• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Pertemuan SCO yang Berlangsung Akhir Agustus 2025 Jadi Simbol Solidaritas

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 17 Juli 2025 - 16:16
in Internasional
SCO

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian dalam konferensi pers di Beijing, Rabu (16/7/2025). (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pertemuan puncak Shanghai Cooperation Organisation (SCO) dijadwalkan berlangsung pada 31 Agustus hingga 1 September 2025 di Tianjin, China. Negara tuan rumah tengah mempersiapkan berbagai agenda strategis, termasuk mempererat kerja sama dengan negara-negara anggota dan mitra.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lin Jian seperti dikutip Antara, Kamis (17/7/2025) menyatakan bahwa para menteri luar negeri anggota SCO dan kepala badan tetap SCO di Beijing memuji kepemimpinan China sebagai ketua bergilir SCO. Mereka juga menyatakan kesiapan untuk berkoordinasi demi menyukseskan KTT SCO Tianjin.

BacaJuga:

Diplomasi Prabowo Makin Agresif, Indonesia Disebut Kian Diperhitungkan

Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur

Intelijen Ukraina Sebut 8 WNI Direkrut Rusia untuk Perang

Shanghai Cooperation Organisation dibentuk pada 15 Juni 2001 sebagai kelanjutan dari kerja sama The Shanghai Five yang berdiri sejak 1996. Awalnya, SCO fokus pada isu-isu keamanan seperti terorisme, ekstremisme, separatisme, serta perdagangan narkoba. Seiring waktu, cakupannya meluas hingga mencakup isu-isu ekonomi dan pembangunan global.

Anggota awal SCO terdiri dari China, Rusia, Kazakhstan, Kirgistan, Tajikistan, dan Uzbekistan. India dan Pakistan bergabung pada 2017, disusul Iran pada 2023, menjadikan jumlah anggota tetap saat ini menjadi sembilan negara.

Selain itu, SCO memiliki tiga negara pemantau yaitu Mongolia, Belarus, dan Afghanistan, serta 14 mitra dialog yakni Sri Lanka, Turki, Kamboja, Azerbaijan, Nepal, Armenia, Mesir, Qatar, Arab Saudi, Bahrain, Kuwait, Myanmar, Maladewa, dan Uni Emirat Arab.

Dalam pertemuan 2+2 di Beijing pada 21 April 2025, Menteri Luar Negeri China menyampaikan undangan resmi dari Presiden Xi Jinping kepada Presiden Indonesia Prabowo Subianto untuk hadir sebagai salah satu pemimpin negara berstatus “observer”.

Xi Jinping juga menyatakan keinginannya untuk kembali bertemu dengan Presiden Prabowo guna membahas kerja sama strategis bilateral dan isu-isu global lainnya.

Lin Jian juga menyampaikan bahwa pertemuan para menteri luar negeri negara anggota SCO telah sukses diselenggarakan di Tianjin pada 15 Juli 2025. Sebelum pertemuan tersebut, Presiden Xi Jinping menerima para menteri luar negeri dan kepala badan tetap SCO di Beijing.

Dalam sambutannya, Presiden Xi menekankan pentingnya peran SCO di tengah dinamika global yang terus berubah. Ia menyerukan agar SCO tetap fokus pada misinya, bertindak efisien, dan memainkan peran yang lebih aktif.

Presiden Xi juga berharap agar SCO terus mewujudkan nilai-nilai “Semangat Shanghai” dalam memperdalam kerja sama dan membangun komunitas global dengan masa depan bersama.

“SCO harus menyuntikkan lebih banyak stabilitas dan energi positif ke dunia, sekaligus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman dan menjawab harapan rakyat,” tegas Xi.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Wang Yi yang memimpin pertemuan tersebut, menyampaikan lima usulan utama untuk pengembangan SCO ke depan.

Pertama, tetap setia pada misi pendirian SCO dan meneruskan ‘Semangat Shanghai’. Kedua, berbagi tanggung jawab demi membangun fondasi keamanan yang kokoh. Ketiga, mengejar keuntungan bersama untuk memperkuat mesin pembangunan.

Keempat, menjunjung tinggi persahabatan dan hubungan bertetangga yang baik demi membangun kawasan yang damai. Kelima, konsisten pada jalur keadilan dan menjunjung tinggi kesetaraan.

Diskusi dalam pertemuan tersebut menghasilkan kesiapan politik yang matang untuk KTT Tianjin. “Kami percaya pertemuan puncak ini akan menjadi simbol solidaritas, persahabatan, dan membawa hasil yang konkret. SCO juga akan memasuki tahap pembangunan berkualitas tinggi yang ditandai dengan koordinasi dan produktivitas lebih besar,” ujar Wang Yi.

China saat ini menjabat sebagai ketua bergilir SCO periode 2024–2025. Di bawah kepemimpinannya, SCO mengusung tema “Tahun Pembangunan Berkelanjutan SCO”. Pemerintah China ingin memperkuat inisiatif-inisiatif dalam kerangka Prakarsa Pembangunan Global (Global Development Initiative) yang diprakarsai oleh Presiden Xi Jinping.

Fokus utama mencakup pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, kesehatan masyarakat, pembiayaan pembangunan, perubahan iklim, pembangunan hijau, industrialisasi, ekonomi digital, dan konektivitas.

Sebagai bagian dari kontribusinya, China juga mengusulkan dua dokumen penting untuk memperingati 80 tahun kemenangan Perang Perlawanan Rakyat Tiongkok terhadap Agresi Jepang dan Perang Anti-Fasis Dunia, serta 80 tahun berdirinya Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Kedua dokumen tersebut diharapkan menjadi deklarasi bersama negara-negara anggota dalam merespons isu-isu internasional dan regional utama.

Selain itu, China mengusung slogan “Melanjutkan Semangat Shanghai: SCO Beraksi” dan menetapkan “aksi” sebagai kata kunci utama masa kepemimpinannya. Lebih dari 100 pertemuan dan acara dijadwalkan berlangsung dalam kerangka SCO selama periode ini.

Sebagai organisasi multilateral yang berpengaruh, SCO saat ini mencakup sekitar 80 persen daratan Eurasia dan 40 persen populasi dunia. Pada 2021, kelompok ini menyumbang 20 persen terhadap PDB global. Setelah bergabungnya Iran, SCO juga menguasai 20 persen cadangan minyak dunia dan 44 persen cadangan gas alam. (wib)

Tags: Pertemuan SCOSCOShanghai Cooperation OrganisationSimbol Solidaritas

Berita Terkait.

Ada Kejutan di Bagasi Citilink, Penumpang Bisa Dapat Tas hingga Tiket Gratis
Internasional

Diplomasi Prabowo Makin Agresif, Indonesia Disebut Kian Diperhitungkan

Jumat, 4 September 2026 - 20:05
Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur
Internasional

Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur

Selasa, 1 September 2026 - 11:17
tni
Internasional

Intelijen Ukraina Sebut 8 WNI Direkrut Rusia untuk Perang

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:57
Muktamar ke-35 NU Sepakati AHWA dan Larangan Rangkap Jabatan
Internasional

Demokrasi Hijau Mendunia, Indonesia Jadi Tuan Rumah ISC-3 2027

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:01
kamenri
Internasional

Iran Tegaskan Tidak Akan Tunduk pada Sanksi Ekonomi AS

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:30
abbas
Internasional

Iran Tepis Ancaman Sanksi Ekonomi Trump: Melanjutkan Kebijakan Gagal

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:09

OLAHRAGA

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27
Olahraga

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27

Editor Laurens Dami
Jumat, 4 September 2026 - 15:30

INDOPOSCO.ID – Super League 2026/27 bakal hadir dengan wajah baru. Bukan soal format kompetisi atau komposisi klub, melainkan aturan permainan yang...

SelengkapnyaDetails
aza

Buktikan Kualitas Local Pride, Persebaya dan AZA Luncurkan Jersey Anyar

Jumat, 4 September 2026 - 13:13
league

Jadwal Super League Pekan Pertama: Persija Hadapi Laga Berat, Persib Pede 3 Poin

Jumat, 4 September 2026 - 13:03
sarinah

Sarinah dan Ghea Fashion Studio Hadirkan Wastra Nusantara dalam Seragam Tim Indonesia di Asian Games 2026

Jumat, 4 September 2026 - 10:20
Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Kamis, 3 September 2026 - 09:12

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.