• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Polisi Diminta Serius Tangani Kasus Diskriminasi terhadap Siswa SD di Jaksel

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 17 Maret 2025 - 15:54
in Headline
rundung

Ilustrasi seseorang dirundung. Foto: Dok Pixabay

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Orang tua murid di salah satu Sekolah Dasar (SD) kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan menuntut keadilan. Sebab, anaknya menjadi korban dugaan perlakuan diskriminatif oleh sekolahnya. Penanganan kasusnya di Polres Metro Jakarta Selatan jalan di tempat.

Padahal kasus tersebut sudah dilaporkan sejak tahun 2023. Dugaan perlakuan diskriminatif itu terjadi pada korban seorang anak berinisial AGH yang saat kejadian berusia 8 tahun masih duduk di kelas 3 SD.

BacaJuga:

Ugal-ugalan! Trump Kembali Tebar Ancaman Pemusnahan Infrastruktur Vital Iran

Berkas Empat Oknum BAIS Penyerang Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditur Militer

Saiful Mujani Singgung Pelengseran Presiden, Istana Pilih Tak Ambil Pusing

Kuasa hukum orang tua korban, Octolin Hutagalung megatakan pihaknya telah melaporkan dugaan tindak pidana Perlakuan Diskriminatif pihak sekolah itu sejak 11 Desember 2023 ke Polda Metro Jaya. Namun penyelidikannya kemudian dilimpahkan ke Polres Jakarta Selatan.

Kasus tersebut dianggap mandek lantaran hingga panggilan ketiga para terlapor dan saksi tidak pernah hadir tanpa alasan yang jelas. Profesionalitas para penyidik dipertanyakan, bahkan surat pemanggilan mereka seakan tidak digubris para terlapor.

“Hingga hari Kamis (pekan lalu) para terlapor dan saksi tidak menghadiri pemanggilan penyidik, ini panggilan yang ke tiga kalinya untuk di konfrontasi dengan kami dari pihak korban, dan (menurut penyidik) tanpa ada alasan atau konfirmasi apapun ke penyidik,” kata Octolin Hutagalung kepada wartawan di Jakarta, Senin (17/3/2025).

Mangkirnya para terlapor dan saksi dari pemanggilan penyidik merupakan salah satu penyebab utama berlarut-larutnya kasus tersebut. Penyidik Polres Jaksel didesak melakukan penganganan yang profesional.

Imalona Siregar orang tua korban menceritakan awal mula terjadinya tindakan diskriminatif yang dilakukan pihak sekolah terhadap anaknya. Diketahui sejak kelas 1 hingga kelas 3 SD anaknya menjalankan aktivitas pembelajaran dan tidak pernah tersangkut masalah.

Namun, saat di kelas 3, AGH yang saat itu masih berusia 8 tahun dikenakan sanksi skorsing oleh pihak sekolah tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu ke orang tua. Peserta didik itu diketahui berkebutuhan khusus.

“Sekolah melakukan skorsing hanya lewat pesan whatsapp yang kami terima di hari Sabtu saat sekolah libur, tanpa tatap muka dengan kami selaku orang tua seolah skorsing itu bukan hal yang penting,” tutur Ima.

Menurutnya, tindakan sekolah didasari laporan orang tua murid lainnya dengan tuduhan bahwa AGH melakukan tindak kekerasan yang tidak bisa dibuktikan. “Kami tidak pernah diinformasikan soal laporan orang tua murid lainnya tentang tindakan kekerasan apa saja yang dilakukan putra saya sehingga anak saya harus diskors,” jelas Ima.

Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Nurma Dewi menyatakan, bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap laporan tersebut. “Hingga kini penyidik masih melakukan pendalaman terhadap laporan tersebut,” ujar Nurma terpisah saat dikonfirmasi wartawan baru-baru ini. (dan)

Tags: jakselKasus Diskriminasipolisisiswa SD

Berita Terkait.

trump
Headline

Ugal-ugalan! Trump Kembali Tebar Ancaman Pemusnahan Infrastruktur Vital Iran

Selasa, 7 April 2026 - 23:33
aulia
Headline

Berkas Empat Oknum BAIS Penyerang Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditur Militer

Selasa, 7 April 2026 - 22:53
seskab
Headline

Saiful Mujani Singgung Pelengseran Presiden, Istana Pilih Tak Ambil Pusing

Selasa, 7 April 2026 - 18:18
teddy
Headline

Sinyal Reshuffle dari Istana, Seskab Teddy: Tunggu Saja

Selasa, 7 April 2026 - 17:21
dadan
Headline

Viral Motor Listrik untuk Operasional MBG, Benarkah Jumlahnya 70 Ribu Unit?

Selasa, 7 April 2026 - 16:34
Daging
Headline

Inflasi Lebaran 2026 Diklaim Terkendali, Pemerintah Perkuat Strategi Hadapi Iduladha

Selasa, 7 April 2026 - 13:04

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1136 shares
    Share 454 Tweet 284
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    746 shares
    Share 298 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    742 shares
    Share 297 Tweet 186
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Prabowo Direncanakan Hadiri Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado

    661 shares
    Share 264 Tweet 165
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.