• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Percepatan Program Koperasi Merah Putih, IKA Fikom Unpad: Tantangan Terbesar Bukan Kelembagaan Tapi Komunikasi

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 25 Mei 2025 - 15:40
in Ekonomi
Foto bersama Pengurus Ikatan Alumni (IKA) Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Padjajaran (Unpad) usai acara pelantikan dan pengukuhan pegurus, serta rapat kerja IKA Fikom Unpad periode 2024-2028, di Tribatra Hotel & Convention Center Dharmawangsa, Jakarta, pada Sabtru (24/5/2025). Foto: Dokumen IKA Fikom Unpad

Foto bersama Pengurus Ikatan Alumni (IKA) Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Padjajaran (Unpad) usai acara pelantikan dan pengukuhan pegurus, serta rapat kerja IKA Fikom Unpad periode 2024-2028, di Tribatra Hotel & Convention Center Dharmawangsa, Jakarta, pada Sabtru (24/5/2025). Foto: Dokumen IKA Fikom Unpad

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Ikatan Alumni (IKA) Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Padjajaran (Unpad) Hendri Satrio menyoroti risiko komunikasi yang tidak terkoordinasi di tengah program-program besar pemerintah yang bersifat kerakyatan.

“Presiden Prabowo punya visi luar biasa tentang kesejahteraan rakyat, dari sekolah rakyat, Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga koperasi Merah Putih. Tapi komunikasi ke masyarakat masih sliweran,” kata Hendri, dalam Talkshow bertajuk “Bedan Program Prioritas Prabowo: Koperasi Merah Putih”, yang digelar oleh Ikatan Alumni Fikom Unpad.

BacaJuga:

Semen Merah Putih Jajaki Inovasi MPTree untuk Serap Karbon di Area Perkotaan

Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

Dorong MBG, Kementerian UMKM Perkuat Rantai Pasok lewat FUSION di Bandung

Diskusi digelar bersamaan pada acara pelantikan dan pengukuhan pegurus, serta rapat kerja IKA Fikom Unpad periode 2024-2028, di Tribatra Hotel & Convention Center Dharmawangsa, Jakarta, pada Sabtru (24/5/2025).

“Banyak informasi beredar dalam bentuk katanya-katanya, seperti siapa pengurus koperasi, apakah benar tiap koperasi dapat dana Rp5 miliar, dan sebagainya. Ini berpotensi menimbulkan kegaduhan bila tidak dijelaskan lebih awal,” jelas Hendri.

Dia mengingatkan, pentingnya proaktif dalam komunikasi publik, bukan sekadar reaktif. “Jangan sampai kontroversi duluan, klarifikasi belakangan. Kalau komunikasi publik lemah, niat baik bisa ditangkap publik secara salah. Kita perlu membantu memperjelas, bukan menambah keruh,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Direktur Pengembangan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi, Afif Thosin Roy Akhmad menyampaikan, hingga saat ini telah terbentuk lebih dari 40 ribu unit koperasi, menuju target 80 ribu unit hingga Oktober 2025.

Namun, menurutnya, tantangan terbesarnya bukan hanya kelembagaan, tetapi juga keselarasan komunikasi di tengah percepatan program.

“Kami menghadapi tantangan besar dalam waktu yang sangat singkat. Pembentukan koperasi memang dipermudah, dengan kolaborasi antarkementerian, pemerintah daerah, hingga notaris,” ujar Afif.

“Tapi yang paling krusial adalah menjelaskan dengan benar kepada publik bahwa ini bukan program hibah, tapi ekosistem usaha kolektif berbasis kemandirian,” ucap Afif.

Menurutnya, hingga Oktober mendatang, Kementerian Koperasi menargetkan terbentuknya 80 titik percontohan (mock up) koperasi Merah Putih di berbagai wilayah Indonesia. Masing-masing koperasi diwajibkan memiliki enam unit usaha mandatori: kantor koperasi, kios sembako, unit simpan pinjam, klinik desa, apotek desa, serta gudang atau cold storage, dilengkapi dengan satu unit usaha tambahan sesuai potensi lokal.

“LPDB, sebagai satuan kerja di bawah Kemenkop, akan memberikan pembiayaan bergulir dengan bunga sangat rendah kepada koperasi-koperasi percontohan tersebut,” ujar Afif.

Ia juga menyoroti banyaknya kesalahpahaman publik yang muncul akibat pesan yang kurang utuh diterima oleh masyarakat.

“Kami berupaya mengharmonisasi sistem dan kebijakan lintas 13 kementerian, tapi harmonisasi komunikasi juga harus disegerakan. Banyak persepsi keliru yang tersebar, dari isu hibah hingga jumlah dana yang akan diterima oleh tiap unit koperasi,” sambungnya.

Dari sisi akademik, Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad Dadang Rahmat Hidayat menegaskan, pentingnya membangun komunikasi transformasional untuk mengubah persepsi negatif masyarakat terhadap koperasi.

“Selama ini koperasi diasosiasikan dengan skala kecil, tidak efisien, dan tidak modern,” tuturnya.

“Padahal banyak koperasi sukses tapi tidak terekspos. Kita perlu membongkar narasi lama dan menggantinya dengan citra koperasi yang adaptif, berbasis inovasi dan kemandirian,” imbuhnya. (nas)

Tags: Hendri SatrioIKA Fikom UnpadKoperasi Merah Putih

Berita Terkait.

Semen Merah Putih Jajaki Inovasi MPTree untuk Serap Karbon di Area Perkotaan
Ekonomi

Semen Merah Putih Jajaki Inovasi MPTree untuk Serap Karbon di Area Perkotaan

Jumat, 17 April 2026 - 10:15
Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat
Ekonomi

Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

Jumat, 17 April 2026 - 09:37
Dorong MBG, Kementerian UMKM Perkuat Rantai Pasok lewat FUSION di Bandung
Ekonomi

Dorong MBG, Kementerian UMKM Perkuat Rantai Pasok lewat FUSION di Bandung

Jumat, 17 April 2026 - 09:26
puan
Ekonomi

Harga Plastik Melonjak, Puan Ajak UMKM Kembali ke Kemasan Alami

Kamis, 16 April 2026 - 23:33
United Tractors Tebar Dividen Rp5,92 Triliun, Tegaskan Komitmen ESG hingga 2030
Ekonomi

United Tractors Tebar Dividen Rp5,92 Triliun, Tegaskan Komitmen ESG hingga 2030

Kamis, 16 April 2026 - 22:02
pln
Ekonomi

PLN Bersama Akademi Batik Tulis Kolaborasi Inklusif Lestarikan Budaya dan Dorong Kemandirian Ekonomi

Kamis, 16 April 2026 - 21:11

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2524 shares
    Share 1010 Tweet 631
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    846 shares
    Share 338 Tweet 212
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    764 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.