• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Komnas Haji: Penyelenggaraan Haji Tahun ini Tidak Tertata dengan Baik

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Sabtu, 31 Mei 2025 - 22:28
in Nasional
haji

Ilustrasi penyelenggaraan ibadah haji. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Komnas Haji Mustolih Sirodj mengatakan, telah membuka posko pengaduan penyelenggaraan ibadah haji. Hingga saat ini ada dua pengaduan setelah dipetakan, yakni di dalam negeri dan luar negeri.

“Pada awal keberangkatan pertama jemaah kami menerima pengaduan masalah keterlambatan visa,” ungkap Mustolih melalui gawai, Sabtu (31/5/2025).

BacaJuga:

KPK Pasca-Revisi: Antara Kekuasaan dan Kehilangan Gigi

Laporan Reformasi Polri Tunggu Prabowo Pulang dari Rusia, Jimly Sebut Banyak Poin Penting

21 Tahun Institut Kemandirian Dompet Dhuafa Sudah Luluskan 9 Ribu Penerima Manfaat Berkualitas

Ia menyebut, dalam satu kelompok terbang (Kloter) ada jemaah yang visanya tidak keluar. Sehingga terpisah dari Kloter.

“Yang fatal pada saat penggunaan syarikah atau perusahaan penyedia layanan di Arab Saudi yang menjadi mitra penyelenggaraan haji,” katanya.

Ia menjelaskan, pada penyelenggaraan haji tahun lalu menggunakan satu syarikah. Namun tahun ini menggunakan 8 syarikah.

“Seharusnya penyelenggaraan haji tahun ini bisa tertata lebih baik, ternyata tidak,” ungkapnya.

“Ada 1 kloter terpisah, bahkan ada suami dan istri harus terpisah, anak dan orang tua terpisah, karena ditangani 6 syarikah,” imbuhnya.

Permasalahan tersebut, masih ujar dia, jemaah menjadi terganggu saat beribadah di Tanah Suci. Lalu terkait kartu nusuk, yang didistribusikan oleh syarikah.

“Kalau syarikah lamban, jemaah juga terlambat menerima Nusuk. Bahkan sampai tadi pagi masih ada aduan jemaah belum menerima Nusuk,” terangnya.

“Sementara kartu Nusuk ini digunakan menjadi akses masuk pusat ibadah, seperti Masjidil Haram. Dan Nusuk dikeluarkan Otoritas Arab Saudi, kalau tidak memegang maka menganggu ibadah jemaah,” sambungnya.

Ia menilai management multi syarikah terbukti tidak siap. Seperti salah satunya integrasi data. Pasalnya ini agar jemaah tidak terpisah dari Kloter.

“Sistem multi syarikah tanpa sinergi data, menyebabkan tidak terserap baik oleh syarikah. Ini harus dievaluasi ke depannya,” tegasnya.

“Bayangkan ketua rombongan terpisah dari Kloter. Ini jelas tidak ada mitigasi, saat terjadi masalah itu,” imbuhnya.

Ia berharap Kementerian Agama (Kemenag) bisa melakukan perbaikan sebelum puncak haji 2025 ini. Kendati permasalahan yang muncul langsung ditangani cepat oleh petugas haji. (nas)

Tags: hajiHaji 2025Komnas Haji

Berita Terkait.

Diskusi
Nasional

KPK Pasca-Revisi: Antara Kekuasaan dan Kehilangan Gigi

Jumat, 17 April 2026 - 21:34
Peluncuran-Buku
Nasional

Laporan Reformasi Polri Tunggu Prabowo Pulang dari Rusia, Jimly Sebut Banyak Poin Penting

Jumat, 17 April 2026 - 20:23
Outlook
Nasional

21 Tahun Institut Kemandirian Dompet Dhuafa Sudah Luluskan 9 Ribu Penerima Manfaat Berkualitas

Jumat, 17 April 2026 - 18:41
Wamen Ekraf Perkuat Literasi IP Pejuang Seni Bersama GIK UGM
Nasional

Wamen Ekraf Perkuat Literasi IP Pejuang Seni Bersama GIK UGM

Jumat, 17 April 2026 - 14:05
Korsleting Tiang Listrik Picu Kebakaran di Tanjung Duren, 5 Orang Meninggal
Nasional

Korsleting Tiang Listrik Picu Kebakaran di Tanjung Duren, 5 Orang Meninggal

Jumat, 17 April 2026 - 12:36
KKP Siap Manfaatkan 4 Kapal Eks Illegal Fishing, Salah Satunya “Raksasa” MV Run Zeng 03
Nasional

KKP Siap Manfaatkan 4 Kapal Eks Illegal Fishing, Salah Satunya “Raksasa” MV Run Zeng 03

Jumat, 17 April 2026 - 10:03

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    764 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.