• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

9 Kali Kalah Beruntun di Kandang Tanpa Cetak Gol, Leicester Tak Kuasa Kembali ke Championship

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 21 April 2025 - 10:29
in Olahraga
Premiership

Laga Leicester City vs Liverpool di King Power Stadium pada Minggu malam (20/4/2025). Foto: Dok. Leicester City

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Musim Leicester City di Premier League resmi berakhir dengan kepastian pahit, terdegradasi kembali ke Championship hanya satu musim setelah promosi.

Kepastian itu datang usai kekalahan tipis 0-1 dari pemuncak klasemen sementara, Liverpool, di King Power Stadium pada Minggu malam (20/4/2025).

BacaJuga:

Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

Arlyansyah Ungkap Faktor Utama Persija Mampu Bangkit dan Tahan Port FC

Hasil Piala Presiden: Bangkit dari Tekanan, Persija Gagalkan Kemenangan Port FC

Gol tunggal dari Trent Alexander-Arnold pada menit ke-76 menjadi penentu hasil laga. Meskipun harus bekerja keras, kemenangan ini membawa The Reds semakin dekat dengan gelar juara Premier League ke-20 mereka, sementara bagi The Foxes, hasil tersebut menutup pintu harapan untuk bertahan di kasta tertinggi.

Meski menghadapi Liverpool yang tengah memburu gelar, Leicester tak gentar dan bahkan nyaris unggul lebih dulu. Setelah Mohamed Salah mengguncang dua tiang gawang dalam tiga menit pertama, Wilfred Ndidi membalas sepuluh menit kemudian lewat sepakan keras kaki kiri yang juga menghantam tiang gawang Alisson Becker.

Liverpool kemudian mengambil alih kendali. Kiper Leicester, Mads Hermansen, tampil luar biasa dengan serangkaian penyelamatan gemilang, menggagalkan peluang dari Salah, Gravenberch, dan Konaté. Di sisi lain, lini belakang Leicester juga tampil solid dengan sapuan penting dari Ndidi dan blok krusial dari Ricardo Pereira.

Memasuki babak kedua, Liverpool meningkatkan tekanan. Szoboszlai, Díaz, dan Tsimikas bergantian mengancam, tetapi Hermansen tampil sebagai benteng terakhir yang kokoh.

Salah sempat melepaskan tembakan melengkung yang nyaris membobol gawang, dan Jota menyundul tipis melebar. Leicester tampak bertahan dengan gagah, hingga akhirnya tembok itu runtuh.

Pada menit ke-66, sempat ada secercah harapan. Patson Daka mengejar bola di garis samping, mengangkatnya melewati Alisson, dan Conor Coady menyambut dengan mudah ke gawang kosong. Namun, VAR membatalkan gol tersebut karena Daka dianggap melakukan pelanggaran terhadap sang kiper.

Hanya sepuluh menit berselang, malapetaka datang. Dalam situasi kacau di kotak penalti Leicester, bola sempat membentur tiang dari sundulan Salah, lalu pantulan sepakan Jota menghantam mistar. Luke Thomas tergeletak usai tabrakan keras.

Tapi dari kepadatan itu, Alexander-Arnold muncul dan melepaskan tembakan keras yang tak terbendung, menjebol gawang Hermansen dan mengubur harapan The Foxes.

Facundo Buonanotte sempat mencoba menyelamatkan tim lewat sepakan jarak jauh, namun bola hanya melenceng tipis. Bahkan jika masuk, hasil imbang tak cukup untuk menjaga peluang Leicester bertahan di Premier League.

Dikutip dari laman resmi klub, Leicester mengawali musim dengan Steve Cooper sebagai pelatih kepala, namun performa buruk yang hanya menghasilkan dua kemenangan dari 12 laga membuat manajemen melakukan pergantian sebelum Natal.

Ruud van Nistelrooy pun datang membawa harapan baru, tetapi hasil tak kunjung membaik. Dalam 20 pertandingan di bawah arahan pelatih asal Belanda itu, Leicester hanya mampu meraih dua kemenangan tambahan.

Kekalahan dari Liverpool adalah yang ke-23 musim ini. Dengan lima laga tersisa dan hanya 15 poin maksimal yang bisa diraih, Leicester tertinggal 18 poin dari zona aman jumlah poin yang juga menjadi total raihan mereka dari 33 pertandingan. Yang lebih menyedihkan, ini adalah kekalahan kesembilan beruntun di kandang tanpa sekalipun mencetak gol.

Dengan Championship yang sudah menanti di musim depan, Leicester akan dihadapkan dengan tantangan membangun kembali identitas serta kekuatan tim yang akan menjadi misi utama. (her)

Tags: degradasiLeicester CityPremier Leaguesepakbola

Berita Terkait.

mariano
Olahraga

Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:15
Arlyansyah-Abdulmanan
Olahraga

Arlyansyah Ungkap Faktor Utama Persija Mampu Bangkit dan Tahan Port FC

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:40
persija
Olahraga

Hasil Piala Presiden: Bangkit dari Tekanan, Persija Gagalkan Kemenangan Port FC

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:40
ffa
Olahraga

Indonesia Segrup dengan Malaysia, Ini Hasil Lengkap Drawing FIFA ASEAN Cup 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:59
PSSI Menanti Kejelasan FIFA Soal Status Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026
Olahraga

PSSI Menanti Kejelasan FIFA Soal Status Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:51
Persija vs Port FC: Bidik Kebangkitan, Shin Tae-yong Siapkan Rotasi Macan Kemayoran
Olahraga

Persija vs Port FC: Bidik Kebangkitan, Shin Tae-yong Siapkan Rotasi Macan Kemayoran

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:15

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1623 shares
    Share 649 Tweet 406
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1438 shares
    Share 575 Tweet 360
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3073 shares
    Share 1229 Tweet 768
  • Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    817 shares
    Share 327 Tweet 204
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    815 shares
    Share 326 Tweet 204
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.