• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

PKM Nasional UT Jadikan Pasar Ikan Hias Terbesar Asia di Desa Waru Mendunia

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 24 Juli 2025 - 13:55
in Megapolitan
pkm

Pembukaan program pengabdian kepada masyarakat Universitas Terbuka di Desa Waru, Parung, Bogor. Foto: Nasuha/INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sejumlah potensi besar dimiliki Desa Waru, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor. Salah satunya pasar ikan hias terbesar Asia.

Namun, sayang keberadaan ikon potensial pasar ikan hias terbesar Asia tersebut belum banyak diketahui oleh masyarakat luas.

BacaJuga:

Longsor Landa Kawasan Pasar Pintu Air Tanah Abang, Rumah Warga Ambles

Menyamar Jadi Pembeli, Polisi Tangkap Penjual Air Gun Ilegal di Jakut

Efisiensi APBD, Satuan Pendidikan di Kepulauan Seribu Terima Bantuan Revitalisasi Sekolah

Kepala Desa Waru Muhidin mengaku, beberapa sentuhan program pengabdian kepada masyarakat (PKM) Universitas Terbuka (UT) memberi nilai tambah pada potensi di Desa Waru.

“Alhamdulillah, berkat bantuan berupa gapura dari UT memberi nilai pada Desa Waru. Kebetulan kami pasang di pusat keramaian desa, harapannya pasar ikan hias terbesar Asia semakin ramai,” kata Muhidin ditemui INDOPOSCO di Balai Desa Waru, Kamis (24/7/2025).

Ia mengatakan, sejumlah kendala dihadapi Pemerintah Desa Waru pada pengelolaan potensi desa. Mulai dari penanganan sampah Pasar Waru, yang menjadi pasar terbesar di Jawa Barat. Dan pengelolaan potensi pasar ternak di Desa Waru.

“Secara perlahan semua masalah tersebut bisa diatasi berkat program PKM dari UT. Salah satunya pengolahan sampah di pasar Waru,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Wakil Direktur Bidang Akademik Pascasarjana, Universitas Terbuka Kristanti Ambar Puspita Sari mengatakan, program PKM UT di Desa Waru dimulai sejak 2019 lalu. Namun kegiatan tersebut kemudian berhenti karena terkendala Pandemi Covid-19.

“Sejak 2021 hingga 2024 beberapa program telah kami lakukan dari peningkatan kearsipan pemerintahan desa hingga taman bacaan,” ungkap Kristanti.

Ketua PKM Program Pascasarjana ini menuturkan, pada PKM 2025 di Desa Waru melibatkan empat fakultas. Di antaranya fakultas ekonomi dan bisnis; fakultas hukum, ilmu sosial dan ilmu politik; fakultas sains dan teknologi; dan fakultas ilmu keguruan dan ilmu pendidikan.

“Tentu dari masing-masing fakultas akan melakukan analisis semua kebutuhan di Desa Waru,” katanya.

Seperti, dikatakan dia, fakultas ekonomi dan bisnis akan membantu peningkatan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan pasar ikan hias terbesar Asia semakin dikenal di tingkat Asia.

“Kami akan memberikan pendampingan misalnya e-market kepada pelaku UMKM, juga pasar ikan hias terbesar Asia di Desa Waru bisa lebih dikenal di tingkat Asia,” terangnya.

Sementara untuk fakultas sains dan teknologi, masih ujar dia, akan memberikan pendampingan pada pengolahan sampah dan daur ulang kotoran ternak di Pasar Kambing di Desa Waru.

“Bisa juga nanti kita coba kembangkan biogas dari kotoran ternak. Tentu semua akan kami analisis terlebih dahulu kebutuhan di sini,” ucapnya.

Sebelumnya, Ketua LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) Universitas Terbuka Prof. Dewi Artati Padmo Putri menuturkan, Desa Waru merupakan satu dari 68 desa binaan nasional.

“Di Desa Waru ini ada empat program desa binaan yang akan diimplementasikan. Harapannya bisa meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Dewi.

Ia menambahkan, selain 68 desa binaan nasional, UT juga memiliki program 216 PKM dosen yang tidak terikat pada desa binaan. Para dosen tersebut melakukan pengabdian kepada masyarakat dimana saja, selama dibutuhkan oleh masyarakat. “Untuk program PKM di desa binaan dilakukan selama 3 tahun,” ucapnya.

Hal senada diungkapkan Wakil Rektor Bidang Akademik, di Universitas Terbuka Prof. Rahmat Budiman. Ia mengatakan, program PKM UT di Desa Waru harus meningkatkan perekonomian warga Desa Waru.

“Warga Desa Waru jangan lagi hanya jadi penonton tapi harus menjadikan pelaku,” ujarnya.

Ia mengaku optimistis program PKM UT di Desa Waru menjadikan pasar ikan hias terbesar Asia semakin mendunia. Sehingga semakin banyak dikenal dan dikunjungi masyarakat.

“Di Desa Waru banyak potensi, kami berharap PKM bisa meningkatkan tata kelola desa jadi desa mandiri. Juga mampu meningkatkan perekonomian pelaku UMKM dan koperasi berbasis produk lokal terus berkembang,” terangnya. (nas)

Tags: Desa Warupasar ikan hiasProgram PKMuniversitas terbuka

Berita Terkait.

Longsor Landa Kawasan Pasar Pintu Air Tanah Abang, Rumah Warga Ambles
Megapolitan

Longsor Landa Kawasan Pasar Pintu Air Tanah Abang, Rumah Warga Ambles

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:18
Borgol
Megapolitan

Menyamar Jadi Pembeli, Polisi Tangkap Penjual Air Gun Ilegal di Jakut

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:05
sudin
Megapolitan

Efisiensi APBD, Satuan Pendidikan di Kepulauan Seribu Terima Bantuan Revitalisasi Sekolah

Jumat, 26 Juni 2026 - 00:30
gadai
Megapolitan

PT Pegadaian CPS Pondok Aren Gandeng Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:42
kolase
Megapolitan

Transformasi Digital Antar Pemprov DKI dan Bank Jakarta Raih Prestasi Bergengsi

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:36
Kekerasan
Megapolitan

Usai Kasus Bandung, Video Dugaan Penganiayaan Caddy di Tangerang Viral di Sosmed

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:46

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1707 shares
    Share 683 Tweet 427
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1670 shares
    Share 668 Tweet 418
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    942 shares
    Share 377 Tweet 236
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    925 shares
    Share 370 Tweet 231
Jadwal Piala Dunia: Prancis-Norwegia Berebut Juara Grup, Belgia Buru Tiket Lolos
Olahraga

Jadwal Piala Dunia: Prancis-Norwegia Berebut Juara Grup, Belgia Buru Tiket Lolos

Editor Laurens Dami
Jumat, 26 Juni 2026 - 17:03

INDOPOSCO.ID – Persaingan di fase grup Piala Dunia 2026 memasuki babak paling menentukan. Pada Sabtu (27/6/2026), rangkaian pertandingan terakhir Grup...

SelengkapnyaDetails
Piala-Dunia

32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Ditantang Jepang, Belanda Jumpa Maroko

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:24
Diego-Carlos

Hasil Piala Dunia Grup D: Turki Bungkam AS, Australia Lolos Usai Tahan Paraguay

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:51
Elanga

Graham Potter Bangga dengan Perjuangan Pemain Swedia Hadapi Jepang

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:50
Nagelsman

Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:39
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.