• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Pemerintah Israel Pimpinan Benjamin Netanyahu Disalahkan Jadi Penyebab Kematian Tahanan di Gaza

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 27 Februari 2025 - 20:00
in Internasional
Ambulance

Ilustrasi pembebasan sandera. (ANTARA/Anadolu)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Seorang sandera Israel yang telah dibebaskan menyalahkan Pemimpin Otoritas Israel Benjamin Netanyahu atas kematian sejumlah tawanan di Jalur Gaza.

Dia menyatakan bahwa perang Israel telah mengubah wilayah tersebut jadi “neraka murni” bagi semua orang di dalamnya.

BacaJuga:

Iran Tepis Ancaman Sanksi Ekonomi Trump: Melanjutkan Kebijakan Gagal

Tolak Pola Konflik Berulang, Menlu Iran: Kami Ingin Berakhirnya Perang

Perayaan HUT RI di Kanada, KBRI Beri Penghargaan untuk Dua Sosok Penting

Dalam kesaksiannya di hadapan Dewan Keamanan PBB, Noa Argamani menuding pemerintah Israel bertanggung jawab atas kematian sandera Shiri Bibas, kedua anaknya, serta temannya, Yossi Sharabi.

Ia mendesak komunitas internasional dan pemerintah Israel untuk segera mengambil langkah guna membebaskan semua tawanan yang masih berada di Gaza.

Argamani bersama tiga sandera lainnya dibebaskan pada Juni tahun lalu dalam sebuah serangan militer Israel yang menewaskan sedikitnya 274 orang dan melukai hampir 700 lainnya di kamp pengungsi Nuseirat, Gaza tengah.

Menurutnya, para tawanan Israel tetap hidup selama dalam penyanderaan dan mengalami langsung dahsyatnya serangan udara Israel terhadap wilayah Palestina tersebut.

Argamani menegaskan bahwa Sharabi masih hidup ketika ditangkap oleh kelompok Hamas pada Oktober 2023, namun kemudian tewas akibat serangan udara Israel, sebagaimana yang terjadi pada keluarga Bibas. I

Argamani menegaskan bahwa mereka semua tewas tertimbun reruntuhan akibat pemboman.

“Suatu malam, rumah tempat kami ditahan dihancurkan oleh serangan bom. Kami terjebak di tengah kehancuran… Yossi dan aku tertimbun puing-puing. Aku tidak bisa bergerak, tidak bisa bernapas. Aku pikir itu adalah detik terakhir dalam hidupku,” kenangnya seperti dilansir Antara, Kamis (27/2/2025).

“Aku juga mendengar Yossi berteriak. Namun, beberapa saat kemudian, suaranya menghilang. Aku berhasil ditarik keluar dari reruntuhan dan mencoba membantu Yossi, tetapi sudah terlambat,” tuturnya

Argamani menyerukan kepada komunitas internasional dan otoritas Netanyahu untuk segera membebaskan seluruh sandera yang masih ditahan.

“Kita harus segera mengakhiri tragedi mengerikan ini,” ujarnya. “Kesepakatan (Gaza) harus berjalan sepenuhnya hingga tahap akhir.”

Ia juga mengungkapkan kekecewaannya karena tidak termasuk dalam kelompok pertama sandera yang dibebaskan setelah 50 hari perang, maupun dalam kategori lain yang dijadwalkan untuk dibebaskan.

“Aku tertinggal. Aku tidak termasuk dalam kategori mana pun untuk dibebaskan. Aku bahkan tidak bisa menggambarkan bagaimana rasanya menjadi orang yang ditinggalkan.”

Kesaksiannya merupakan seruan agar pemerintah Israel menghormati perjanjian gencatan senjata di Gaza dengan Hamas dan melanjutkan tahap kedua kesepakatan guna membebaskan pasangannya, Avinatan Or, yang masih ditawan di Gaza.

Tahap pertama kesepakatan Gaza mulai berlaku pada 19 Januari, menghentikan sementara perang Israel yang telah menewaskan lebih dari 48.300 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, serta menghancurkan sebagian besar wilayah Gaza.

Sejauh ini, 25 sandera Israel dan empat jenazah telah dipulangkan dari Gaza dengan imbalan ratusan tahanan Palestina dalam tahap pertama perjanjian gencatan senjata.

Pada November lalu, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu dan Kepala Pertahanan, Yoav Gallant, atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) atas perang yang dilancarkannya di wilayah tersebut. (wib)

Tags: benjamin netanyahugazaisraelkematiantahanan

Berita Terkait.

abbas
Internasional

Iran Tepis Ancaman Sanksi Ekonomi Trump: Melanjutkan Kebijakan Gagal

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:09
Sesmenko PMK: Teknologi Harus Hadir Menjawab Persoalan Nyata Bangsa
Internasional

Tolak Pola Konflik Berulang, Menlu Iran: Kami Ingin Berakhirnya Perang

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:30
kbri
Internasional

Perayaan HUT RI di Kanada, KBRI Beri Penghargaan untuk Dua Sosok Penting

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:10
Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis
Internasional

Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:15
Gunil Keluar, Xdinary Heroes Langsung Batalkan Sejumlah Jadwal
Internasional

KASA Korea Gandeng BIGBANG sebagai Duta Kehormatan Perdana

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:27
jubir
Internasional

Karoline Leavitt Mundur dari Jabatan Jubir Gedung Putih Akhir Agustus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:07
Gustavo Almeida Cabut, Persija Mulai Era Baru di Lini Depan
Olahraga

Gustavo Almeida Cabut, Persija Mulai Era Baru di Lini Depan

Editor Laurens Dami
Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:40

INDOPOSCO.ID – Persija Jakarta harus membuka lembaran baru di lini depan. Gustavo Almeida, striker yang dalam tiga musim terakhir menjadi...

SelengkapnyaDetails
Hasil Liga Inggris: City Comeback Dramatis, Liverpool Selamat di Ujung Laga

Hasil Liga Inggris: City Comeback Dramatis, Liverpool Selamat di Ujung Laga

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:56
Luis-Diaz

Bekuk Dortmund di Signal Iduna Park, Bayern Angkat Trofi Piala Super Jerman 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:02
Tonali

Hasil Liga Inggris: Arsenal Perkasa, MU-Tottenham Tumbang di Pekan Pertama

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:21
ut

Disporseni Nasional UT Championship 2026, Cetak Talenta Basket Muda

Minggu, 23 Agustus 2026 - 02:02

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.