• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Ekonom Sebut Indeks Keyakinan Konsumen Juni 2025 Semu di Atas Fondasi Lesu

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Minggu, 13 Juli 2025 - 14:48
in Ekonomi
ojol

Ilustrasi - Pengemudi ojek online. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Bank Indonesia (BI) merilis Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Juni 2025 sebesar 117,8. Angka tersebut sedikit naik dari Mei (117,5).

Namun, angka ini turun signifikan dibanding Juni 2024 yang mencapai 123,3. Ekonom Achmad Nur Hidayat mengatakan, data IKK ini menyimpan kegelisahan struktural.

BacaJuga:

Semakin Diakui di Kancah Global, Pegadaian Raih Penghargaan Internasional “The Asset Triple A” di Hong Kong

Tembus Pasar AS! Produsen Bantul Ekspor Sarung Tangan Senilai Rp900 Juta ke Los Angeles

Loan Factory BTN: Strategi Cerdas Kejar Pertumbuhan Tanpa Abaikan Risiko

“Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) saat Ini memang naik tipis dari 106,0 di Mei menjadi 106,7 di Juni, tetapi Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja justru terjebak di zona pesimis 94,1, menurun dari Mei 95,7,” ungkap Achmad melalui gawai, Minggu (13/7/2025).

Ia menjelaskan, angka tersebut bukan sekadar statistik. Ini adalah jeritan sunyi dari pasar tenaga kerja Indonesia.

“Ketika lulusan sarjana menjadi pasukan oranye, S2 bekerja sebagai ART, dan pekerja formal memilih narik ojek online (ojol) demi penghasilan harian. Maka kita sedang menyaksikan sebuah ironi sosial ekonomi yang menyakitkan,” ungkapnya.

Lebih jauh ia mengungkapkan, IKK yang di atas 100 menutupi rasa pahit rakyat, akibat sempitnya lapangan kerja dan pendapatan yang stagnan. Lalu, indeks penghasilan saat ini memang naik ke 120,2 dari 119,5 bulan lalu, dan indeks pembelian barang tahan lama juga meningkat ke 105,9 dari 105,6.

“Data tersebut tak sepenuhnya menandakan daya beli yang sehat. Kenaikan konsumsi masyarakat justru lahir dari penurunan rasio tabungan rumah tangga, yang turun ke 14,1 persen dari 14,9 persen,” katanya.

Ia menyebut, indeks ketersediaan lapangan kerja selama dua bulan berturut-turut berada di bawah angka 100 menandakan kondisi pasar tenaga kerja yang tidak sehat.

“Di berbagai daerah, kita mendengar cerita sarjana Teknik Sipil bekerja sebagai ojol, lulusan Ilmu Komunikasi menjadi ART, dan magister ekonomi menjadi pramusaji,” ujarnya.

“Ini bukan hanya cerita personal, tetapi menandakan labour misallocation akut, ketika tenaga kerja dengan kompetensi tinggi gagal mendapatkan pekerjaan sesuai keterampilannya,” sambungnya. (nas)

Tags: ekonomIndeks Keyakinan Konsumen Juni 2025Indeks Konsumen

Berita Terkait.

Gd-Pegadaian
Ekonomi

Semakin Diakui di Kancah Global, Pegadaian Raih Penghargaan Internasional “The Asset Triple A” di Hong Kong

Selasa, 14 April 2026 - 16:46
Sarung-Tangan
Ekonomi

Tembus Pasar AS! Produsen Bantul Ekspor Sarung Tangan Senilai Rp900 Juta ke Los Angeles

Selasa, 14 April 2026 - 15:15
btn
Ekonomi

Loan Factory BTN: Strategi Cerdas Kejar Pertumbuhan Tanpa Abaikan Risiko

Selasa, 14 April 2026 - 11:01
freeport
Ekonomi

Freeport Indonesia Terus Berperan Sebagai Fondasi Ekonomi Papua

Selasa, 14 April 2026 - 10:30
eko
Ekonomi

DPR Nilai PNM dan Pegadaian Jadi Jalan Ekonomi Warga Naik Kelas

Selasa, 14 April 2026 - 03:30
pge
Ekonomi

PGE–PLN IP Kunci Tarif, Teknologi Bottoming Siap Dongkrak Listrik Bersih

Selasa, 14 April 2026 - 02:20

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2506 shares
    Share 1002 Tweet 627
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    891 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    759 shares
    Share 304 Tweet 190
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.