• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

19 Ribu Calon Pekerja Migran Indonesia Tujuan Korea Selatan Belum Terserap

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 10 Mei 2025 - 10:21
in Nasional
Para calon pekerja migran Indonesia (CPMI) tujuan penempatan Korea Selatan tengah mendengarkan arahan dari Menteri P2MI Abdul Kadir Karding. Foto: Dok Kementerian P2MI

Para calon pekerja migran Indonesia (CPMI) tujuan penempatan Korea Selatan tengah mendengarkan arahan dari Menteri P2MI Abdul Kadir Karding. Foto: Dok Kementerian P2MI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding mengemukakan, sebanyak 19 ribu ribu calon pekerja migran Indonesia (CPMI) yang telah memenuhi persyaratan belum tersalurkan ke tujuan negara, Korea Selatan.

Maka itu, ia sedang melobi Pemerintah Korea Selatan terkait menumpuknya data roster skema Government to Government (G to G). Meski tak disebutkan sektor pekerjaan untuk calon PMI yang belum terserap itu.

BacaJuga:

Kritisi Penggolongan UKT Anak ASN, DPR: Dianggap Mampu, Padahal Banyak yang Kewalahan Biaya Kuliah

Dituding Intervensi Kasus Viral, Komisi III DPR Buka Suara: “Kami Hanya Awasi, Bukan Penegak Hukum”

Soroti Usulan JK, Fraksi Gerindra Ingatkan Risiko Daya Beli Anjlok Jika Harga BBM Naik

“Yang saya sebut tadi, kita sedang berusaha untuk melakukan lobi supaya dibuka ruang-ruang yang masih mungkin,” kata Karding dalam keterangannya usai memberikan pengarahan di Orientasi Pra Pemberangkatan CPMI ke Korea Selatan di Surakarta, Jawa Tengah dikutip, Sabtu (10/5/2025).

Roster merupakan data CPMI yang telah memenuhi persyaratan siap dipilih calon pemberi kerja di luar negeri, dalam hal ini Pemerintah Korea Selatan.

Menurutnya, penumpukan roster itu terjadi lantaran ekonomi serta kondisi politik Korea Selatan yang masih belum stabil. Sementara minat bekerja di Negeri Gingseng itu cukup tinggi.

“Kan yang menerima pekerjaan mereka, jadi kalau misalnya mereka ekonominya slow down,” ujar Karding.

“Pemerintahnya juga ada sedikit pergantian presiden dan juga mungkin di sana UMKM dan perusahaan-perusahaan itu juga mengalami stuck ya. Itu ya penyebabnya,” tambahnya.

Wakil Menteri P2MI Christina Aryani telah menyampaikan tawaran berbagai opsi penanganan roster Korea Selatan yang ada saat ini.

“Kami tengah berpikir bagaimana mengatasi tantangan menyangkut roster. Kami sebelumnya sudah bertemu dengan HRDK (Layanan Pengembangan Sumber Daya Manusia Korea), agar dimungkinkan penyerapan lebih banyak terhadap roster yang ada,” ucap Christina terpisah di Jakarta, Rabu (18/12/2024). (dan)

Tags: Calon Pekerja Migran IndonesiaCPMIKementerian P2MIPekerja Migran Indonesia

Berita Terkait.

Kritisi Penggolongan UKT Anak ASN, DPR: Dianggap Mampu, Padahal Banyak yang Kewalahan Biaya Kuliah
Nasional

Kritisi Penggolongan UKT Anak ASN, DPR: Dianggap Mampu, Padahal Banyak yang Kewalahan Biaya Kuliah

Senin, 13 April 2026 - 01:52
Dituding Intervensi Kasus Viral, Komisi III DPR Buka Suara: “Kami Hanya Awasi, Bukan Penegak Hukum”
Nasional

Dituding Intervensi Kasus Viral, Komisi III DPR Buka Suara: “Kami Hanya Awasi, Bukan Penegak Hukum”

Minggu, 12 April 2026 - 23:54
Soroti Usulan JK,  Fraksi Gerindra Ingatkan Risiko Daya Beli Anjlok Jika Harga BBM Naik
Nasional

Soroti Usulan JK, Fraksi Gerindra Ingatkan Risiko Daya Beli Anjlok Jika Harga BBM Naik

Minggu, 12 April 2026 - 22:09
Alumni UNS, dari Menteri sampai Profesional, Kumpul Bangun Jejaring dan Kolaborasi
Nasional

Alumni UNS, dari Menteri sampai Profesional, Kumpul Bangun Jejaring dan Kolaborasi

Minggu, 12 April 2026 - 21:13
Lolos TEEP, 3 Mahasiswa Atma Jaya Perluas Jejak Akademik ke Taiwan
Nasional

Lolos TEEP, 3 Mahasiswa Atma Jaya Perluas Jejak Akademik ke Taiwan

Minggu, 12 April 2026 - 19:21
BPJS Watch: 12 April Jadi Momentum Evaluasi Program MBG dan Perlindungan Anak
Nasional

BPJS Watch: 12 April Jadi Momentum Evaluasi Program MBG dan Perlindungan Anak

Minggu, 12 April 2026 - 18:36

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2424 shares
    Share 970 Tweet 606
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    826 shares
    Share 330 Tweet 207
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    787 shares
    Share 315 Tweet 197
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
  • Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.