• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Menuju Tahta Suci, Gereja Katolik Siap Pilih Paus Baru Pada 7 Mei

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 29 April 2025 - 10:27
in Internasional
Paus

Puluhan ribu umat telah memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang Paus Fransiskus. (Dok. Vatican News)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Vatikan resmi menetapkan tanggal 7 Mei 2025 sebagai awal dimulainya konklaf untuk memilih Paus baru, menggantikan mendiang Paus Fransiskus.

“Sebelum proses pemilihan dimulai, para kardinal yang memiliki hak suara akan menghadiri Misa khusus di Basilika Santo Petrus. Dari total 252 kardinal yang dipanggil ke Roma, hanya 135 di antaranya yang berusia di bawah 80 tahun yang berhak mengikuti konklaf,” ujar Juru Bicara Vatikan, Matteo Bruni dalam keterangannya seperti dikutip dari Vatican News, Selasa (29/4/2025).

BacaJuga:

Prabowo Batal Hadiri ASEAN-Russia Summit di Kazan, Istana Ungkap Alasannya

DPR RI Apresiasi Perdamaian AS-Iran, Ingatkan Israel Jangan Ganggu Kesepakatan

Viral Dugaan Penganiayaan WNI di Malaysia, DPR Minta Proses Hukum Dikawal Ketat

“Nantinya, 120 kardinal akan berpartisipasi dalam proses pemungutan suara rahasia di Kapel Sistina. Untuk terpilih sebagai Paus, seorang kandidat harus memperoleh dukungan dua pertiga dari suara sah,” lanjutnya.

Konklaf kali ini mencatatkan sejarah baru yakni untuk kali pertama mayoritas kardinal berasal dari luar Eropa, sebuah perubahan signifikan dibandingkan konklaf 1939 saat 89 persen peserta berasal dari Benua Biru.

Banyak pihak menilai para kardinal akan dihadapkan pada keputusan besar yaitu melanjutkan visi reformasi Paus Fransiskus yang mendorong Gereja lebih terbuka, inklusif, dan global, atau memilih kembali ke jalur tradisional dan konservatif.

Selama 12 tahun masa kepemimpinannya, Paus Fransiskus dikenal luas karena sikap rendah hati, perhatian terhadap kelompok rentan, serta inisiatif meminta maaf atas kesalahan sejarah Gereja. Meski Gereja Katolik mengalami penurunan jumlah umat di dunia Barat, pertumbuhan di kawasan Selatan dunia justru meningkat.

Konklaf ini menjadi momen penting yang akan menentukan arah baru Gereja Katolik di tengah dinamika perubahan dunia saat ini. (her)

Tags: Paus Fransiskuspenghormatanvatikan

Berita Terkait.

Prabowo
Internasional

Prabowo Batal Hadiri ASEAN-Russia Summit di Kazan, Istana Ungkap Alasannya

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:19
Shehbaz Sharif
Internasional

DPR RI Apresiasi Perdamaian AS-Iran, Ingatkan Israel Jangan Ganggu Kesepakatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:47
Video-Kekerasan
Internasional

Viral Dugaan Penganiayaan WNI di Malaysia, DPR Minta Proses Hukum Dikawal Ketat

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:43
Shehbaz-Sharif
Internasional

AS dan Iran Sepakat Damai, Tandatangani Perjanjian Pekan Ini

Senin, 15 Juni 2026 - 11:29
Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan
Internasional

Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:05
Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital
Internasional

Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:31

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7126 shares
    Share 2850 Tweet 1782
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1043 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1106 shares
    Share 442 Tweet 277
Ronaldo
Olahraga

Piala Dunia 2026: Portugal Diimbangi Kongo, Roberto Martinez Soroti Tumpulnya Lini Serang

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 18 Juni 2026 - 09:40

INDOPOSCO.ID - Timnas Portugal dipaksa bermain imbang 1-1 oleh Republik Demokratik (RD) Kongo pada laga perdana Grup K Piala Dunia...

SelengkapnyaDetails
Kane

Inggris Libas Kroasia, Ghana Tersenyum di Ujung Laga

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:49
Ronaldo

Unggul Cepat, Portugal Tampil Bak Debutan dan Gagal Jinakkan RD Kongo

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:29
tuchel

Debut Penentuan, Thomas Tuchel Taruh Harga Diri Inggris Saat Hadapi Kroasia

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:29
inggris

Inggris vs Kroasia: Three Lions Antusias Jelang Laga Perdana, Waspadai Pengalaman Vatreni

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:52
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.