• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Anda Kelompok Rentan? Waspada Gelombang Panas Dapat Picu Penyakit Asma

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 11 Mei 2025 - 14:06
in Gaya Hidup
Asma

Ilustrasi - Pasien asma menghirup inhaler. Foto : Antara/HO-freepik.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Musim panas sering disertai peningkatan gelombang panas yang memperburuk kualitas udara bisa berdampak serius pada kelompok rentan dengan masalah pernapasan seperti penderita asma.

Melansir laman Hindustan Times, pada Minggu (11/5/2025), konsultan dokter paru, Rumah Sakit P.D. Hinduja di Khar, Dr Kinjal D Modi mengatakan asma dapat memburuk selama gelombang panas.

BacaJuga:

Rayakan Hari Batik Nasional, Hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta Hadirkan Batik Week dan Promo Oktober

Teknologi MRI 3 Tesla Jadi Andalan Baru untuk Diagnosis Kasus Kompleks

2 Seniman Lokal Sabet Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

“Secara logika, panas dapat melemaskan otot dan melebarkan saluran pernapasan, sehingga penderita asma dapat bernapas lebih mudah. ​​Namun, selama gelombang panas, perubahan iklim dan suhu berperan sebagai pemicu yang dapat memperburuk asma,” katanya.

Ia menyampaikan bagaimana gelombang panas memengaruhi asma, salah satunya polusi udara, yang disebabkan oleh pembangunan jalan, gedung, dan pekerjaan perbaikan.

Alasan lainnya seperti variasi suhu diurnal, di mana siang hari panas (di atas 35°F) dan malam hari lebih dingin. Selain itu, orang-orang bepergian ke daerah pegunungan selama liburan untuk menghindari panas yang lagi-lagi menciptakan perbedaan suhu.

“Bahkan melangkah keluar dari rumah yang lebih dingin ke tempat yang panas menciptakan perubahan suhu yang nyata. Demikian pula, berpindah dari ruangan ber-AC ke ruangan tanpa AC menyebabkan tubuh mengalami fluktuasi suhu,” ujarnya.

Gelombang panas, menurut dr Kinjal juga menyebabkan dehidrasi pada tubuh, yang mengakibatkan pengeringan sekresi di dalam saluran napas, menyebabkan penyempitan dan menyulitkan pernapasan bagi penderita asma.

Faktor lainnya seperti kelembaban yang tinggi selama musim panas, di mana mendukung pertumbuhan jamur dan bakteri, yang dapat menginfeksi atau mengiritasi paru-paru, sehingga memperburuk asma.

Selain itu, gastritis dan makan makanan dingin di musim panas juga dapat menjadi pemicu asma.

“Infeksi saluran pernapasan atas akibat perubahan iklim dapat memicu serangan asma,” katanya dilansir Antara.

Ia juga menyampaikan tanda-tanda serangan asma yang perlu diwaspadai, seperti meningkatnya sesak napas, batuk dengan atau tanpa dahak, dada terasa sesak, berat, atau nyeri, suara napas berbunyi dari dada, terbangun di malam hari karena gejala-gejala tersebut.

Penurunan nilai PEFR (Peak Expiratory Flow Rate), di mana suatu pengukuran seberapa cepat dan kuat seseorang dapat menghembuskan napas.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan sejumlah kiat yang bisa dilakukan penderita asma seperti dikontrol dengan baik dengan pengobatan yang ‘optimal’.

Kemudian, vaksinasi dengan vaksin influenza dan pneumokokus, membangun kekebalan tubuh dengan cukup protein dan makanan kaya antioksidan membantu melawan infeksi dan iritasi, dan menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan cairan yang cukup.

“Menghindari perubahan suhu yang sering dan paparan polusi dapat membantu mengendalikan asma. Namun, jika asma memburuk seperti yang dijelaskan di atas, silakan hubungi dokter spesialis paru atau dokter yang menangani asma,” jelasnya. (aro)

Tags: asmaGelombang Panaskesehatanpernapasan

Berita Terkait.

batik
Gaya Hidup

Rayakan Hari Batik Nasional, Hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta Hadirkan Batik Week dan Promo Oktober

Jumat, 9 Oktober 2026 - 00:30
mri
Gaya Hidup

Teknologi MRI 3 Tesla Jadi Andalan Baru untuk Diagnosis Kasus Kompleks

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:42
diy
Gaya Hidup

2 Seniman Lokal Sabet Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:13
Dorong Fleksibilitas Produksi, Epson Perkenalkan Printer UV Flatbed SureColor V4000
Gaya Hidup

Dorong Fleksibilitas Produksi, Epson Perkenalkan Printer UV Flatbed SureColor V4000

Kamis, 8 Oktober 2026 - 04:44
shopee
Gaya Hidup

Momen 10.10, ShopeePay Siapkan Beragam Promo untuk Kebutuhan Sehari-hari

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:26
“Amazing 24: The Power of Comedy”, Pesta Komedi dan Kolaborasi Musik Spektakuler Meriahkan HUT ke-24 GTV
Gaya Hidup

“Amazing 24: The Power of Comedy”, Pesta Komedi dan Kolaborasi Musik Spektakuler Meriahkan HUT ke-24 GTV

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:44

OLAHRAGA

bri
Olahraga

Jelang MotoGP Mandalika, BRI Latih 500 Volunteer Kelola Sampah

Editor Dilianto
Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:19

INDOPOSCO.ID – Menjelang ajang MotoGP Mandalika 2026 pada 9–11 Oktober, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI melatih 500...

SelengkapnyaDetails
Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid

Sentuhan Magis Pertamina di Bandara Lombok: Antarkan Semarak MotoGP Langsung Saat Mendarat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:23
novendra

Novendra Priasmoro Berjaya, Percasi DKI Siapkan Skuad Terbaik untuk Kejurnas 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:13
PB FORKI

GGK Indonesia Diperkuat, PB FORKI Siapkan Program Bela Diri untuk Perempuan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:35
elkan

Elkan Baggott Usai Indonesia Juara: Kami adalah Raja Asia Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:07

BERITA POPULER

  • Todotua

    Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2714 shares
    Share 1086 Tweet 679
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1212 shares
    Share 485 Tweet 303
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    974 shares
    Share 390 Tweet 244
  • Pernyataan SBY Gugatan PHPU Salah Alamat, Analis: MK Bisa Nilai Keabsahan Pencalonan Gibran

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.