• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Awas Main HP Sambil Menunduk Bisa Teridap Penyakit Ini

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 28 Februari 2025 - 15:07
in Gaya Hidup
dr.-Phedy

Konsultan tulang belakang Eka Hospital BSD dr. Phedy (kanan) sedang menjelaskan mengenai penyebab orang mengalami penyakit tulang belakang. Foto : Antara/Irfan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Konsultan tulang belakang Eka Hospital BSD, Phedy mengatakan kebiasaan umum orang bermain handphone (HP) atau gawai dengan waktu lama sambil menundukkan kepala hingga memutarkan badan untuk hilang pegal secara kencang bisa menyebabkan penyakit tulang belakang atau skoliosis.

“Banyak orang yang merasa pegal, lalu memutar badan dengan istilah kretek. Ketika itu dilakukan dengan kencang, ada sendi yang kemudian cedera dan ini bisa menyebabkan orang terkena penyakit tulang belakang atau skoliosis,” kata Phedy di Tangerang, Jumat (28/2/2025).

BacaJuga:

Daihatsu Makin Dekat dengan Masyarakat Jateng Lewat GIIAS Semarang 2026

Suara Pelanggan Jadi Inspirasi JAECOO J5 EV Genuine Body Kit

Anti Ribet Patungan Makan dan Ngopi, ShopeePay Luncurkan Fitur Split Bill Real-Time

Ia mengatakan skoliosis adalah kondisi kelainan bentuk tulang belakang yang menyebabkan tulang belakang melengkung ke samping. Kelainan ini dapat terjadi pada berbagai usia, termasuk lansia. Skoliosis pada lansia biasanya dikenal sebagai skoliosis degeneratif.

Skoliosis degeneratif pada orang tua sering kali disertai dengan gangguan kesetimbangan tubuh, baik ke samping maupun ke belakang, sehingga tubuh penderita tampak miring ke samping dan bungkuk ke depan.

“Pada kasus yang berat, skoliosis degeneratif dapat disertai dengan pergeseran tulang belakang dan syaraf terjepit,” ujarnya.

Penyebab skoliosis pada lansia umumnya terjadi karena faktor penuaan diskus dan sendi, osteoporosis, yakni tulang yang melemah. “Artritis tulang belakang, yakni peradangan pada sendi tulang belakang, dedera atau trauma,” katanya.

Sementara itu, penanganan skoliosis pada lansia bertujuan untuk memperbaiki keseimbangan, mengurangi nyeri, memperbaiki mobilitas, dan mencegah progresivitas kelengkungan tulang belakang.

Ada beberapa metode pengobatan yang dapat diterapkan, meliputi terapi fisik dan latihan, seperti peregangan dan yoga, penguatan otot inti dan punggung dan keseimbangan untuk mengurangi risiko jatuh

Penggunaan obat dapat membantu mengurangi nyeri dan peradangan serta untuk mengobati osteoporosis. Lalu, penggunaan penyangga (brace) diberikan bila terdapat nyeri hebat akut dan hanya boleh dipakai untuk jangka pendek.

“Operasi diindikasikan bila skoliosis yang dialami mencapai kelengkungan lebih dari 50 derajat. Bila terdapat gangguan kesetimbangan lebih dari 3 sentimeter, baik ke depan maupun ke samping yang tidak membaik dengan terapi fisik,” ujarnya.

Ada juga beberapa langkah yang dapat membantu menjaga kesehatan tulang belakang, yakni menjaga postur tubuh yang baik saat duduk, berdiri atau berjalan. Melakukan olahraga secara teratur untuk memperkuat otot punggung dan meningkatkan fleksibilitas.

Mengonsumsi makanan kaya kalsium dan vitamin D untuk menjaga kesehatan tulang. Menghindari kebiasaan buruk, seperti membungkuk saat duduk atau membawa beban berat secara berlebihan.

Menghindari asap rokok dan pemeriksaan rutin ke dokter untuk mendeteksi kelainan tulang sejak dini seperti dilansir Antara.

“Skoliosis pada lansia adalah kondisi yang umum terjadi akibat proses penuaan, degenerasi tulang belakang atau osteoporosis. Meskipun dapat menyebabkan nyeri dan gangguan mobilitas, berbagai metode penanganan, seperti terapi fisik, obat-obatan, penggunaan brace, atau operasi dapat membantu mengelola kondisi tersebut,” katanya. (aro)

Tags: gawaihppenyakit

Berita Terkait.

Suara Pelanggan Jadi Inspirasi JAECOO J5 EV Genuine Body Kit
Gaya Hidup

Daihatsu Makin Dekat dengan Masyarakat Jateng Lewat GIIAS Semarang 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:05
Suara Pelanggan Jadi Inspirasi JAECOO J5 EV Genuine Body Kit
Gaya Hidup

Suara Pelanggan Jadi Inspirasi JAECOO J5 EV Genuine Body Kit

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:01
Sokong Indonesia ASRI, Mendagri dan Menteri PKP Geber 2.200 Rumah di Papua Hingga Gerakan Gentengisasi ​
Gaya Hidup

Anti Ribet Patungan Makan dan Ngopi, ShopeePay Luncurkan Fitur Split Bill Real-Time

Rabu, 30 September 2026 - 11:02
Sabet Emas Ketiga Indonesia, Todotua Pasaribu: Perjuangan Belum Selesai!
Gaya Hidup

Festival Generasi Cerdas 2026: Wadah Apresiasi Inovasi Guru dan Siswa Binaan

Rabu, 30 September 2026 - 09:31
Menkop: Penempatan Manajer KDKMP untuk Pemerataan SDM di Seluruh Wilayah
Gaya Hidup

GAGA Bawa Teh Melati Indonesia Naik Kelas Lewat JAWARA Tea Series

Rabu, 30 September 2026 - 02:14
hni
Gaya Hidup

HNI Ajak Ribuan Warga Bekasi Bangun Kebersamaan Lewat Jalan Sehat

Selasa, 29 September 2026 - 12:22

OLAHRAGA

Susunan Pemain Indonesia vs Bangladesh: Rizky Ridho Starter, Maarten Paes Cadangan
Olahraga

Susunan Pemain Indonesia vs Bangladesh: Rizky Ridho Starter, Maarten Paes Cadangan

Editor Dilianto
Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:58

INDOPOSCO.ID – Timnas Indonesia mengusung misi wajib menang saat menghadapi Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026...

SelengkapnyaDetails
Indonesia vs Bangladesh: John Herdman Ajak Skuad Garuda Kenang Tragedi Kanjuruhan

Indonesia vs Bangladesh: John Herdman Ajak Skuad Garuda Kenang Tragedi Kanjuruhan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:12
Hotspot Nasional Tembus 559 Titik, Kemenhut Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalimantan Tengah

Optimistis Tatap Laga Penentu, John Herdman: Takdir Ada di Tangan Kita Sendiri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:17
Suara Pelanggan Jadi Inspirasi JAECOO J5 EV Genuine Body Kit

Indonesia-Malaysia Main Bareng, Ini Skenario Garuda Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:35
john

Jelang Lawan Bangladesh, Herdman Menagih Janji Takdir Garuda di SUGBK

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:04

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3892 shares
    Share 1557 Tweet 973
  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3920 shares
    Share 1568 Tweet 980
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1132 shares
    Share 453 Tweet 283
  • Kanwil BPN Banten Serahkan Sertifikat BMN dan BMD Senilai Rp 1,4 Triliun di Momentum Hantaru 2026

    832 shares
    Share 333 Tweet 208
  • Dorong Ekonomi dan Pariwisata, Pengusaha Muda Boyolali Dirikan PO Sa’roni Trans

    800 shares
    Share 320 Tweet 200
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.