• Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Koran
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Respons PSSI atas Sanksi FIFA Akibat Tindakan Diskriminatif Suporter

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 13 Mei 2025 - 09:01
in Headline
koreografi

Dua kelompok suporter timnas Indonesia, La Grande Indonesia dan Ultras Garuda, membentangkan koreografi yang mencolok, termasuk gambar naga dalam pertandingan melawan Jepang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (15/11/2024) lalu. Foto: Instagram/@timnasindonesia

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) menjatuhkan sanksi kepada Indonesia melalui Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyusul perilaku diskriminatif yang dilakukan oleh sejumlah suporter saat pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Indonesia melawan Bahrain pada 25 Maret 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, menyampaikan bahwa FIFA telah mengirimkan surat resmi terkait sanksi tersebut dengan merujuk pada Pasal 15 Kode Disiplin FIFA yang mengatur mengenai tindakan diskriminasi.

BacaJuga:

Sudah 88 Tewas, 85 Korban Banjir dan Longsor Sumbar Masih Tahap Pencarian

74 Korban Meninggal Dunia di Kabupaten Agam Ditemukan, BNPB: 78 Lainnya Dalam Pencarian

Bencana Alam di Berbagai Wilayah, MUI Ajak Umat Islam Perkuat Doa dan Solidaritas

“Jadi PSSI sudah mendapatkan surat dari FIFA, dengan referensi FDD-23338 Pasal 15 tentang diskriminasi,” kata Arya Sinulingga seperti dikutip dari keterangan resmi PSSI, Selasa (13/5/2025).

Menurut Arya, FIFA menilai PSSI bertanggung jawab atas tindakan suporter yang dinilai diskriminatif terhadap Bahrain. Temuan ini didasarkan pada sistem pemantauan anti-diskriminasi milik FIFA.

“Keputusan FIFA yang menyatakan PSSI harus bertanggung jawab terhadap perilaku diskriminatif suporter pada saat pertandingan Indonesia lawan Bahrain, yang dimainkan tanggal 25 Maret 2025, FIFA juga mengirimkan laporan, jadi ada monitoring sistem mereka, anti-diskriminasi, sebagai laporan mereka,” jelasnya.

FIFA mencatat bahwa perilaku tersebut dilakukan oleh sekitar 200 suporter di Tribun Utara dan Selatan, khususnya di Sektor 19, pada menit ke-80 pertandingan. Mereka meneriakkan kata-kata yang mengandung unsur xenophobia atau kebencian terhadap pihak asing.

“Suporter berteriak ‘Bahrain bla bla bla’, akibatnya yang pertama PSSI didenda hampir setengah miliar, Rp 400 juta’an lebih,” ujar Arya.

Tak hanya denda, FIFA juga menjatuhkan sanksi pembatasan jumlah penonton saat Indonesia menjamu Tiongkok dalam lanjutan Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia yang akan digelar pada Kamis, 6 Juni 2025 mendatang.

“Kemudian yang kedua, PSSI diperintahkan FIFA untuk memainkan pertandingan berikutnya (lawan Tiongkok) dengan jumlah penonton terbatas,” ucapnya.

PSSI diwajibkan mengurangi 15 persen kapasitas tiket untuk area Tribun Utara dan Selatan. Selain itu, FIFA meminta PSSI untuk menyusun dan mengirimkan rencana pemetaan tempat duduk paling lambat 10 hari sebelum pertandingan.

“Tapi FIFA juga memberikan ruang atau alternatif, boleh saja diberikan, tapi kepada komunitas anti-diskriminasi, atau komunitas khusus seperti keluarga, mungkin pelajar atau perempuan,” tutur Arya.

Sebagai bagian dari sanksi, FIFA juga memerintahkan agar spanduk anti-diskriminasi dipasang pada pertandingan tersebut. PSSI diminta menyusun rencana komprehensif untuk memerangi segala bentuk diskriminasi dalam sepak bola nasional.

“FIFA juga meminta kepada PSSI untuk bikin rencana komprehensif melawan tindakan diskriminasi di sepak bola Indonesia,” ujarnya.

Arya menegaskan bahwa FIFA menaruh perhatian serius terhadap isu kesetaraan dan kemanusiaan, serta menolak keras segala bentuk ujaran kebencian, rasisme, dan xenophobia.

“Jadi tidak boleh ada ujaran kebencian, rasisme, xenophobia dan lain-lainnya. Ini pembelajaran bagi kita semua, jelas merugikan kita semua, tapi kita harus tanggung bersama-sama, jadi ke depan kita harus mulai melakukan langkah-langkah literasi dan pendidikan-pendidikan suporter untuk tidak melakukan hal-hal yang berhubungan dengan diskriminasi,” tambah Arya Sinulingga. (her)

Tags: FIFAPSSIsepakbolaSuporter
Berita Sebelumnya

BRI Raih Digital Channel Terbaik Versi BSEM 2025

Berita Berikutnya

Masih Tersandung Masalah, Komisi III DPR Minta Mutasi Hakim Pemvonis Harvey Moeis Ditunda

Berita Terkait.

KORBAN-BANJIR
Headline

Sudah 88 Tewas, 85 Korban Banjir dan Longsor Sumbar Masih Tahap Pencarian

Sabtu, 29 November 2025 - 18:41
WhatsApp Image 2025-11-29 at 15.16.55
Headline

74 Korban Meninggal Dunia di Kabupaten Agam Ditemukan, BNPB: 78 Lainnya Dalam Pencarian

Sabtu, 29 November 2025 - 15:21
WhatsApp Image 2025-11-29 at 09.09.03
Headline

Bencana Alam di Berbagai Wilayah, MUI Ajak Umat Islam Perkuat Doa dan Solidaritas

Sabtu, 29 November 2025 - 09:11
nu
Headline

Amid Internal Turmoil, Gus Ipul and Four PBNU Officials Reassigned by Gus Yahya

Jumat, 28 November 2025 - 19:37
nu
Headline

Di Tengah Gejolak Internal, Gus Ipul dan Empat Pejabat PBNU Dipindahkan Gus Yahya

Jumat, 28 November 2025 - 19:32
hongkong-bencana
Headline

Hong Kong Fire Tragedy Claims 128 Lives

Jumat, 28 November 2025 - 19:27
Berita Berikutnya
Harvey-Moeis

Masih Tersandung Masalah, Komisi III DPR Minta Mutasi Hakim Pemvonis Harvey Moeis Ditunda

BERITA POPULER

  • hujan

    Hujan dan Banjir Kader KB Asahan Tetap Antar MBG 3B

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Dedi Mulyadi: Siswa Masuk Barak Militer Bukan Latihan Perang, Bantu Kesehatan Mental

    766 shares
    Share 306 Tweet 192
  • Persik vs Semen Padang: Macan Putih siap Mental, Kabau Sirah punya Momentum

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • From Villages to Schools: Wilmar Ensures Clean Water for Future Generations

    688 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Biem Benyamin Apresiasi SMAN 49 Jakarta Bebas Perundungan

    659 shares
    Share 264 Tweet 165
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.