• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Sebut Parcok Cawe-cawe di Pilkada 2024, Eks Tapol 2019: PDIP Harus Dewasa

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 3 Desember 2024 - 21:15
in Nasional
nyoblosco

Ilustrasi pelaksanaan Pilkada. Foto:dokumen indopos.co.id

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Berpolitik harus mengedepankan sikap kedewasaan, terlebih terkait dengan hasil kontestasi politik. Pernyataan tersebut diungkapkan Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo, H.Kurniawan menanggapi pernyataan kader PDIP Hasto Kristiyanto dan Dedi Sitorus terkait dugaan keterlibatan partai coklat (Parcok) dalam pilkada 2024 di Jakarta, Selasa (3/12/2024).

Dari opini yang dibangun Hasto maupun Dedi Sitorus, menurut dia, PDIP sebaiknya introspeksi diri. Sebab, Polri dan TNI adalah institusi negara yang independen. “Sudah ada aturan jelas yang melarang 2 institusi ini terlibat politik praktis,” tegasnya.

BacaJuga:

PPPK Dialihkan ke Pusat, BPJS Watch: Kesejahteraan Guru Jangan Ikut Terpinggirkan

IBSW Nilai Langkah Prabowo Hadapi Karhutla Sudah Tepat dan Terukur

Ariston Indonesia Tebar Kehangatan di Empat Panti Asuhan Lewat Program “Caring Brings Comfort”

Menurut eks tahanan politik (Tapol) 2019 ini, saat ini sesuatu mudah terdeteksi dan mengemuka di media. “Jika terjadi? Ini melukai, tapi jika tidak bisa dibuktikan maka ini fitnah yang keji, akan sangat berbahaya sekali bagi kehidupan berbangsa dan bernegara,” ungkapnya.

Munculnya rumor ini, lanjut dia, tentunya PDIP sendirilah yang memulainya dan lebih tahu apa yang sebenarnya terjadi. Sebab selama 10 tahun sebelumnya PDIP yang menjadi partai berkuasa di negeri ini, dan PDIP dua kali memenangkan pemilu 2014 dan 2019.

“Yang kontroversi, di pemilu 2019 banyak sekali anak-anak bangsa yang masuk penjara karena menuntut transparansi pemilu yang jurdil. Kami ini adalah korban dari kebijakan politik kalian, jadi jangan juga kalian justru yang paling ribut ketika kalian kalah dalam pilpres 2024,” katanya.

“Pilkada serentak yang baru digelar kemarin, itu namanya nggak fair, dan menuduh institusi Polri dan TNI terlibat pengkondisian dan berpihak ke kelompok pemenang. Kami yang sudah jelas-jelas dikriminalisasi saja nggak seribut kalian kok,” imbuhnya.

Ia meminta dan mengajak kepada Hasto dan Dedi untuk bisa dewasa menyikapi kekalahan dan lebih introspeksi kenapa bisa ditinggalkan konstituen. “Kalian, kalau boleh saya ikut bicara kesombongan dan jumawa, elit-elit kalian sendirilah yang membuat kondisi seperti ini,” bebernya.

“Kalau bicara kecewa kami pun sampai saat ini masih sakit hati dan menyesal dengan pemerintahan PDIP saat itu. Jangan ketika kalah kalian buat opini Polri dan TNI nggak netral, kalau kami mau beropini pemilu 2019 itu pemilu terbrutal dan kontroversi, tapi kami nggak ribut kok kami terima dan jalani semua kenyataan yang terjadi,” imbuhnya.

Ia menuturkan, tetap setia kepada Bapak Prabowo dan berharap Presiden Prabowo membuka diri dan bersedia menerimanya. “Pada 2019 kami tetap setia dan akan tetap mengawal serta mendukung pemerintahan saat ini,” ucapnya.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP, Puan Maharani menanggapi isu Partai Cokelat (Parcok) cawe-cawe dalam pemenangan pasangan calon kepala daerah pada Pilkada Serentak 2024.

Putri dari Ketua Umum PDIP sekaligus Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri itu justru meminta kader partainya membuktikan jika ada keterlibatan Parcok dalam kontestasi demokrasi.

Diketahui, Partai Cokelat yang dimaksudkan merujuk pada institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) maupun ASN yang turut membantu pemenangan salah satu pasangan calon kepala daerah yang di-endorse kekuasaan pada Pilkada Serentak 2024. (nas)

Tags: Eks Tapol 2019Parcok Cawe-cawePDIPpilkada 2024

Berita Terkait.

siswa
Nasional

PPPK Dialihkan ke Pusat, BPJS Watch: Kesejahteraan Guru Jangan Ikut Terpinggirkan

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:06
ibsw
Nasional

IBSW Nilai Langkah Prabowo Hadapi Karhutla Sudah Tepat dan Terukur

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:15
ariston
Nasional

Ariston Indonesia Tebar Kehangatan di Empat Panti Asuhan Lewat Program “Caring Brings Comfort”

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:49
bowo
Nasional

Prabowo Bertolak ke Riau, Tinjau Langsung Penanganan Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:24
Kemhan Buka Suara Soal Isu Larangan Hijab Kadet Unhan
Nasional

Kemhan Buka Suara Soal Isu Larangan Hijab Kadet Unhan

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:24
Milad ke-14, HNI Perkuat Ekosistem Produk Halal di Indonesia
Nasional

Milad ke-14, HNI Perkuat Ekosistem Produk Halal di Indonesia

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:32

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.