• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Komisi I Bahas Hubungan Indonesia dengan AS dan China

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 7 Maret 2025 - 17:27
in Nasional
Utut-Adianto

Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, dalam foto bersama usai menerima kunjungan dari Counselor for Political Affairs Amerika Serikat, David V. Muehlke, dan Reva Price dari U.S.-China Economic and Security Review Commission di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta. (Foto: DPR)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, menyatakan pentingnya hubungan Indonesia dengan Amerika Serikat (AS) dan China usai menerima kunjungan dari Counselor for Political Affairs Amerika Serikat, David V. Muehlke, dan Reva Price dari U.S.-China Economic and Security Review Commission di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Pertemuan ini membahas hubungan Indonesia dengan Amerika Serikat dan China, serta perspektif Indonesia terkait kedua negara tersebut.

Dalam pernyataannya, Utut Adianto menjelaskan bahwa pertemuan tersebut fokus pada tiga hal utama. “Kami membahas tiga klaster utama, yaitu sejarah hubungan Indonesia dengan China, sejarah Indonesia dengan Amerika, dan yang terakhir adalah konsep hubungan Indonesia ke depan,” ujar Utut, sebagaimama dikutip dari laman DPR, Jumat (7/3/2025).

BacaJuga:

Menpar: Halal Bihalal Jadi Momentum Tingkatkan Kinerja dan Kolaborasi Majukan Pariwisata

KKP Hentikan Aktivitas 6 Perusahaan Tanpa Izin PKKPRL di Pantura Tegal

Kementerian Ekraf Apresiasi Butter Baby Tampilkan Ikon Kreatif di Bandara Soekarno-Hatta

Ia menegaskan bahwa Indonesia tidak ingin terjebak dalam salah satu blok negara besar, baik Amerika Serikat maupun China. “Indonesia tidak ingin berada di blok salah satu. Kami ingin bersahabat baik dengan Amerika Serikat dan juga membuka hubungan, terutama pasar kita dengan China,” sambungnya.

Utut mengungkapkan tekad Indonesia untuk menjadi negara yang independen dalam merajut hubungan internasional, tanpa terpengaruh oleh tekanan dari pihak manapun. Ia juga mengungkapkan bahwa pertemuan kali ini dilakukan dengan komunikasi yang sangat terbuka.

“Kami berbicara secara jujur, bukan hanya pertemuan formal. Ini bukan sekadar pertemuan basa-basi, tetapi pertemuan yang sangat penting untuk kedua negara,” ujar Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir tujuh anggota DPR lainnya, yang berasal dari berbagai partai politik, termasuk PDI Perjuangan, Golkar, Gerindra, NasDem, PAN, dan PKS. Utut menyampaikan bahwa pertemuan ini bukanlah pertemuan basa-basi.

“Hubungan Indonesia dengan Amerika bukanlah sekadar pertemuan formal. Ini adalah pertemuan yang historis karena kami berbicara secara terbuka tentang akar sejarah kami, terutama dalam hal hubungan Indonesia dengan China,” pungkas Utut. (dil)

Tags: ASChinaindonesia

Berita Terkait.

menpar
Nasional

Menpar: Halal Bihalal Jadi Momentum Tingkatkan Kinerja dan Kolaborasi Majukan Pariwisata

Jumat, 3 April 2026 - 15:05
sumono
Nasional

KKP Hentikan Aktivitas 6 Perusahaan Tanpa Izin PKKPRL di Pantura Tegal

Jumat, 3 April 2026 - 13:03
teuku
Nasional

Kementerian Ekraf Apresiasi Butter Baby Tampilkan Ikon Kreatif di Bandara Soekarno-Hatta

Jumat, 3 April 2026 - 10:10
elsinta
Nasional

Optimalkan Bonus Demografi, Kemendukbangga Sosialisasi Pembangunan Kependudukan

Jumat, 3 April 2026 - 08:55
Ketua DPR RI Ingatkan WFH ASN: Fleksibel Boleh, Pelayanan Publik Tak Boleh Melambat
Nasional

Ramai Warga Minta Perlindungan Hukum ke Komisi III DPR, Begini Tanggapan Wamenko Kumham-Imipas

Jumat, 3 April 2026 - 05:31
Ketua DPR RI Ingatkan WFH ASN: Fleksibel Boleh, Pelayanan Publik Tak Boleh Melambat
Nasional

Ketua DPR RI Ingatkan WFH ASN: Fleksibel Boleh, Pelayanan Publik Tak Boleh Melambat

Jumat, 3 April 2026 - 01:53

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1088 shares
    Share 435 Tweet 272
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Start Meyakinkan, Timnas Indonesia Incar Final Sempurna FIFA Series 2026

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.