• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Dalai Lama Akui akan Bereinkarnasi, Ini Respons Pemerintah China

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 5 Juli 2025 - 17:13
in Internasional
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning dalam konferensi pers di Beijing pada Jumat (4/7/2025). (ANTARA)

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning dalam konferensi pers di Beijing pada Jumat (4/7/2025). (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah China memberikan respon soal pernyataan Dalai Lama ke-14 yang mengumumkan akan bereinkarnasi setelah kematiannya dan calon penerusnya tersebut hanya dapat diidentifikasi oleh lembaga yang ia pimpin.

“Reinkarnasi dalam ajaran Buddhisme Tibet adalah cara pewarisan yang unik. Reinkarnasi Dalai Lama, Panchen Lama, dan tokoh Buddha besar lainnya harus dipilih berdasarkan tradisi yang berlaku, melalui pengundian dari guci emas dan disetujui oleh pemerintah pusat,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning seperti dilansir Antara, Sabtu (5/7/2025).

BacaJuga:

Diplomasi Prabowo Makin Agresif, Indonesia Disebut Kian Diperhitungkan

Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur

Intelijen Ukraina Sebut 8 WNI Direkrut Rusia untuk Perang

Dalai Lama ke-14 pada Rabu (2/7) melalui video dari Dharamshala, India, mengumumkan bahwa setelah kematiannya ia akan bereinkarnasi sebagai pemimpin spiritual berikutnya dan hanya lembaga yang dipimpinnya, Gaden Phodrang Trust, yang dapat mengidentifikasi penggantinya.

“Tidak ada orang lain yang memiliki wewenang seperti itu untuk ikut campur dalam masalah ini. Sesuai dengan tradisi masa lalu, pencarian reinkarnasi saya dan penunjukan Dalai Lama ke-15 akan dilakukan,” kata Dalai Lama.

Siklus reinkarnasi merupakan inti dari agama Buddha Tibet. Namun, tidak seperti makhluk biasa yang terlahir kembali tanpa keinginan karena adanya karma, seorang guru spiritual yang dihormati seperti Dalai Lama diyakini dapat memilih tempat dan waktu kelahirannya kembali.

“Pemerintah Tibet yang disebut-sebut dalam pengasingan adalah kelompok separatis yang terbiasa membuat rumor dan kebohongan tentang Tibet dan sama sekali tidak memiliki kredibilitas,” tambah Mao Ning.

Dalai Lama ke-14 sendiri, ungkap Mao Ning, juga menjadi Dalai Lama dengan prosedur serupa dan disetujui oleh pemerintah pusat China saat itu untuk menjabat.

“Reinkarnasi Dalai Lama harus mematuhi prinsip yang berlaku, mengikuti ritual keagamaan dan adat istiadat berdasarkan sejarah. Hal tersebut itu harus dilakukan sesuai dengan hukum dan peraturan nasional,” ungkap Mao Ning.

Mao Ning pun meminta pihak-pihak di luar China untuk sepenuhnya menyadari sensitivitas soal Tibet dan mengakui gerakan separatisme anti-China dari Dalai Lama ke-14.

“Pihak-pihak lain harus berhati-hati dalam perkataan dan tindakan, hentikan penggunaan isu-isu terkait Tibet untuk mencampuri urusan dalam negeri China,” kata Mao Ning.

Dalai Lama ke-14, Tenzin Gyatso diakui sebagai reinkarnasi ke-14 pada usia dua tahun. Ia memegang kekuasaan penuh pada usia 15 tahun dan melarikan diri dari Tibet empat tahun kemudian ketika pasukan Tiongkok menghancurkan pemberontakan di ibu kota Tibet, Lhasa, pada 1959.

Ia melarikan diri ke Dharamshala, India dan mendirikan pemerintahan di pengasingan di Dharamshala serta melakukan kunjungan ke berbagai negara di Amerika dan Eropa. Pada 1989, Dalai Lama ke-14 menerima penghargaan Nobel Perdamaian.

Pada 2011, Dalai Lama ke-14 menyerahkan jabatan politiknya kepada kepala pemerintahan Tibet di pengasingan yang dipilih secara demokratis dan hanya mempertahankan perannya sebagai kepala spiritual rakyat Tibet.

Sementara di China, pemerintah China mengatakan pihaknya berhak menyetujui penerus Dalai Lama sebagai warisan dari masa kekaisaran serta mengakui tokoh tertinggi kedua dalam Buddhisme Tibet setelah Dalai Lama yaitu Panchen Lama.

Pemerintah China memilih Gyaincain Norbu sebagai Panchen Lama ke-11 pada 1995 saat berusia 5 tahun, untuk menegaskan bahwa pihaknya yang berwenang untuk menyetujui pemimpin tertinggi Budhisme Tibet.

Pada 6 Juni 2025 lalu, Panchen Lama bertemu dengan Presiden Xi Jinping di Beijing dan berjanji berperan lebih dalam memperkuat rasa kebersamaan bagi bangsa China dan mempromosikan modernisasi Tibet, mengikuti tradisi Panchen Lama untuk bertemu dengan presiden China setiap 10 tahun sekali, seperti yang dilakukan pada 2015 dan 2005.

Dalai Lama ke-14 yang akan berusia 90 tahun pada 6 Juli 2025 ini mengatakan penggantinya akan lahir di negara bebas, sehingga muncul prediksi bahwa reinkarnasnya muncul dari antara diaspora Tibet yang jumlahnya sekitar 140.000 orang di seluruh dunia, setengahnya berada di India. Ia juga mengatakan Dalai Lama berikutnya mungkin seorang dewasa dan belum tentu laki-laki.

Pencarian reinkarasi Dalai Lama adalah proses yang rumit dan sakral termasuk dengan memperhatikan petunjuk yang ditinggalkan Dalai Lama sebelumnya.

Mengikuti petunjuk tersebut, tim pencari dikirim untuk mencari anak-anak muda yang lahir setelah kematian Dalai Lama kemudian para kandidat harus menjalani serangkaian tes, termasuk mengidentifikasi benda-benda yang merupakan milik inkarnasi sebelumnya.

Reinkarnasi Dalai Lama tidak selalu ditemukan di Tibet. Dalai Lama ke-4 diidentifikasi pada akhir abad ke-16 di Mongolia, sedangkan Dalai Lama ke-6 ditemukan sekitar satu abad kemudian di Arunachal Pradesh, India.

Jika Dalai Lama berikutnya diidentifikasi sebagai anak kecil, sesuai tradisi, diperlukan waktu sekitar dua dekade pelatihan sebelum ia mengemban tugas kepemimpinan. Menurut tradisi, Dalai Lama berikutnya harus diakui oleh Panchen Lama saat ini.

Amerika Serikat sebelumnya mengesahkan Undang-Undang Kebijakan dan Dukungan Tibet pada tahun 2020, yang mengancam sanksi terhadap pejabat China yang ikut campur dalam proses seleksi. Uni Eropa juga telah menyuarakan dukungan untuk kebebasan beragama di Tibet, tetapi belum mengambil posisi tentang reinkarnasi. (wib)

Tags: ChinaDalai Lama

Berita Terkait.

Ada Kejutan di Bagasi Citilink, Penumpang Bisa Dapat Tas hingga Tiket Gratis
Internasional

Diplomasi Prabowo Makin Agresif, Indonesia Disebut Kian Diperhitungkan

Jumat, 4 September 2026 - 20:05
Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur
Internasional

Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur

Selasa, 1 September 2026 - 11:17
tni
Internasional

Intelijen Ukraina Sebut 8 WNI Direkrut Rusia untuk Perang

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:57
Muktamar ke-35 NU Sepakati AHWA dan Larangan Rangkap Jabatan
Internasional

Demokrasi Hijau Mendunia, Indonesia Jadi Tuan Rumah ISC-3 2027

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:01
kamenri
Internasional

Iran Tegaskan Tidak Akan Tunduk pada Sanksi Ekonomi AS

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:30
abbas
Internasional

Iran Tepis Ancaman Sanksi Ekonomi Trump: Melanjutkan Kebijakan Gagal

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:09

OLAHRAGA

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27
Olahraga

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27

Editor Laurens Dami
Jumat, 4 September 2026 - 15:30

INDOPOSCO.ID – Super League 2026/27 bakal hadir dengan wajah baru. Bukan soal format kompetisi atau komposisi klub, melainkan aturan permainan yang...

SelengkapnyaDetails
aza

Buktikan Kualitas Local Pride, Persebaya dan AZA Luncurkan Jersey Anyar

Jumat, 4 September 2026 - 13:13
league

Jadwal Super League Pekan Pertama: Persija Hadapi Laga Berat, Persib Pede 3 Poin

Jumat, 4 September 2026 - 13:03
sarinah

Sarinah dan Ghea Fashion Studio Hadirkan Wastra Nusantara dalam Seragam Tim Indonesia di Asian Games 2026

Jumat, 4 September 2026 - 10:20
Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Kamis, 3 September 2026 - 09:12

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.