• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Penting, Kolaborasi Sektor Hulu dan Hilir Menuju Swasembada Energi

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 27 Februari 2025 - 09:19
in Ekonomi
pgnn

Kepala Grup Engineering dan Teknologi PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Suseno (kedua dari kiri), dalam "EITS Discussion Series 2025: Memacu Infrastruktur Gas Menuju Swasembada Energi', di Jakarta, Rabu (26/2/2025). Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Grup Engineering dan Teknologi PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Suseno menyampaikan pentingnya kolaborasi antara sektor hulu dan hilir dalam memastikan ketersediaan dan keberlanjutan energi gas bumi untuk Indonesia.

Suseno menekankan peran PGN sebagai penyedia energi gas bumi yang bersih untuk berbagai sektor industri, yang pada gilirannya akan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

BacaJuga:

Perkuat Kedekatan dengan Nasabah, Pegadaian Kenalkan Pengalaman Baru Lewat Tring!

Pertamina Berkah, PHE Salurkan 15 Ribu Paket Sembako untuk Masyarakat Prasejahtera

Potensi Biomassa Capai 83,4 Juta Ton, PLN EPI Buka Peluang Kolaborasi Energi Hijau

“Peran PGN di sini adalah menyediakan energi gas bumi yang bersih untuk bahan bakar dan bahan baku, dalam rangka menunjang pertumbuhan industri-industri domestik,” jelasnya, dalam “EITS Discussion Series 2025: Memacu Infrastruktur Gas Menuju Swasembada Energi’, di Jakarta, Rabu (26/2/2025).

Pentingnya pembangunan infrastruktur gas bumi, sambung Suseno, seperti terminal LNG dan jaringan pipa gas yang kini telah mencapai lebih dari 33 ribu kilometer (km) di seluruh Indonesia. PGN terus berupaya untuk memperkuat kapasitas infrastruktur tersebut untuk menghadapi tantangan pasokan gas yang mungkin terjadi di masa depan.

Menurut dia, pembangunan jaringan gas dan terminal LNG sangat penting untuk memastikan pasokan energi yang cukup, terutama di wilayah yang masih kekurangan akses terhadap jaringan gas. Hal ini juga berkaitan dengan upaya PGN untuk mengintegrasikan komoditas energi dengan berbagai sektor, dalam rangka meningkatkan efisiensi biaya.

“Infrastruktur gas yang kita bangun ini, termasuk terminal LNG, merupakan salah satu kunci untuk mendukung swasembada energi dan mempercepat pembangunan ekonomi,” kata Suseno.

Di sisi lain, anggota Dewan Energi Nasional, Abadi Purnomo mengungkapkan pentingnya perencanaan jangka panjang dalam transisi energi Indonesia.

Dalam kesempatan ini, ia menyampaikan bagaimana Dewan Energi Nasional (DEN) berperan dalam merumuskan kebijakan energi, termasuk pengembangan energi terbarukan dan pengurangan ketergantungan pada energi fosil.

“Peran energi fosil, terutama gas, masih sangat besar dalam mendukung kebutuhan energi nasional. Namun, kami juga berfokus pada pengembangan energi terbarukan untuk memastikan ketahanan energi Indonesia di masa depan,” ujar Abadi.

Dia menjelaskan meskipun transisi energi menuju energi hijau menjadi fokus utama, sektor gas tetap memiliki peran penting, khususnya dalam sektor pembangkit listrik dan industri. Abadi juga menyoroti tantangan transisi energi yang harus dilakukan secara bertahap, mengingat ketergantungan Indonesia pada energi fosil masih cukup besar.

“Pembangkit listrik berbasis batu bara harus bisa bersih di masa depan, sementara gas alam akan tetap menjadi bagian penting dalam pembangunan energi Indonesia,” tambahnya.

Dengan target Indonesia untuk mencapai emisi nol pada tahun 2060, Abadi mengingatkan bahwa strategi pengurangan energi fosil harus dilakukan secara terencana.

“Kami berharap dalam beberapa tahun ke depan, Indonesia akan mampu mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan, dengan tetap menjaga kestabilan ekonomi dan industri,” ungkapnya.

Pembangunan infrastruktur yang memadai dan pemanfaatan sumber daya alam yang efisien menjadi kunci untuk masa depan energi Indonesia yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

“Keberhasilan transisi energi Indonesia bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat dan sektor industri. Semua harus berkontribusi untuk mewujudkan Indonesia yang mandiri energi,” tutup Abadi.

Secara keseluruhan, para pemateri sepakat bahwa kolaborasi antara pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan sektor swasta sangat diperlukan untuk memastikan keberhasilan transisi energi Indonesia. Mereka juga menekankan pentingnya investasi besar dalam infrastruktur energi, baik untuk jaringan gas, terminal LNG (liquefied natural gas), maupun pengembangan energi terbarukan, agar Indonesia dapat mencapai target ketahanan energi dan emisi nol pada tahun 2060. (rmn)

Tags: EITSindustri hulu migasInfrastruktur GasPGNSwasembada Energi

Berita Terkait.

Perkuat Kedekatan dengan Nasabah, Pegadaian Kenalkan Pengalaman Baru Lewat Tring!
Ekonomi

Perkuat Kedekatan dengan Nasabah, Pegadaian Kenalkan Pengalaman Baru Lewat Tring!

Senin, 7 September 2026 - 09:47
Siapkan Liburan Akhir Tahun, BWH Hotels Asia Tawarkan Diskon hingga 40 Persen
Ekonomi

Pertamina Berkah, PHE Salurkan 15 Ribu Paket Sembako untuk Masyarakat Prasejahtera

Minggu, 6 September 2026 - 15:24
Siapkan Liburan Akhir Tahun, BWH Hotels Asia Tawarkan Diskon hingga 40 Persen
Ekonomi

Potensi Biomassa Capai 83,4 Juta Ton, PLN EPI Buka Peluang Kolaborasi Energi Hijau

Minggu, 6 September 2026 - 13:44
Siapkan Liburan Akhir Tahun, BWH Hotels Asia Tawarkan Diskon hingga 40 Persen
Ekonomi

Derasnya Produk Impor, Mendag Dorong Produsen Pakan Hewan Lokal Tingkatkan Daya Saing

Minggu, 6 September 2026 - 12:49
PLN EPI Targetkan Pasok 3,65 Juta Ton Biomassa ke 52 PLTU pada 2026
Ekonomi

PLN EPI Targetkan Pasok 3,65 Juta Ton Biomassa ke 52 PLTU pada 2026

Minggu, 6 September 2026 - 11:12
Hari Pelanggan Nasional 2026, Direksi BCA Sapa Nasabah di 12 KCU Jabodetabek
Ekonomi

Hari Pelanggan Nasional 2026, Direksi BCA Sapa Nasabah di 12 KCU Jabodetabek

Minggu, 6 September 2026 - 10:45

OLAHRAGA

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27
Olahraga

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27

Editor Laurens Dami
Jumat, 4 September 2026 - 15:30

INDOPOSCO.ID – Super League 2026/27 bakal hadir dengan wajah baru. Bukan soal format kompetisi atau komposisi klub, melainkan aturan permainan yang...

SelengkapnyaDetails
aza

Buktikan Kualitas Local Pride, Persebaya dan AZA Luncurkan Jersey Anyar

Jumat, 4 September 2026 - 13:13
league

Jadwal Super League Pekan Pertama: Persija Hadapi Laga Berat, Persib Pede 3 Poin

Jumat, 4 September 2026 - 13:03
sarinah

Sarinah dan Ghea Fashion Studio Hadirkan Wastra Nusantara dalam Seragam Tim Indonesia di Asian Games 2026

Jumat, 4 September 2026 - 10:20
Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Kamis, 3 September 2026 - 09:12

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.