• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Festival Silang Budaya Indonesia-Malaysia Bisa Jadi Pintu Kolaborasi Mahasiswa

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Senin, 2 Desember 2024 - 12:06
in Gaya Hidup
Festival-Silang-Budaya

Konjen RI Penang Wanton Saragih (keenam kanan) dan ADUN Kontar Teh Lai Heng (ketujuh kanan) berfoto bersama pemberi sponsor dan rekan yang mendukung Festival Silang Budaya Indonesia-Malaysia Chapter 3 yang diadakan di George Town, Penang, Malaysia, Minggu (1/12/2024). (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Festival Silang Budaya Indonesia-Malaysia Chapter 3 yang diselenggarakan Persatuan Pelajar Indonesia Universitas Terbuka Kelompok Belajar (PPI UT Pokjar) Penang di George Town, Penang, pada Minggu (1/12/2024), diharapkan menjadi pintu kolaborasi mahasiswa Indonesia-Malaysia lewat seni budaya.

Ketua PPI Pokjar Penang Desy Nur Fadhila di sela-sela kegiatan mengemukakan bahwa pada festival kali ini mereka memang sengaja mengundang Ahli Dewan Undangan Negeri (ADUN) Komtar Teh Lai Heng karena ingin menunjukkan budaya Indonesia.

BacaJuga:

Sinar Mas Land dan Sumitomo Forestry Gandeng Kipinä Kids Indonesia untuk Hadirkan Pendidikan Anak Usia Dini di Kota Wisata Ecovia, Cibubur

Rosé BLACKPINK Tampil Memukau dengan Busana Emas di CFDA Fashion Awards 2026

Sung Hoon Manfaatkan Rahasia Oh Se Young untuk Mengikatnya dalam Kontrak Sekretaris Tiga Bulan

Harapannya, festival kali ini dapat menjadi pintu masuk bagi mereka untuk dapat mengajak teman-teman mahasiswa Malaysia bergabung bersama melestarikan budaya bersama lewat kegiatan festival silang budaya.

Sekitar 200 orang mahasiswa Indonesia dari beberapa universitas di Malaysia ikut berpartisipasi dalam Festival Silang Budaya Indonesia-Malaysia Chapter 3. Namun kali ini belum ada perwakilan mahasiswa atau kelompok masyarakat dari Malaysia yang turut bergabung, berkolaborasi dalam kegiatan itu.

Dukungan Perwakilan RI

Konsul Jenderal Republik Indonesia (Konjen RI) Penang Wanton Saragih mengapresiasi Festival Silang Budaya Indonesia-Malaysia yang digagas oleh para pelajar Universitas Terbuka (UT) yang ada di Penang.

Mereka sebenarnya pekerja migran Indonesia yang sekaligus sebagai mahasiswa di UT, tapi masih punya semangat, punya motivasi menggelar Festival Silang Budaya Indonesia-Malaysia yang pada tahun ini sudah merupakan yang ketiga kalinya.

KJRI Penang menyambut positif kreativitas, semangat para mahasiswa UT. Karena itu, KJRI memberi dukungan seoptimal mungkin untuk terselenggaranya Festival Silang Budaya tersebut.

Para mahasiswa bahkan merencanakan tahun depan akan mengundang performance profesional dari Tanah Air sehingga Festival Silang Budaya ini lebih berkualitas dan menarik.

Ahli Dewan Undangan Negeri (ADUN) Komtar Teh Lai Heng yang hadir membuka festival tersebut menyatakan kagum karena kegiatan tersebut terlaksana karena adanya kerja sama yang baik dengan berbagai universitas di Malaysia. Festival itu diadakan adalah untuk memperkenalkan seni budaya Indonesia kepada masyarakat umum.

Ia berharap, festival yang akan datang, pihak Jawatan Kuasa Persatuan (PPI UT Pokjar Penang) bisa bekerja sama yang baik dengan universitas yang ada dan dapat memperkenalkan budaya satu sama lain.

Di Malaysia dikenal busana kebaya karena merupakan simbol perpaduan. Kebaya terdiri dari baju panjang dipadankan dengan kain songket atau kain batik.

Dari segi tarian, Malaysia ada tari Zapin, Joget, Tari Kipas dan sebagainya.

Apa yang ingin dikukuhkan antara Indonesia dan Malaysia adalah pertukaran budaya yang sebenarnya. Program ini dapat termasuk seni budaya dan pertunjukan tradisional sekaligus.

“Kita dapat berkolaborasi melestarikan warisan budaya bersama,” ujar dia seperti dilansir Antara. Ia berharap tahun depan kegiatan dapat diteruskan dengan lebih meriah dengan menambahkan budaya Malaysia sehingga hubungan dua negara semakin akrab.

Pelaksanaan festival

Dalam penyelenggaraan Festival Silang Budaya Indonesia -Malaysia, PPI UT Penang berkolaborasi dengan PPI dari University Utara Malaysia, University Sains Malaysia, AlbukhoryInternational University, Kolej University Islam Perlis, Universitas Terbuka Kelompok Belajar Kuala Lumpur, Universitas Terbuka Kelompok Belajar Johor.

Selain dihadiri dan dibuka oleh ADUN Komtar Teh Lai Heng dan Konjen RI Penang Wanton Saragih, hadir pula Direktur Universitas Terbuka Medan Yasir Riady, ratusan mahasiswa UT Pokjar Penang yang juga merupakan para pekerja migran Indonesia di Penang, serta komunitas hingga perwakilan organisasi masyarakat Indonesia yang ada di sana.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.30 waktu Malaysia (pukul 10.30 WIB) itu mempersembahkan sejumlah tarian seperti Tari Kesatria, Tanjung Gumirang, penampilan Teater Roro Jonggrang, Tari Tor-tor, dan Tari Dayak dari Komunitas Sesa.

Lalu, ada juga penampilan angklung dan Tari Gendewo Pinentang oleh mahasiswa Indonesia di Albukhory International University (AIU)

Dari Sanggar Tari Panglima mempersembahkan Tari Jaipong dan Tari Remong, PPI Universiti Utara Malaysia (UUM) mempersembahkan Tari Kipas, Tarian Spirit of Bali ditampilkan PPI UT Pokjar Johor. Sedangkan penampilan kolaborasi dilakukan PPI wilayah Utara yakni dari UT Penang, UT Johor, AIU dan UUM sebagai penutup.

Festival Silang Budaya Indonesia-Malaysia Chapter 3 yang mengangkat tema “Satukan Langkah untuk Lestarikan Warisan Bangsa” itu juga disisipi dengan sosialisasi Konsuler dan Imigrasi dari KJRI Penang, serta penampilan band dari The Tepeneo. Selain itu, ada pula lomba peragaan busana yang mendapat sokongan dari mereka yang hadir.

Ketua PPI Pokjar Penang Desy Nur Fadhila mengungkapkan kebanyakan dari mahasiswa UT di Penang merupakan pekerja migran Indonesia yang bekerja 12 jam per hari. Di luar dari waktu itu, mereka berada di tempat tinggal masing-masing, sehingga dapat membagi waktu untuk ikut kuliah secara daring karena fleksibel.

Untuk membuat festival tersebut, teman-teman panitia acara di PPI UT Pokjar Penang tentu juga menemukan tantangan, karena harus mengumpulkan empat forum, mulai dari pekerja migran hingga mahasiswa dari universitas dengan wilayah yang jauh.

Namun, Perwakilan RI di Penang sangat mendukung dan membantu dalam kegiatan tersebut, bahkan memfasilitasi mereka.

Verawati Sihotang, pekerja migran Indonesia yang juga mahasiswa UT Pokjar Penang yang kuliah di Fakultas Bahasa inggris dan bekerja di salah satu industri elektronik di Penang yang memproduksi cip untuk telepon pintar, mengaku tidak mendapat cuti hari Minggu ini. Namun dirinya mendapat izin untuk datang sedikit lambat dari biasanya karena harus menari di festival tersebut.

Vera yang berasal dari Komunitas Sesa itu mengaku boleh menggeser waktu masuk kerjanya dari biasanya jam 19.00 menjadi pukul 20.00 atau 21.00 dan baru akan selesai bekerja sekitar pukul 07.00 keesokan harinya.

Vera mengaku senang bisa menari di festival itu karena bisa untuk mengasah talentanya.

Walaupun lebih sering tidak bisa bersamaan bertemu, namun seminggu sekali mereka berusaha berkumpul untuk latihan menari, mempersiapkan diri untuk menari Tor-tor.

Festival Silang Budaya menjadi ajang silaturahmi. Mereka datang dari berbagai pabrik atau kilang di Penang, dan jarang sekali mendapat kesempatan berkumpul, bertemu, saling kenal di satu kegiatan bersama dalam jumlah yang besar.

Demikian itu cara para pekerja migran Indonesia yang sekaligus mahasiswa. Bekerja, bersekolah dan berkarya di perantauan. Mereka bangga bisa ikut mengangkat nama bangsa lewat seni dan budaya. (dam)

Tags: Festival Silang BudayaIndonesia-Malaysiamahasiswa

Berita Terkait.

Menag Tantang PTKIN Lahirkan Ilmuwan Muslim Hebat, Hilirisasi Jadi Kunci
Gaya Hidup

Sinar Mas Land dan Sumitomo Forestry Gandeng Kipinä Kids Indonesia untuk Hadirkan Pendidikan Anak Usia Dini di Kota Wisata Ecovia, Cibubur

Rabu, 4 November 2026 - 21:13
Rosé BLACKPINK Tampil Memukau dengan Busana Emas di CFDA Fashion Awards 2026
Gaya Hidup

Rosé BLACKPINK Tampil Memukau dengan Busana Emas di CFDA Fashion Awards 2026

Rabu, 4 November 2026 - 19:05
Sung Hoon Manfaatkan Rahasia Oh Se Young untuk Mengikatnya dalam Kontrak Sekretaris Tiga Bulan
Gaya Hidup

Sung Hoon Manfaatkan Rahasia Oh Se Young untuk Mengikatnya dalam Kontrak Sekretaris Tiga Bulan

Rabu, 4 November 2026 - 18:05
BNI Ingatkan Masyarakat Waspada Modus Penipuan Lewat Telepon yang Memanfaatkan Rasa Panik
Gaya Hidup

BNI Ingatkan Masyarakat Waspada Modus Penipuan Lewat Telepon yang Memanfaatkan Rasa Panik

Rabu, 4 November 2026 - 17:07
Presiden PKS: Jika Prabowo Saja Bisa Disadap, Bagaimana dengan Privasi Rakyat?
Gaya Hidup

Promo 11.11, Naik Whoosh Lebih Hemat hingga Rp110 Ribu

Rabu, 4 November 2026 - 16:03
golf
Gaya Hidup

Diikuti 120 Pegolf, Kota Deltamas Sukses Gelar Deltamas Golf Tournament 2026 di Rancamaya Golf & Country Club

Rabu, 4 November 2026 - 09:09

OLAHRAGA

Menag Tantang PTKIN Lahirkan Ilmuwan Muslim Hebat, Hilirisasi Jadi Kunci
Olahraga

Pangsuma FC Bongkar Carut-marut Liga Futsal Nasional, FFI dan KFI Didesak Berbenah

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 4 November 2026 - 22:31

INDOPOSCO.ID – Tata kelola kompetisi futsal nasional kembali mendapat sorotan. Kali ini, kritik datang dari Pangsuma FC yang menilai pengelolaan...

SelengkapnyaDetails
Comeback Dramatis, Persib Bungkam Victory Melbourne untuk Kunci Tiket 16 Besar

Comeback Dramatis, Persib Bungkam Victory Melbourne untuk Kunci Tiket 16 Besar

Rabu, 4 November 2026 - 18:41
Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

Rabu, 4 November 2026 - 17:31
noc

Diplomasi Olahraga Okto, Indonesia Incar World Skate Championships di Bali

Rabu, 4 November 2026 - 13:13
piala

Ketegangan Timur Tengah Belum Reda, AFC Undur Jadwal Piala Asia 2027

Selasa, 3 November 2026 - 23:23

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    3308 shares
    Share 1323 Tweet 827
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    2300 shares
    Share 920 Tweet 575
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1875 shares
    Share 750 Tweet 469
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1157 shares
    Share 463 Tweet 289
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1011 shares
    Share 404 Tweet 253
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.