• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Budi Daya Udang Berbasis Kawasan, Kebumen Panen 327 Ton Udang

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 23 Juli 2025 - 22:02
in Nasional
Budidaya-Udang

Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya, Tb Haeru Rahayu (baju putih pegang udang). Foto: istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Modeling Tambak Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen menunjukkan kinerja positif sejak diresmikan pada Maret 2023. Menurut Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya, Tb Haeru Rahayu dalam siaran resmi KKP di Jakarta, Rabu (23/7/2025) total produksi hingga akhir Juli ini mencapai 327 ton.

“Alhamdulillah kami dapat terus melakukan panen udang vaname berkat penerapan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) sesuai standar. Hasilnya bisa kita lihat sendiri, produktivitasnya terus meningkat dari waktu ke waktu. Ke depan kita harapkan dapat terus mencapai target,” ujar Tb Haeru.

BacaJuga:

Pelayaran Muhibah KRI Bima Suci Bawa Produk UMKM Tembus Pasar Global

SDM Unggul Disiapkan, PHTC Prabowo Didorong Lebih Agresif

Energi Transisi Jadi Senjata Pertamina Bangun Desa Rentan Lebih Resisten

Dirjen Tb Haeru Rahayu menegaskan bahwa udang yang dihasilkan BUBK Kebumen aman dikonsumsi dan bebas residu antibiotik karena seluruh proses budidaya menerapkan prinsip CBIB. Ini menjadi bukti bahwa kegiatan budidaya perikanan bisa dilakukan secara sehat dan bertanggung jawab.

Lebih lanjut Tb Haeru mengajak para pelaku usaha meniru pendekatan budidaya yang diterapkan di BUBK Kebumen. Dengan menerapkan CBIB, hasil udang akan lebih diterima pasar karena terjamin mutunya. Menurutnya, modeling BUBK Kebumen ini membuktikan bahwa budidaya ramah lingkungan dan berkelanjutan sesuai dengan prinsip ekonomi biru bukan hal yang mustahil.

Budidaya Bisa Ramah Lingkungan

Koordinator BUBK Kebumen, Gde Budha Adnyana Yasa, menjelaskan bahwa saat ini BUBK Kebumen mengelola lahan tambak seluas kurang lebih 65 hektare, dengan 23,5 hektare merupakan lahan produksi aktif yang terdiri dari 139 unit kolam. Tahun ini tambak telah memasuki siklus budidaya kedua, yang menunjukkan keberlanjutan sistem produksi sejak awal beroperasi.

“Dengan menerapkan CBIB, biosekuriti yang ketat, penggunaan pakan berkualitas terdaftar di Kementerian Kelautan dan Perikanan, tanpa antibiotik, serta Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan pelestarian vegetasi cemara laut, kami membuktikan bahwa budidaya udang dapat dilakukan secara berkelanjutan dan ramah lingkungan,” terang Gde.

Sebagai tambahan informasi, selama periode Januari hingga Juli 2025, BUBK Kebumen telah berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pembayaran retribusi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Perikanan Budidaya sebesar Rp 402.481.744.

Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, menyebut operasional BUBK Kebumen menyerap banyak tenaga kerja lokal dan meningkatkan perekonomian daerah “Sebagian besar tenaga kerja di kawasan BUBK Kebumen merupakan masyarakat lokal. Ini juga menjadi tempat belajar bagi para pembudidaya yang ingin menerapkan budidaya udang berkelanjutan dan ramah lingkungan,” ujar Lilis. (ney)

Tags: Budi Daya UdangKKPModeling Tambak

Berita Terkait.

Pelayaran Muhibah KRI Bima Suci Bawa Produk UMKM Tembus Pasar Global
Nasional

Pelayaran Muhibah KRI Bima Suci Bawa Produk UMKM Tembus Pasar Global

Jumat, 3 April 2026 - 20:36
SDM Unggul Disiapkan, PHTC Prabowo Didorong Lebih Agresif
Nasional

SDM Unggul Disiapkan, PHTC Prabowo Didorong Lebih Agresif

Jumat, 3 April 2026 - 20:09
Energi Transisi Jadi Senjata Pertamina Bangun Desa Rentan Lebih Resisten
Nasional

Energi Transisi Jadi Senjata Pertamina Bangun Desa Rentan Lebih Resisten

Jumat, 3 April 2026 - 19:07
menpar
Nasional

Menpar: Halal Bihalal Jadi Momentum Tingkatkan Kinerja dan Kolaborasi Majukan Pariwisata

Jumat, 3 April 2026 - 15:05
sumono
Nasional

KKP Hentikan Aktivitas 6 Perusahaan Tanpa Izin PKKPRL di Pantura Tegal

Jumat, 3 April 2026 - 13:03
teuku
Nasional

Kementerian Ekraf Apresiasi Butter Baby Tampilkan Ikon Kreatif di Bandara Soekarno-Hatta

Jumat, 3 April 2026 - 10:10

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1091 shares
    Share 436 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Start Meyakinkan, Timnas Indonesia Incar Final Sempurna FIFA Series 2026

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.