• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Drama Musikal “MAR” Bawa Romansa dan Sejarah Dibalut Karya Ismail Marzuki

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 5 Maret 2025 - 05:05
in Gaya Hidup
mar

Pagelaran drama musikal "MAR" dalam gladi resik yang digelar di Ciputra Artpreneur, Jakarta pada Rabu (26/2/2025). (ANTARA/Sri Dewi Larasati).

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Drama musikal “MAR” menyajikan sebuah romansa dan sejarah dalam balutan karya sang Maestro Ismail Marzuki.

Pertunjukan “Mar” mengajak penonton untuk merasakan kisah cinta dan pengorbanan Aryati dan Mar. Adegan dibuka dengan Nin (Aryati di masa tua) yang sedang bercerita dengan Mara (cucunya) mengenai pertemuannya dengan Aki (Marzuki).

BacaJuga:

FFI 2026: Anak Muda Makin Sadar Finansial, tapi Dana Darurat Masih Jadi PR

Jangkau 31 Juta Anak, Nestlé Pertegas Komitmen Gizi Sehat

Aichi-Nagoya dalam “Survival Mode”, CdM Minta Tim Indonesia Tak Kehilangan Fokus

Melalui kenangan hidup Nin, penonton dibawa kembali ke masa mudanya, di mana sebuah romansa tak terlupakan berkembang antara Mar yang merupakan seorang prajurit Tentara Keamanan Rakyat (TKR) yang bertugas di Bandung, sementara Aryati adalah seorang perawat yang berdedikasi di rumah sakit setempat.

Berlatar tragedi Bandung Lautan Api di tahun 1946, dalam konteks perjuangan bangsa untuk mempertahankan kemerdekaan, cinta mereka diuji oleh realitas perang dan tugas yang tak tergoyahkan.

Pentas drama musikal ini juga tidak hanya menampilkan sisi hubungan dua insan, namun juga semangat pengorbanan orang-orang pada masa itu.

Sutradara musikal “MAR” Wawan Sofwan seperti dikutip Antara, Rabu (4/3/2025) mengungkapkan bahwa meskipun latar belakangnya berhubungan dengan Ismail Marzuki, namun bukanlah fokus utama dalam cerita melainkan tokoh Aryati dan Marzuki.

Dalam hal ini konteks historis dan perjalanan emosional karakter yang terjalin dalam narasi, membuat cerita menjadi menarik dan relevan.

“Jadi sebenarnya Ismail Marzuki bukan hanya ya lebih kepada latar belakang dan cerita ini kan sebenarnya tidak tentang Ismail Marzuki. Tokoh aryati itu memang dimunculkan sebagai penguat, sama juga dengan Marjuki sebagai penguat supaya orang langsung ingat terhadap Ismail Marzuki dan lagu yang paling hitsnya-kan Aryati,” kata Wawan Sofwan.

Wawan menambahkan melalui lagu-lagu Ismail Marzuki memberikan menjadi bukti terkait peristiwa sejarah, selain itu memadukan roman fiktif dengan fakta sejarah.

“Tapi dalam sejarahnya memang Ismail Marzuki pernah ke Bandung saat memimpin orkestranya dan menikahi gadis Sunda. Satu sisi ada realisme peristiwa sejarah Bandung Lautan Api, di sisi lainnya rajutan percintaan antara Sersan Mayor Mar dan Aryati,” ujarnya.

Pentas ini juga dibumbui dengan komedi ringan yang cukup menghibur. Sepanjang penampilan, pentas drama musikal ini menyajikan karya-karya maestro Ismail Marzuki yang dihidupkan kembali dengan pengaruh jazz.

Penata musik sekaligus komposer untuk “MAR” Dian HP, menghadirkan pendekatan dengan melebur elemen musik jazz lawas dengan musik modern ke dalam 42 repertoar.

“Kalau lagu-lagunya Ismail Marzuki ada 18, terus ada potongan-potongan yang dimasukkan sebagai ilustrasi untuk kadang-kadang pergantian set, adegan perang, terus juga libretto, resitatif tuh semuanya kalau di jumlah 42 potong,” ujarnya.

“Nah kalau jazz tuh memang karena tahun Bandung Lautan Api tuh tahun 46 ya kan di sekitar itu. Kami pikir kan kalau jazz di situ lagi asik-asik yaa di tahun 46. Dan lagu-lagunya Ismail Marzuki itu emang mungkin di jazz kan, melodinya kan cantik banget, melodious banget,” lanjutnya.

Adapun beberapa lagu karya Ismail Marzuki yang dibawakan antara lain, “Aryati”, “Juwita Malam”, “Selendang Sutra”, “Bandung Selatan”, “Kopral Jono”, “Gugur Bunga” dan masih banyak lagi.

Dibintangi oleh Gabriel Harvianto (Mar), Galabby Thahira (Aryati), Made Aurellia, Chandra Satria, Gizka Aulia, Bima Zeno Pooroe, Raditio P.S, Taufan Purbo Kusumo, dan Witrie Diana Putri serta naskah yang ditulis oleh Titien Wattimena, drama musikal “MAR” ini persembahan produksi ke-13 ArtSwara, yang akan dipertunjukkan pada 26-28 Februari 2025 di Ciputra Artpreneur, Ciputra World Jakarta. (wib)

Tags: Drama MusikalKarya Ismail MarzukiMARRomansasejarah

Berita Terkait.

FFI 2026: Anak Muda Makin Sadar Finansial, tapi Dana Darurat Masih Jadi PR
Gaya Hidup

FFI 2026: Anak Muda Makin Sadar Finansial, tapi Dana Darurat Masih Jadi PR

Sabtu, 19 September 2026 - 11:06
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Banyak Perkara Besar Kita Ambil, tapi Akhirnya Digergaji
Gaya Hidup

Jangkau 31 Juta Anak, Nestlé Pertegas Komitmen Gizi Sehat

Jumat, 18 September 2026 - 19:01
25 Merek Beras Fortifikasi Ditindak, FKBI Desak Pemerintah Tak Berhenti di Pencabutan Izin
Gaya Hidup

Aichi-Nagoya dalam “Survival Mode”, CdM Minta Tim Indonesia Tak Kehilangan Fokus

Jumat, 18 September 2026 - 17:00
zoom
Gaya Hidup

‘Smart’ LE SSERAFIM Tembus 200 Juta Views, Jadi B-side Pertama yang Capai Rekor

Jumat, 18 September 2026 - 05:05
shin
Gaya Hidup

Shin Min Ah hingga Lee Se Young Terlibat Cinta dan Kekuasaan di The Remarried Empress

Jumat, 18 September 2026 - 02:20
lee
Gaya Hidup

Video Viral Tuduh Popularitas Mark Lee Menurun, Picu Perdebatan

Jumat, 18 September 2026 - 01:11

OLAHRAGA

ole
Olahraga

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Editor Dilianto
Senin, 21 September 2026 - 20:12

INDOPOSCO.ID - Penyerang Timnas Indonesia Ole Romeny dan penjaga gawang Maarten Paes sudah berada di Jakarta pada Senin (21/9/2026). Kehadiran...

SelengkapnyaDetails
Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21
borneo

Borneo FC vs Bali United: Pesut Etam Dituntut Bangkit

Minggu, 20 September 2026 - 10:30

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5538 shares
    Share 2215 Tweet 1385
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1246 shares
    Share 498 Tweet 312
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1165 shares
    Share 466 Tweet 291
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1045 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    965 shares
    Share 386 Tweet 241
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.