dr. M. Hassan Toto, Lanud Atang Sendjaja. TNI AU menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas gugurnya salah satu perwira terbaiknya, seraya menyatakan bahwa dedikasi Marsma Fajar akan menjadi panutan dan semangat bagi generasi penerus dalam menjaga langit Indonesia. (aro)

Tags: Federasi Aero Sport IndonesiakecelakaanMarsekal Pertama TNI Fajar Adriyantopesawat latihTNI Angkatan Udara

Berita Terkait.

gempaa
Headline

Kemendikdasmen Kirim 50 Tenda Darurat untuk Sekolah Terdampak Gempa Flores

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:42
ntt
Headline

Korban Meninggal Pascagempa NTT Tembus 53 Orang, 135 Lainnya Luka-Luka

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:32
pratikno
Headline

RS Lumpuh Diguncang Gempa, BNPB Kebut Bangun Rumah Sakit Lapangan di Manggarai

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:47
Percepat Penanganan Pascagempa, Mendagri Tinjau Langsung Provinsi NTT
Headline

Bantuan Presiden Mendarat, Ribuan Paket Sembako Dikebut untuk Korban Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:52
Resmi Dikukuhkan, 76 Pengibar Merah Putih di Istana Ungkap Kisah di Balik Perjuangan
Headline

Resmi Dikukuhkan, 76 Pengibar Merah Putih di Istana Ungkap Kisah di Balik Perjuangan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:31
Korban Tewas Gempa NTT Tembus 47 Orang, Manggarai Wilayah Paling Terdampak
Headline

Korban Tewas Gempa NTT Tembus 47 Orang, Manggarai Wilayah Paling Terdampak

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:45

BERITA POPULER

  • antam

    Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    1026 shares
    Share 410 Tweet 257
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3801 shares
    Share 1520 Tweet 950
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    871 shares
    Share 348 Tweet 218
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1170 shares
    Share 468 Tweet 293
  • FBR Kutuk Newport terkait Tantangan Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

    778 shares
    Share 311 Tweet 195
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.