• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pemerintah Perkuat Daya Saing Pariwisata dan Investasi di Provinsi Kepri

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 4 Februari 2025 - 06:06
in Ekonomi
ansar

Gubernur Kepri Ansar Ahmad. (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah melalui Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) terus memperkuat daya saing sektor pariwisata dan investasi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dengan menghadirkan insentif regulasi visa khusus.

“Regulasi visa khusus untuk Kepri adalah hal yang paling strategis dalam rangka meningkatkan kunjungan wisman, gairah investasi, peningkatan devisa, serta ekonomi daerah,” kata Gubernur Kepri Ansar Ahmad di Tanjungpinang, seperti dilansir Antara, Senin (3/2/2025).

BacaJuga:

Kesetaraan Bukan Sekadar Angka: Cara Industri Sawit Memberi Ruang bagi Perempuan

Mudik Nyaman, Konsumsi Pertamax Series Naik Tajam di Lebaran 2026

3.702 Boks Pakaian Dalam PT Busana Agracipta Remaja 1 Meluncur ke Jepang dan Jerman

Ansar menyampaikan bahwa Kementerian Imipas pada 2024 telah menghadirkan dua skema visa baru khusus untuk Kepri. Pertama, bebas visa kunjungan bagi pemegang permanent resident (PR) Singapura yang efektif berlaku sejak 7 Oktober 2024. Kedua, kebijakan visa tujuh hari seharga Rp250.000 yang efektif berlaku sejak 18 Desember 2024.

Ia sangat mengapresiasi dua kebijakan visa tersebut berdampak signifikan dalam mendongkrak tingkat kunjungan wisman tahun 2024 yang mampu mencapai target sebanyak 1,6 juta orang, berdasarkan data BPS Kepri.

Menurut Ansar, Dirjen Imigrasi ikut bangga dengan pencapaian kunjungan wisman Kepri 2024 karena membuktikan bahwa kebijakan relaksasi dua skema visa khusus berhasil diterapkan di Bumi Segantang Lada tersebut.

Setelah menghadirkan skema visa khusus bagi Kepri, lanjut Ansar, pada tahun ini Kementerian Imipas akan mengembangkan lagi skema visa khusus baru bagi Kepri.

“Kami optimistis, insentif regulasi khusus dari Kementerian Imipas makin memperkuat posisi Kepri sebagai cross border tourism dan tujuan investasi,” ucap Ansar.

Ansar menambahkan bahwa Kepri memiliki keunggulan geostrategis yang tidak dimiliki oleh banyak daerah lain. Kedekatan dengan pasar utama seperti Singapura dan Malaysia serta infrastruktur yang memadai menjadi modal besar untuk mengembangkan pariwisata berbasis lintas batas.

Dikatakannya, relaksasi kebijakan visa sangat penting guna memperkuat daya tarik Kepri sebagai destinasi pariwisata dan investasi strategis, sehingga berdampak ekonomi luas yang dirasakan masyarakat.

Sementara, BPS Kepri mencatat capaian kumulatif kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) daerah itu sepanjang tahun 2024 menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir atau sejak 2020.

Jumlah kunjungan wisman Kepri selama Januari-Desember 2024 mencapai 1.667.081 orang atau meningkat 8,90 persen jika dibanding periode yang sama tahun 2023 yang sebanyak 1.530.899 orang.

“Angka ini terus meningkat dibanding kunjungan wisman tahun 2022 sebanyak 754.158 orang, lalu 2021 sebanyak 3.103 orang, dan 2020 sebanyak 408.005 orang,” kata Kepala BPS Kepri Margaretha Ari Anggorowati. (dam)

Tags: investasipariwisatapemerintahProvinsi Kepri

Berita Terkait.

Pekerja
Ekonomi

Kesetaraan Bukan Sekadar Angka: Cara Industri Sawit Memberi Ruang bagi Perempuan

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:22
Mudik Nyaman, Konsumsi Pertamax Series Naik Tajam di Lebaran 2026
Ekonomi

Mudik Nyaman, Konsumsi Pertamax Series Naik Tajam di Lebaran 2026

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:13
Ekspor
Ekonomi

3.702 Boks Pakaian Dalam PT Busana Agracipta Remaja 1 Meluncur ke Jepang dan Jerman

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:45
KKS-Malacca-Strait
Ekonomi

EMP Temukan Sumber Minyak Baru di Riau, Gas Bentu Ikut “Hidup” Lagi

Rabu, 25 Maret 2026 - 13:34
Bhima
Ekonomi

Celios Prediksi Ekonomi Tumbuh 5,05 Persen Berkat Musim Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:12
KPK Kembalikan Eks Menag Yaqut ke Rutan, MAKI: Jangan Main-Main!
Ekonomi

KPK Kembalikan Eks Menag Yaqut ke Rutan, MAKI: Jangan Main-Main!

Selasa, 24 Maret 2026 - 22:14

BERITA POPULER

  • DPRD DKI Ingatkan Pendatang Baru: Jangan ke Jakarta Hanya Modal Nekat

    Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    977 shares
    Share 391 Tweet 244
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2676 shares
    Share 1070 Tweet 669
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    739 shares
    Share 296 Tweet 185
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.