• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Learning Farm Efektif Tingkatkan Pengetahuan Petani dan Mendongkrak Hasil Panen

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 20 Juni 2025 - 22:46
in Ekonomi
ewindo

Terobosan produsen benih sayuran hibrida Cap Panah Merah PT East West Seed Indonesia (Ewindo) untuk mendorong kesuksesan petani Indonesia dalam budidaya sayuran melalui learning farm atau sekolah lapangan petani terbukti sukses dan memberikan hasil signifikan. Foto: Dokumen Ewindo

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Terobosan produsen benih sayuran hibrida Cap Panah Merah PT East West Seed Indonesia (Ewindo) untuk mendorong kesuksesan petani Indonesia dalam budidaya sayuran melalui learning farm atau sekolah lapangan petani terbukti sukses dan memberikan hasil signifikan. Hal ini membuat Ewindo terus memperbanyak fasilitas layanan ini di berbagai sentra pertanian agar menjadi pusat pembelajaran yang efektif untuk petani.

Jumadi (60), petani senior dari Provisi Jawa Tengah, menyampaikan selama puluhan tahun menjadi petani, ia terus mencari ilmu lewat berbagai komunitas dan eksperimen pribadi. Namun, kehadiran Learning Farm mempercepat proses pembelajaran itu secara nyata.

BacaJuga:

Sinergi KDKMP-KNMP Dorong Kesejahteraan Nelayan Melalui Ekosistem Usaha Terintegrasi

Magnifina PHR Tingkatkan Pendapatan Pembudidaya Ikan hingga 55,95 Persen

Permintaan Masyarakat Naik, PGN Perluas Jargas Surabaya-Gresik, Sasar 59.990 Sambungan

“Learning Farm itu menyediakan praktisi sehingga petani-petani yang menghadapi kendala dapat langsung bertanya dan menemukan solusi. Yang dibutuhkan petani sebenarnya itu,” kata dia.

Laki-laki yang banting stir dari karyawan sebuah perusahaan swasta menjadi petani itu menekankan pentingnya pendekatan learning by doing yang diterapkan Learning Farm. Petani tidak hanya mendengar teori, tetapi melihat langsung perbandingan hasil-antara metode lama dan metode baru berbasis teknologi dan ilmu.

Hal yang sama disampaikan Medison (58), petani dari Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat, yang menyadari pentingnya untuk terus memperdalam pengetahuan, terutama mengenai pengendalian penyakit tanaman. Baginya, Learning Farm bukan hanya tempat pelatihan, tapi juga sumber inspirasi dan pembanding. Selain itu, Medison juga mengapresiasi transfer teknologi yang terjadi di Learning Farm, seperti penggunaan varietas baru dan efisiensi biaya produksi.

“Awalnya, tanaman di lahan saya dan di Learning Farm saya lihat kok hasilnya beda. Setelah ikut beberapa kali pelatihan, saya terapkan ilmunya, hasilnya tanaman saya jadi jauh lebih baik. Ekonomi kami pun lebih meningkat,” tuturnya.

Sementara itu, Chairani (50), petani dari Provinsi Kalimantan Selatan, menyoroti pentingnya keberadaan Learning Farm sebagai pusat edukasi berbasis praktik dan mampu mengubah keraguan menjadi keyakinan. Petani yang semula takut gagal, kini berani mencoba varietas dan teknik baru karena telah melihat bukti nyata.

Lebih dari itu, Chairani juga menyampaikan bahwa melalui Learning Farm, petani di Kalimantan Selatan bisa mengatasi kendala khas wilayah mereka-seperti pH tanah yang sangat rendah.

“Petani itu sering seenaknya sendiri. Tapi begitu melihat penjelasan di Learning Farm, mereka jadi lebih tertata. Penjelasannya mudah dipahami dan bisa langsung diaplikasikan. Dengan perlakuan seperti di Learning Farm, pH tanah kami bisa naik dari 3 ke 6. Dampaknya sangat luar biasa,” katanya.

Learning Farm telah berdampak langsung pada peningkatan produksi, efisiensi biaya, dan pemahaman teknologi baru. Dari sekadar bertani berdasarkan insting dan kebiasaan turun-temurun, kini petani bergerak ke arah pertanian berbasis ilmu dan data. Para petani juga merasa memiliki tanggung jawab moral untuk menularkan ilmu ke rekan-rekan petani lainnya. Hasil akhirnya bukan hanya tanaman yang subur, tetapi juga petani yang lebih percaya diri, lebih mandiri, dan lebih siap menghadapi tantangan zaman.

Managing Director Ewindo, Glenn Pardede mengatakan pembangunan learning farm atau sekolah lapang ini merupakan perwujudan komitmen perusahaan untuk secara berkelanjutan mendukung kesuksesan petani dalam budidaya sayuran. Selain sebagai tempat transfer pengetahun dan alih teknologi bagi petani, kegiatan ini sekaligus menjadi wadah pembinaan masyarakat, dewasa dan anak-anak, untuk lebih mencintai sayuran dan dunia pertanian.

Sejak pertama kali diluncurkan tahun 2022 Ewindo kini telah membangun 8 Learning Farm di berbagai daerah di Indonesia, di antaranya di Batubara, Lampung Timur, Karawang, Magelang, Malang, Banyuwangi, Hulu Sungai Selatan, dan Gowa yang masing-masing memiliki luas lahan rata-rata 1 hektar.

Tak berhenti hanya di daerah-daerah tersebut, Ewindo juga berencana untuk terus menambahnya hingga mencapai 20 Learning Farm di berbagai daerah untuk memberikan edukasi kepada petani cara bercocok tanam yang baik agar hasilnya bisa optimal.

Tidak hanya alih teknologi, Ewindo juga mempermudah akses petani terhadap benih-benih unggul berkualitas tinggi. Sejak beroperasi 35 tahun lalu di Indonesia, Ewindo telah mengenalkan hampir 300 benih sayuran unggul yang telah membantu petani Indonesia untuk mencapai panen makmur.

Perusahaan secara berkelanjutan mengembangkan dan fokus pada benih berkualitas tinggi: produktif, usia panen singkat, tahan penyakit, dan sesuai preferensi pasar serta memastikan ketersediaan benih sepanjang musim tanam, dengan jaringan distribusi nasional.

“Ewindo sebagai perusahaan yang berbasis teknologi modern di bidang pertanian percaya melalui pembangunan Learning Farm dan kerja sama dengan semua pemangku kepentingan dapat membantu Pemerintah mencapai swasemba produk hortikultura sekaligus mewujudkan komitmen perusahaan menjadi sahabat petani yang paling baik,” jelas Glenn. (ibs)

Tags: Benih SayuranEast West Seed IndonesiaEwindoLearning FarmVarietas Sayuran

Berita Terkait.

kdmp
Ekonomi

Sinergi KDKMP-KNMP Dorong Kesejahteraan Nelayan Melalui Ekosistem Usaha Terintegrasi

Selasa, 15 September 2026 - 16:19
Magnifina PHR Tingkatkan Pendapatan Pembudidaya Ikan hingga 55,95 Persen
Ekonomi

Magnifina PHR Tingkatkan Pendapatan Pembudidaya Ikan hingga 55,95 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 13:49
Permintaan Masyarakat Naik, PGN Perluas Jargas Surabaya-Gresik, Sasar 59.990 Sambungan
Ekonomi

Permintaan Masyarakat Naik, PGN Perluas Jargas Surabaya-Gresik, Sasar 59.990 Sambungan

Selasa, 15 September 2026 - 10:20
Bahlil Ungkap Strategi Jaga Harga BBM di InTechSEA 2026, Minyak Rusia Mulai Masuk
Ekonomi

Bahlil Ungkap Strategi Jaga Harga BBM di InTechSEA 2026, Minyak Rusia Mulai Masuk

Senin, 14 September 2026 - 20:10
Kendalikan Inflasi, Mendagri Tito Minta Pemda Waspadai Kenaikan Harga Ayam, Telur, dan Beras
Ekonomi

Kendalikan Inflasi, Mendagri Tito Minta Pemda Waspadai Kenaikan Harga Ayam, Telur, dan Beras

Senin, 14 September 2026 - 19:45
Pokana TASEN Gandeng Sekolah Relawan Salurkan 60.000 MaskerCSR
Ekonomi

Menkop Konsolidasikan Koperasi Banjarnegara, Operasional KDKMP Dipercepat

Senin, 14 September 2026 - 16:45

OLAHRAGA

Gantikan Purbaya, Suahasil Nazara Hadapi Tantangan Jaga Kredibilitas APBN
Olahraga

Lepas 6 Karateka ke Asian Games 2026, Forki Bidik 2 Emas dan Tantang Jepang

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 15 September 2026 - 09:45

INDOPOSCO.ID – Enam karateka terbaik Indonesia resmi dilepas untuk memburu prestasi di Asian Games 2026 Nagoya. PB Federasi Olahraga Karate-Do...

SelengkapnyaDetails
Pegadaian Championship Musim 2026/27 Resmi Digelar, Bukti Komitmen Pegadaian Tak Henti Dukung Generasi Muda Lewat Sepak Bola Nasional

Pegadaian Championship Musim 2026/27 Resmi Digelar, Bukti Komitmen Pegadaian Tak Henti Dukung Generasi Muda Lewat Sepak Bola Nasional

Senin, 14 September 2026 - 14:45
Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

Senin, 14 September 2026 - 13:50
asean

Siap Gelar FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir Minta Suporter Jaga Sikap Sambut Tamu

Senin, 14 September 2026 - 11:16
timnas

Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

Sabtu, 12 September 2026 - 21:08

BERITA POPULER

  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1639 shares
    Share 656 Tweet 410
  • Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286
  • Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Ekspor Ilegal 10,4 kg Emas Batangan Senilai Rp26 Miliar

    935 shares
    Share 374 Tweet 234
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.