• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Massa Demo Desak Tuntaskan Korupsi Mempawah, Kalbar

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 25 Mei 2025 - 17:06
in Nusantara
demo

Massa Forum Anti Korupsi Indonesia (FASI) menggelar aksi mendukung KPK untuk menangkap aktor utama korupsi di Kabupaten Mempawah, Kalbar. Foto: ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Forum Anti Korupsi Indonesia (FASI) menggelar aksi mendukung KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) untuk menangkap aktor utama korupsi di Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat (Kalbar).

Massa dari berbagai elemen mahasiswa lintas gerakan ini beraksi di Gedung Merah Putih KPK RI, akhir pekan ini dan meminta KPK untuk serius dalam menangani korupsi di Kabupaten Mempawah. Massa membentangkan spanduk bertuliskan ‘Tangkap Aktor Utama Korupsi di Mempawah Kalimantan Barat’. Selain spanduk, massa juga membentangkan poster berisi dukungan dan kritikan untuk KPK.

BacaJuga:

Libur Lebaran 2026, 1,5 Juta Kendaraan Padati Tol Layang MBZ, Naik Hampir 45 Persen

Buntut Kasus Bupati Bekasi, KPK Lanjutkan Geledah Rumah Ono Surono di Indramayu

Komisi II Dorong Kemudahan dan Pendampingan Penyaluran Kredit Pelaku Usaha di Daerah

Beberapa poster itu bertuliskan, KPK Jangan Hanya Gertak Sambal, Dinasti Kekuasaan = Korupsi Subur, KPK Jangan Kalah oleh Kejaksaan, Mana Hasil KPK Geledah PUPR Mempawah? Tangkap Otak Pelaku Korupsi di Mempawah.

Koordinator Lapangan (Korlap) I aksi FASI, Abduh dalam orasinya mengatakan massa FASI terdiri dari mahasiswa lintas perguruan tinggi. Pihaknya sering memantau progress penanganan kasus-kasus korupsi di seluruh Indonesia.

“Kami melihat ada ketimpangan dalam proses hukum di Mempawah yang tidak meyentuh aktor utama atau intellectual dader. Untuk itulah kami memberikan dukungan kepada KPK untuk menuntaskan proses hukum,” ujar Abduh yang juga Mahasiswa UNJ ini.

Ditemui usai demonstrasi, Korlap II FASI, Zaenal Irfandi memberikan apresiasi atas keberanian KPK dalam mengungkap korupsi di Kabupaten Mempawah.

“Kami mengamati selama ini di Mempawah seolah tidak pernah tersentuh hukum, dan banyak persoalan yang hanya selesai di permukaan saja,” ujarnya.

Zaenal mengatakan pihaknya akan terus mengawal proses hukum korupsi di Mempawah demi tegaknya supremasi hukum yang tidak pilih-pilih. FASI akan kembali kembali mendatangi KPK untuk melakukan aksi serupa.

FASI, lanjut Zaenal, mempertanyakan bagaimana sesungguhnya posisi Ria Norsan selaku mantan Bupati Mempawah dalam rangkaian kasus korupsi PUPR di Kabupaten Mempawah, termasuk kasus BP2TD.

“Kerugian negara akan semakin bayak terungkap jika KPK sungguh-sungguh memprosesnya,” tegas Zaenal yang baru saja menyelesaikan kuliahnya di Universtas Ibnu Chaldun Jakarta.

Sebelumnya diberitakan, penggeledahan KPK di Dinas PUPR Mempawah terjadi, Jumat 24 April 2025 lalu. Penyidikan ini menyasar sejumlah proyek infrastruktur bernilai fantastis. Beberapa di antaranya adalah pada pelaksanaan tender proyek 2015 Peningkatan Jalan Sekabuk – Sei Sederam senilai Rp51,5 miliar, dan Sebukit Rama – Sei Deram senilai Rp23,5 miliar.

KPK juga membongkar tindakan korupsi lainnya di beberapa pelaksanaan proyek infrastruktur di Kabupaten Mempawah yang memang sudah berlangsung secara turun temurun.

Sebelum KPK turun, Polda Kalbar telah lebih dulu memproses kasus dengan kerugian negara cukup besar yaitu pada pembangunan Gedung BP2TD senilai Rp128 Miliar. Kasus ini telah selesai di meja persidangan hingga berstatus inkrah. Namun satu berkas di Polda Kalbar tersisa dan tak kunjung diproses.

Dari temuan sementara penggeledahan KPK di Dinas PUPR Mempawah, terdapat kaitan dengan kasus BP2TD. Uang hasil korupsi ditransfer secara tunai sebesar hampir Rp18 miliar oleh inisial E dan pihak lain kepada inisial RN saat menjadi bupati. Fakta ini terdapat dalam putusan pengadilan Nomor 19/Pid.Sus-TPK/2023/PN.P.

Transfer itu juga salah satunya untuk membayar utang material dalam pekerjaan Proyek Jalan Sekabuk yang saat ini dalam proses oleh KPK.

Kondisi serupa juga terjadi dengan berbagai proyek lainnya yang sudah bukan rahasia lagi, hingga menambah pundi-pundi yang kemudian digunakan untuk kepentingan pribadi dan keluarga. Dana hasil korupsi ini juga diduga digunakan untuk pembiayaan proses politik dan kekuasaan dinasti. (aro)

Tags: demoFASIForum Anti Korupsi IndonesiaKorupsi Mempawah

Berita Terkait.

Libur Lebaran 2026, 1,5 Juta Kendaraan Padati Tol Layang MBZ, Naik Hampir 45 Persen
Nusantara

Libur Lebaran 2026, 1,5 Juta Kendaraan Padati Tol Layang MBZ, Naik Hampir 45 Persen

Jumat, 3 April 2026 - 03:35
Komisi II Dorong Kemudahan dan Pendampingan Penyaluran Kredit Pelaku Usaha di Daerah
Nusantara

Buntut Kasus Bupati Bekasi, KPK Lanjutkan Geledah Rumah Ono Surono di Indramayu

Kamis, 2 April 2026 - 23:15
Komisi II Dorong Kemudahan dan Pendampingan Penyaluran Kredit Pelaku Usaha di Daerah
Nusantara

Komisi II Dorong Kemudahan dan Pendampingan Penyaluran Kredit Pelaku Usaha di Daerah

Kamis, 2 April 2026 - 22:19
Menuju Zona Integritas WTAB, Kanwil BPN Banten Studi Banding ke Kanwil BPN DKI Jakarta
Nusantara

Menuju Zona Integritas WTAB, Kanwil BPN Banten Studi Banding ke Kanwil BPN DKI Jakarta

Kamis, 2 April 2026 - 16:26
gempaa
Nusantara

Update Gempa M 7,6 Sulut: 1 Orang Meninggal dan Sejumlah Bangunan Rusak

Kamis, 2 April 2026 - 12:37
bc2
Nusantara

Bea Cukai Gagalkan Upaya Penyelundupan Amunisi Ilegal di Perbatasan Indonesia-PNG

Kamis, 2 April 2026 - 11:22

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1088 shares
    Share 435 Tweet 272
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Start Meyakinkan, Timnas Indonesia Incar Final Sempurna FIFA Series 2026

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.