• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Warga Keturunan Jaton, Lemang, dan Lebaran Ketupat

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 6 April 2025 - 22:32
in Nusantara
Warga memasak nasi bulu atau lemang yang terbuat dari beras ketan dan santan yang dimasukkan ke dalam bambu di Desa Yosonegoro, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Minggu (6/4/2025). Foto : Antara/Adiwinata Solihin

Warga memasak nasi bulu atau lemang yang terbuat dari beras ketan dan santan yang dimasukkan ke dalam bambu di Desa Yosonegoro, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Minggu (6/4/2025). Foto : Antara/Adiwinata Solihin

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Warga keturunan Jawa Tondano (Jaton) di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo mulai memasak makanan khas nasi bulu atau lemang sebagai kuliner khas pada perayaan tradisi Lebaran Ketupat yang akan dirayakan pada Senin (7/4/2025).

Salah seorang warga Desa Yosonegoro Rizaldi Lihinta, Minggu (6/4/2025), mengatakan nasi bulu atau nasi jaha sudah menjadi salah satu kuliner yang selalu disajikan kepada tamu atau keluarga pada Lebaran Ketupat.

BacaJuga:

Pertumbuhan Pelanggan Tumbuh Tinggi, KAI: Relasi Yogyakarta-Jakarta Tersibuk di Pulau Jawa

BNPB: Banjir Masih Dominasi Bencana, Pati dan Blora Terdampak

3 Getaran Gempa Bumi Bersusulan Guncang Tenggara Pacitan

“Sudah dari zaman dulu ya, nasi bulu menjadi salah satu makanan yang disajikan bersama ketupat dan dodol,” ucap dia.

Ia menjelaskan untuk memasak nasi bulu dibutuhkan waktu yang cukup lama dan juga ketelitian saat memasak agar nasi ketan yang dimasukkan ke dalam bambu dapat matang dengan sempurna.

“Untuk proses pembuatan nasi bulu mulai dari merendam beras selama setengah hari, kemudian dimasukkan ke dalam bambu yang telah dilapisi daun pisang. Santan yang dicampur dengan bumbu halus, seperti bawang putih, bawang merah, jahe, dan garam, ditambahkan ke dalam bambu bersama beras. Proses pembakaran dilakukan selama 1,5 hingga 2 jam hingga nasi matang sempurna,” katanya.

Pada Lebaran Ketupat tahun ini kata Rizaldi, ia bersama keluarga memasak 500 batang bambu yang berisi nasi bulu.

Warga lainnya, Oni Zamroni mengatakan bahwa ia dan keluarganya menyiapkan sekitar 150 kilogram beras untuk membuat nasi bulu saat Lebaran Ketupat.

“Sebagian nasi bulu kami jual dan sebagian lagi untuk menjamu tamu keluarga,” ujarnya.

Ia menjelaskan tradisi Lebaran Ketupat di Gorontalo menjadi momen bagi masyarakat untuk berkumpul dan menikmati hidangan khas, termasuk nasi bulu.

“Sebenarnya tidak ada kewajiban untuk membuat nasi bulu, tetapi hidangan ini sudah menjadi identitas Lebaran Ketupat di Gorontalo,” jelasnya dikutip Antara.

Selain nasi bulu, hidangan khas lain yang selalu hadir saat Lebaran Ketupat adalah dodol atau jenang khas Jaton, serta ketupat. (aro)

Tags: IdulfitriJatonJawa TondanolebaranLebaran KetupatLemangmakanan

Berita Terkait.

BNPB: Banjir Masih Dominasi Bencana, Pati dan Blora Terdampak
Nusantara

Pertumbuhan Pelanggan Tumbuh Tinggi, KAI: Relasi Yogyakarta-Jakarta Tersibuk di Pulau Jawa

Senin, 25 Mei 2026 - 04:33
BNPB: Banjir Masih Dominasi Bencana, Pati dan Blora Terdampak
Nusantara

BNPB: Banjir Masih Dominasi Bencana, Pati dan Blora Terdampak

Senin, 25 Mei 2026 - 01:16
3 Getaran Gempa Bumi Bersusulan Guncang Tenggara Pacitan
Nusantara

3 Getaran Gempa Bumi Bersusulan Guncang Tenggara Pacitan

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:32
Ahmad-Heryawan
Nusantara

Jaga Kedaulatan Pangan Nasional, Komisi II: Kota Sekalipun Harus Punya Lahan Sawah Dilindungi

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:09
rokok
Nusantara

Pita Cukai Palsu Terbongkar di Semarang, Sinyal Rokok Ilegal Masih Masif

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:02
Hunian Rp500 Jutaan di Tengah Kota, BTN dan KAI Siapkan 5.400 Unit TOD
Nusantara

Hunian Rp500 Jutaan di Tengah Kota, BTN dan KAI Siapkan 5.400 Unit TOD

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:43

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    4124 shares
    Share 1650 Tweet 1031
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    1969 shares
    Share 788 Tweet 492
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    1643 shares
    Share 657 Tweet 411
  • Anggaran LCC Empat Pilar MPR Capai Rp30,7 Miliar, CBA: Ini Bukan Lagi Lomba, Tapi Proyek Raksasa Harus Diaudit!

    1203 shares
    Share 481 Tweet 301
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1300 shares
    Share 520 Tweet 325
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.