• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Tunggu Kepastian Tarif AS, Kesepakatan TikTok Tertunda

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 18 April 2025 - 18:32
in Internasional
tiktok

Ilustrasi aplikasi TikTok di Amerika Serikat. Foto : Antara/Anadolu/py

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kesepakatan terkait dengan operasional TikTok di Amerika Serikat (AS) saat ini masih tertunda karena menantikan kepastian pengenaan tarif Amerika Serikat kepada negara asal TikTok, yakni China.

Dikutip dari laporan The Hindu, Jumat (18/4/2025), kepastian terkait dengan pengenaan tarif AS terhadap China mulai menunjukkan titik terang.

BacaJuga:

Abaikan Blokade AS, Spanyol Sebut China Mediator Utama di Selat Hormuz

Isu Akses Udara Militer AS ke Indonesia Mengemuka, DPR Tegaskan Kedaulatan Tak Bisa Ditawar

Diplomasi Senyap di Moskow: Kesepakatan Besar RI-Rusia Terungkap

Kabar ini dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump yang mengisyaratkan kemungkinan berakhirnya kenaikan tarif resiprokal antar kedua negara.

“Saya tidak ingin tarif naik, karena pada titik tertentu hal ini akan membuat orang tidak membeli,” kata Trump mengomentari terkait pengenaan tarif yang harus dikeluarkannya kepada negara-negara lain.

Ia berpendapat mungkin saja pihaknya melakukan penurunan tarif karena hal itu nantinya berakhir pada rusaknya daya beli di masyarakat.

Pengenaan tarif AS kepada beberapa negara-negara lain mendapatkan reaksi keras dari banyak pihak sejak diumumkan pada 2 April 2025.

Secara garis besar, AS menetapkan pengenaan tarif sekitar 10 persen untuk setiap barang yang masuk ke AS dari beberapa negara yang memiliki hubungan baik, meski begitu akhirnya pengenaan tarif itu ditunda karena menantikan negosiasi dengan negara-negara terkait.

Namun, di tengah itu semua Trump mengambil langkah lain untuk China dengan terus menaikkan tarif resiprokal yang kini mencapai total 145 persen karena negara tersebut mengambil langkah serupa dengan memberikan pengenaan tarif khusus pada barang AS yang akan masuk ke China.

Meski begitu, Trump menyatakan bahwa delegasi China telah berkomunikasi dengan AS sejak pengenaan tarif dan menyatakan optimisme bahwa mereka dapat mencapai kesepakatan.

Akan tetapi Trump berulang kali menolak untuk menyebutkan sifat pembicaraan antara kedua negara atau apakah pembicaraan tersebut secara langsung melibatkan Presiden China Xi Jinping atau tidak.

Kepastian perang dagang antar kedua negara menjadi penentu terkait dengan eksistensi TikTok di AS.

Diketahui Trump telah berulang kali memperpanjang batas waktu hukum bagi ByteDance yang berbasis di China untuk melepaskan asetnya agar bisa beroperasi di AS.

“Kami memiliki kesepakatan untuk TikTok, tetapi itu akan bergantung pada China, jadi kami akan menunda kesepakatan hingga hal ini berhasil dengan satu atau lain cara,” kata Trump dilansir Antara. (aro)

Tags: amerikaASTarifTikTokTrump

Berita Terkait.

Abaikan Blokade AS, Spanyol Sebut China Mediator Utama di Selat Hormuz
Internasional

Abaikan Blokade AS, Spanyol Sebut China Mediator Utama di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 - 01:23
Isu Akses Udara Militer AS ke Indonesia Mengemuka, DPR Tegaskan Kedaulatan Tak Bisa Ditawar
Internasional

Isu Akses Udara Militer AS ke Indonesia Mengemuka, DPR Tegaskan Kedaulatan Tak Bisa Ditawar

Selasa, 14 April 2026 - 22:45
rusia
Internasional

Diplomasi Senyap di Moskow: Kesepakatan Besar RI-Rusia Terungkap

Selasa, 14 April 2026 - 09:55
bowo
Internasional

RI Gabung ke BRICS, Begini Kata Putin saat Bertemu Prabowo di Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 07:07
wo
Internasional

Prabowo Ucapkan Selamat Paskah dan Hari Kosmonaut ke Putin, Tegaskan Persahabatan RI-Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 04:04
Trump
Internasional

Pasca-Kebuntuan di Islamabad, Ancaman Blokade Trump Picu Ketegangan Global

Senin, 13 April 2026 - 11:22

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2512 shares
    Share 1005 Tweet 628
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    894 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    762 shares
    Share 305 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.