• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Kenneth: Tenaga Medis dan Fasilitas Kurang, Layanan RSUD di Jakarta Belum Optimal

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 30 Mei 2025 - 14:46
in Megapolitan
Kenneth-2
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pelayanan kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara. Di Jakarta, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) menjadi tumpuan utama masyarakat menengah ke bawah dalam mendapatkan layanan kesehatan yang terjangkau. Namun, meskipun memiliki peran vital, pelayanan di RSUD masih menghadapi berbagai kekurangan yang berdampak pada kualitas layanan yang diterima masyarakat.

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth menilai pelayanan di RSUD belum sepenuhnya maksimal. Menurutnya, terdapat dua masalah yang melatarbelakanginya, yakni buruknya komunikasi manajemen RSUD kepada pasien dan kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM), seperti tenaga medis yang menangani perawatan.

BacaJuga:

Waspadai Potensi Hujan di Jakarta Hari Ini, Cek Prakiraan Cuaca di BMKG

Warga Pam Baru Benhil Tolak Penggusuran, Desak Pemprov DKI Beri Ganti Untung

Tabrakan Kereta Jarak Jauh vs KRL di Bekasi Timur, Perjalanan Kereta Lumpuh Total

Hal itu diungkapkan Kenneth usai rapat kerja Komisi C DPRD DKI bersama Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan para Direktur Utama (Dirut) RSUD terkait evaluasi kinerja, di gedung DPRD DKI Jakarta pada Rabu 28 Mei 2025.

Menurut pria yang akrab disapa Bang Kent itu, salah satu keluhan utama dari pasien RSUD di Jakarta adalah waktu tunggu yang panjang, baik saat pendaftaran, pemeriksaan dokter, maupun tindakan medis lanjutan. Hal ini disebabkan oleh tingginya jumlah pasien yang tidak sebanding dengan jumlah tenaga medis dan fasilitas yang tersedia.

“Di RSUD Cengkareng saat sidak beberapa waktu lalu, saya menemukan bahwa SDM tenaga medisnya sangat kurang. Jadi kalau memang kurang orang, itu akan berdampak terhadap pelayanan. Terus, komunikasinya juga jelek. Jadi kita lihat calon-calon pasien menumpuk tapi tidak ada informasi yang jelas hal inilah yang akan mengakibatkan kesalahpahaman antara calon pasien terhadap RSUD. Kemudian RSUD di Jakarta sering kali kekurangan dokter spesialis, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya. Di beberapa rumah sakit, rasio pasien terhadap tenaga medis sangat tinggi, sehingga pelayanan menjadi tidak optimal,” tegas Kent dalam keterangannya, Kamis (29/5/2025).

Kent juga menyoroti birokrasi yang berbelit, banyak calon pasien merasa kesulitan memahami prosedur yang harus dilalui, terutama bagi mereka yang berasal dari kelompok usia lanjut atau pendidikan rendah. Seperti lemahnya petugas RSUD dalam merespons calon pasien yang tengah menunggu perawatan di IGD maupun ruang rawat. Tak jarang calon pasien ditelantarkan di ruang tunggu tanpa penjelasan lebih lanjut.

“Calon Pasien ditaruh di ruang transit untuk menunggu kamar atau menunggu ruang IGD. Dari pihak rumah sakit tidak menjelaskan ini ruang apa. Makanya kadang-kadang suka ada komplain, Masyarakat merasa ditelantarkan. Coba lah untuk jujur, ngomong apa adanya. Terus Masyarakat juga harus diedukasi dengan baik. Bisa membuka komunikasi dengan keluarga pasien, kalau memang darurat dan memang tidak ada kamar rawat yang kosong agar bisa langsung dirujuk ke RS lain yang sesusai dengan kebutuhan penyakitnya, jangan malah pasien didiamkan saja. Dan juga jangan hanya saat didatangi anggota dewan baru gerak cepat dan baru selesai masalahnya,” tegas Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) DPD PDI Perjuangan Jakarta itu.

Kent pun meminta kepada pihak RSUD untuk melapor ke Dinas Kesehatan DKI Jakarta jika membutuhkan penambahan SDM tenaga medis, atau bisa berdiskusi dengan DPRD untuk mencari jalan keluarnya. Pasalnya, distribusi tenaga medis di RSUD banyak yang tidak merata, di mana dokter spesialis lebih banyak terkonsentrasi di RSUD besar, lalu beban kerja berlebih bagi perawat dan tenaga medis karena kekurangan staf.

Selain itu, Kent juga menyoroti permasalahan internal di RSUD yang dapat mempengaruhi kinerja dan kualitas pelayanan rumah sakit secara keseluruhan. Oleh karena itu, tanpa pembenahan dari dalam, akan sulit bagi RSUD untuk meningkatkan kualitas layanan secara menyeluruh.

“Jadi kalau memang butuh tambahan tenaga medis bisa dilaporkan ke Dinas Kesehatan atau diskusi dengan DPRD. Pokoknya penekanan saya, saya garisbawahi ya, masyarakat ini jangan menjadi korban karena permasalahan internal. Kita harus menghapus permasalahan ego sektoral, jangan gara-gara masalah internal masyarakat menjadi korban. Persoalan ini sangat sensitif yang dapat mempengaruhi stabilitas manajemen dan mutu layanan rumah sakit,” tegasnya.

Dari masalah ini, Kent mendesak Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk lebih responsif dalam melakukan evaluasi kinerja RSUD. Bahkan, jika dinilai tak becus mengelola, ia mengusulkan untuk bisa dilakukan mutasi Direktur Utama RSUD dari jabatannya, untuk mencari orang yang berpengalaman atau rekam jejak manajerial di bidang kesehatan yang sangat baik.

“Nanti kalau memang begini terus kan, pasti kan kita bisa merekomendasikan, mungkin ada rotasi dan lain-lain, kan boleh. Kita rekomendasi kepada Gubernur, supaya diganti orangnya, dirotasi diganti orang yang lebih mampu untuk menjabat. Karena orang yang kurang memiliki kapasitas manajerial bisa menduduki posisi penting, itu akan berdampak pada buruknya pengambilan keputusan strategis,” imbuh Ketua IKAL PPRA LXII Lemhannas RI itu.

Menurut Kent, kekurangan dalam pelayanan RSUD di Jakarta merupakan tantangan besar yang perlu segera diatasi oleh pemerintah daerah dan pihak terkait.

“Perbaikan sistem manajemen,memperbaiki cara berkomunikasi dengan masyarakat, peningkatan jumlah dan kualitas tenaga medis, serta modernisasi fasilitas dan teknologi rumah sakit sangat dibutuhkan agar RSUD dapat memberikan layanan kesehatan yang layak dan bermutu bagi seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya. (ibs)

Tags: Layanan KesehatanRSUDTenaga Medis

Berita Terkait.

jan
Megapolitan

Waspadai Potensi Hujan di Jakarta Hari Ini, Cek Prakiraan Cuaca di BMKG

Selasa, 28 April 2026 - 08:12
Warga Pam Baru Benhil Tolak Penggusuran, Desak Pemprov DKI Beri Ganti Untung
Megapolitan

Warga Pam Baru Benhil Tolak Penggusuran, Desak Pemprov DKI Beri Ganti Untung

Senin, 27 April 2026 - 23:58
Tabrakan Kereta Jarak Jauh vs KRL di Bekasi Timur, Perjalanan Kereta Lumpuh Total
Megapolitan

Tabrakan Kereta Jarak Jauh vs KRL di Bekasi Timur, Perjalanan Kereta Lumpuh Total

Senin, 27 April 2026 - 22:51
Pastikan Keselamatan Jadi Utama, KAI: Sejumlah Rute Kereta Terdampak Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo
Megapolitan

Pastikan Keselamatan Jadi Utama, KAI: Sejumlah Rute Kereta Terdampak Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo

Senin, 27 April 2026 - 22:41
Begini Penampakan Gerbong Perempuan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur
Megapolitan

Kereta Api Jarak Jauh dan KRL Tabrakan di Bekasi, KAI: Fokus Evakuasi Penumpang

Senin, 27 April 2026 - 22:31
LCC
Megapolitan

SMAN 8 Jakarta Juara Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Provinsi

Senin, 27 April 2026 - 11:21

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2520 shares
    Share 1008 Tweet 630
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    896 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    938 shares
    Share 375 Tweet 235
  • Begini Penampakan Gerbong Perempuan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

    780 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.