• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Dompet Dhuafa Hadirkan Solusi Sampah Organik Jadikan Cuan Melalui Maggotin

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 21 Mei 2025 - 10:52
in Nasional
Sampah-Organik
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemanfaatan limbah sampah organik dapat menciptakan peluang bisnis dan ekonomi bagi peternak maggot. Bermula banyaknya sampah organik seperti sayur mayur, limbah restaurant memunculkan ide untuk beternak dan mengembangkan maggot lebih luas lagi.

Paiman salah satu penggiat Maggot di JT Agung, Karanganyar, Lampung saat ditemui hari Selasa (20/05), mengatakan awal mula maggot saya kembangkan dengan skala kecil, sehubungan dana dan pengetahuan akan budidaya maggot kurang alhasil keuntungan saya kecil, Dompet Dhuafa melirik potensi besar maggot yang dikembangkan olehnya, alhasil Maggot tidak sedekar potensi pakan ternak namun juga akan merambah di bidang kosmetik.

BacaJuga:

Bridgestone Indonesia Cetak Sejarah! Raih PROPER Emas 2025, Komitmen Lingkungan Diakui Nasional

Kemenag Dorong Lembaga Amil Zakat Perkuat Akuntabilitas dan Pengentasan Kemiskinan

Perkuat Promosi di Pasar Makau, Paviliun Wonderful Indonesia Hadir di MITE 2026

“Maggot memiliki kemampuan dalam mengurai sampah dengan sangat cepat. Dalam waktu 24 jam, 10.000 ekor maggot BSF dapat mengurai 5 kg sampah organik. Maggot juga mampu memakan sampah organik sebanyak 2 hingga 5 kali berat badannya per hari,” ujar Paiman.

Paiman menambahkan, “kita disini ada sekitar 50.000 ikan lele yang siap panen. Bila diberikan pakan pur, itu biayanya sangat besar. Tetapi dengan maggot ini bisa lebih murah dan terbantu”.

Untuk sistem jual secara online, Paiman telah meraih keuntungan bersih Rp3-5 juta selama sebulan. Sedangkan secara offline itu bisa sampai Rp500 ribu-Rp1 juta per bulan.

Sementara Wawan Setiawan pendamping Program Dompet Dhuafa mengatakan Program Maggotin mengintegrasikan pemanfaatan sampah untuk pakan maggot, kemudian maggot digunakan untuk pakan lele dan unggas. Hasilnya, para mustahik mendapatkan penghasilan tambahan dari proses budidaya ini.Dengan adanya pemberdayaan maggot di desa ini, penguraian sampah yang ada di pasar bahkan di lingkungan sekitar dapat dilakukan dengan optimal, khususnya sampah organik atau sampah sisa makanan.

Wawan menambahkan, melalui konsep pemberdayaan maggot, program ini menjadi terobosan pengelolaan sampah yang juga dapat menghasilkan dan membantu perekonomian para penerima manfaat serta turut mengharapkan program ini kelak dapat menjadi sebuah percontohan terhadap program edukasi zero waste serta menjadi pemantik gerakan pengelolaan sampah organik dari rumah.

“Kami berharap melalui program ini nantinya dapat menjadi percontohan, edukasi zero waste, dan pemantik gerakan pengelolaan sampah dari rumah,” tambah Wawan.

Paiman, salah satu penerima manfaat, sangat bersyukur atas bantuan kandang maggot yang diterima. Ia juga sudah lama memiliki keinginan untuk mengurai sampah-sampah basah (organik) supaya tidak menyebabkan bau busuk dan penyakit. Keinginannya itu terwujud bersamaan dengan adanya program maggotin. (adv)

Tags: Dompet Dhuafamaggotsampah organik

Berita Terkait.

Penghargaan
Nasional

Bridgestone Indonesia Cetak Sejarah! Raih PROPER Emas 2025, Komitmen Lingkungan Diakui Nasional

Senin, 13 April 2026 - 14:26
Public-Expose-2026
Nasional

Kemenag Dorong Lembaga Amil Zakat Perkuat Akuntabilitas dan Pengentasan Kemiskinan

Senin, 13 April 2026 - 13:05
MITE-2026
Nasional

Perkuat Promosi di Pasar Makau, Paviliun Wonderful Indonesia Hadir di MITE 2026

Senin, 13 April 2026 - 12:04
Aksi-Demonstrasi
Nasional

Dukung Target RPJPN 2045, IHII Desak Transformasi Jaminan Sosial

Senin, 13 April 2026 - 10:21
KPK
Nasional

Mengerikan! Cara Licik Bupati Tulungagung Paksa Bawahan Setor Uang

Senin, 13 April 2026 - 09:30
Rektor UAD: Perguruan Tinggi Miliki Peran Strategis Cetak Generasi Peduli Lingkungan
Nasional

Rektor UAD: Perguruan Tinggi Miliki Peran Strategis Cetak Generasi Peduli Lingkungan

Senin, 13 April 2026 - 05:43

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2469 shares
    Share 988 Tweet 617
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    836 shares
    Share 334 Tweet 209
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    793 shares
    Share 317 Tweet 198
  • Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.