• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kemenkes Ajak Penyintas Kanker Sebarkan Edukasi tentang Deteksi Dini

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 20 Februari 2025 - 00:04
in Nasional
Siti-nadia-Tarmidzi

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi saat ditemui usai menghadiri diskusi ”Kanker Tidak Menunggu, Kenapa Kita Menunggu Deteksi Dini, Selamatkan Hidup” di Jakarta Pusat pada Rabu (19/2/2025). (ANTARA/Farhan Arda Nugraha)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengajak para penyintas kanker untuk menyebarluaskan edukasi mengenai pentingnya deteksi dini kepada masyarakat.

“Para survivor-survivor (penyintas) kita ini yang lebih luar biasa bisa menyebarluaskan kepada masyarakat tentang pentingnya deteksi dini dan bagaimana kita menghadapi situasi pada saat dinyatakan sebagai penderita kanker,” kata Siti seperti dikutip Antara, Rabu (19/2/2029)

BacaJuga:

Bersaing dengan Perguruan Tinggi, Tren Siswa Masuk PTKIN Meningkat

Menteri PANRB Bahas Penguatan Integrasi Layanan BPJS pada MPP dan Portal INAku, Ini Alasannya

Pemerintah Ingatkan Masyarakat tak Tergiur Tawaran Jalur Haji Tidak Resmi

Siti menjelaskan, sejak program Cek Kesehatan Gratis diluncurkan pada 10 Februari 2025, Kemenkes menemukan dua tantangan penyebab masih banyak masyarakat yang belum melakukan deteksi dini kanker.

Padahal, menurutnya deteksi dini kanker penting agar risikonya dapat diketahui lebih awal sehingga bisa ditangani saat masih pada stadium awal.

Siti menjelaskan, faktor pertama yang membuat sebagian masyarakat enggan deteksi dini kanker adalah kekhawatiran mereka terhadap hasil tes.

“Masih ada keraguan dari masyarakat sendiri takut untuk periksa karena takut nanti hasilnya ketahuan ‘kalau saya kanker, nanti saya gimana? saya down’. Jadi banyak yang memilih tidak mengetahui hasil tersebut,” ujarnya.

Kedua, para perempuan banyak yang tidak melakukan deteksi dini dengan alasan belum mendapat izin dari suami.

“Di grassroot (kelompok masyarakat kelas bawah) itu masih menjadi kendala untuk seorang perempuan mendapatkan akses terhadap kesehatannya padahal ini untuk dirinya, untuk kesehatannya, tapi masih harus izin suami. Kalau suaminya tidak izin ya kasihan sekali akses kesehatan perempuan-perempuan Indonesia ,” kata Siti.

Selain melibatkan penyintas kanker, Kemenkes juga aktif menggaet pihak-pihak lain mulai dari yayasan hingga media dalam upaya menyebarluaskan edukasi mengenai pentingnya deteksi dini.

Diketahui, Kemenkes menyiapkan layanan deteksi dini (screening) untuk lima jenis kanker yang mencakup empat kanker pada orang dewasa dan satu kanker pada anak-anak dalam program Cek Kesehatan Gratis.

“Di dalam Cek Kesehatan Gratis ini kita sudah memasukkan screening dini untuk empat kanker pada dewasa termasuk satu kanker pada anak,” kata Siti.

Siti memaparkan, deteksi kanker yang dilayani pada program Cek Kesehatan Gratis antara lain kanker leher rahim dan kanker payudara yang memiliki angka kasus tertinggi pada perempuan.

Lalu ada kanker usus dan kanker paru-paru untuk laki-laki, sedangkan anak-anak di bawah satu tahun akan diperiksa retina matanya untuk mendeteksi risiko kanker retinoblastoma. (wib)

Tags: Deteksi DiniEdukasiKemenkesPenyintas KankerSiti Nadia Tarmizi

Berita Terkait.

ptkin
Nasional

Bersaing dengan Perguruan Tinggi, Tren Siswa Masuk PTKIN Meningkat

Minggu, 5 April 2026 - 00:30
RW
Nasional

Menteri PANRB Bahas Penguatan Integrasi Layanan BPJS pada MPP dan Portal INAku, Ini Alasannya

Sabtu, 4 April 2026 - 21:13
Jemaah-haji
Nasional

Pemerintah Ingatkan Masyarakat tak Tergiur Tawaran Jalur Haji Tidak Resmi

Sabtu, 4 April 2026 - 20:05
Penumpang-Kereta
Nasional

10 Kota Jadi Tujuan Favorit pada Libur Panjang Akhir Pekan Ini

Sabtu, 4 April 2026 - 17:11
Nanik-S.-Deyang
Nasional

60 Siswa Keracunan MBG di Jaktim, BGN Akui Operasikan Dapur Tak Layak

Sabtu, 4 April 2026 - 15:26
Rakor-terbatas
Nasional

Rakortas Tata Kelola Program MBG, Wamen Isyana Harap Pelaksanaan Bagi 3B Ditingkatkan

Sabtu, 4 April 2026 - 13:14

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    699 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.