• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Perajin Perak Desa Bakti BCA Produksi Koleksi Terbaru Perhiasan TULOLA

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 31 Oktober 2024 - 16:17
in Ekonomi
TULOLA

EVP Corporate Communication & Social Responsibility PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Hera F. Haryn (kedua dari kiri), SVP Corporate Communication Susanti Nurmalawati (kedua dari kanan), Founder, Principal Designer, and Creative Director TULOLA Sri Luce-Rusna (tengah), Co-Founder and Creative Conceptor TULOLA Happy Salma (kiri), dan Perajin Perak Desa Wisata Taro I Made Suama (kanan) berfoto bersama dalam konferensi pers peluncuran “The Dancer” TULOLA, Rabu (30/10/2024). Foto: Dokumen BCA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali menjalin kerja sama strategis dengan jenama perhiasan lokal TULOLA. Dalam kolaborasi kali ini, BCA melibatkan perajin perhiasan dari Desa Taro, Bali untuk memproduksi koleksi terbaru TULOLA.

Perajin yang dimaksud adalah I Made Suama, seniman perak dari Desa Wisata Taro yang merupakan Desa Bakti BCA. Dia terlibat dalam produksi 3 jenis perhiasan baru dalam daftar koleksi “The Dancer” dari TULOLA yang diluncurkan Rabu (30/10/2024).

BacaJuga:

DPR Nilai PNM dan Pegadaian Jadi Jalan Ekonomi Warga Naik Kelas

PGE–PLN IP Kunci Tarif, Teknologi Bottoming Siap Dongkrak Listrik Bersih

Kemenkop dan Kemensos Rencanakan Penerima PKH Jadi Karyawan KDKMP

“BCA sangat bahagia dapat kembali bekerja sama dengan TULOLA, sebuah jenama lokal yang tidak hanya berkomitmen mempercantik wanita Indonesia, tetapi juga merayakan kekayaan budaya Nusantara,” kata EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn.

“Bangga rasanya melihat perajin Desa Wisata Taro dapat diakui dan dipercaya keahliannya oleh sebuah jenama perhiasan lokal inovatif seperti TULOLA. Sinergi antara perajin lokal dan jenama seperti ini sangatlah penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia,” imbuhnya.

Desa Wisata Taro dikenal sebagai salah satu sentra penghasil seni kerajinan tangan dari perak berkualitas tinggi. Seni ukiran perak merupakan bagian penting dari tradisi desa ini selama berabad-abad. Dalam koleksi “The Dancer” dari TULOLA, I Made Suama dipercaya menyumbangkan ide dan kreativitasnya mendesain bros kipas, bros ukiran, dan subeng (anting-anting) bermotif bunga.

Semua desain tersebut terinspirasi dari kekayaan dan budaya asli Desa Taro. Bros Kipas terinspirasi dari tarian Nar-Nir, yang menceritakan pergaulan remaja dan setiap penarinya membawa kipas. Inspirasi dari tarian tersebut dipadukan dengan ukiran khas Bali yang banyak menghiasi Pura di Desa Taro.

Kemudian, Bros Ukiran terinspirasi dari keanekaragaman tumbuhan di Desa Taro, terutama tanaman merambat yang banyak tumbuh di hutan, sungai, dan lembah. Anting Bunga adalah karya yang diilhami banyaknya bunga di Desa Taro. Keberadaan beragam bunga di Desa Taro sangat penting karena kerap digunakan penari dalam pementasan.

“Komitmen BCA menumbuhkan perekonomian daerah melalui Desa Bakti BCA kami lakukan secara holistik, mulai dari pembinaan, pengembangan, hingga perluasan pasar. Kolaborasi antara BCA, TULOLA, dan perajin dari Desa Wisata Taro menjadi #BuktiBaktiBCA menciptakan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi kreatif, pelestarian budaya, serta pemberdayaan masyarakat,” jelas Hera.

“Kami harap ke depannya semakin banyak jenama lokal terinspirasi memberdayakan seniman dan perajin lokal, serta mendorong inovasi dan pertumbuhan berkelanjutan,” tambahnya.

Upaya BCA memperluas pasar pelaku UMKM dan para pebisnis di Desa Bakti BCA tecermin dari keikutsertaan 32 merchant binaan BCA pada Trade Expo Indonesia (TEI) 2024. Pada acara tersebut, puluhan UMKM binaan BCA melakukan business matching dengan lebih dari 160 pembeli potensial dari luar negeri, meningkat 10 kali lipat dibandingkan tahun lalu.

Selain itu, BCA terus membantu proses penerbitan sertifikat halal dengan target 2.000 UMKM pada 2024 ini. BCA juga mengajak 5 desa binaan mempromosikan wisata dan kekayaan daerahnya di Bali Beyond Travel Fair dan Wonderful Indonesia Travel Fair 2024. BCA juga turut memberikan kemudahan transaksi dan promo menarik bagi nasabah dan pelanggan TULOLA pada hari peluncuran “The Dancer”.

Berikut rincian promonya: Diskon 5 persen untuk produk baru, dan 15 persen untuk produk lain untuk pembelian secara offline pada hari peluncuran “The Dancer” di Bali (30 Oktober) dan Jakarta (28-29 November). Tambahan diskon 5 persen untuk pembelian produk TULOLA dengan kartu kredit dan kartu debit BCA dan cicilan 0 persen untuk pembelian menggunakan kartu kredit BCA.

Diketahui, desa Taro dikenal sebagai salah satu Desa Wisata Terbaik di Dunia dengan tagline “An Eco Spiritual Destination.” Desa ini menawarkan pengalaman wisata yang menggabungkan keindahan alam, kekayaan budaya, dan spiritualitas mendalam.

Desa Wisata Taro juga memiliki warisan budaya yang kaya, seperti Pura Agung Gunung Raung, pemandangan indah Semara Ratih Delodsema Village yang menyatu dengan tata letak rumah tradisional, serta menjadi rumah konservasi lembu putih. Desa Wisata Taro merupakan peraih penghargaan Best Tourism Villages Upgrade Program oleh United Nations World Tourism Organization (UNWTO) pada 2023 lalu. (srv)

Tags: bcaDesa Bakti BCAPerajin PerakPerhiasan Tulola

Berita Terkait.

eko
Ekonomi

DPR Nilai PNM dan Pegadaian Jadi Jalan Ekonomi Warga Naik Kelas

Selasa, 14 April 2026 - 03:30
pge
Ekonomi

PGE–PLN IP Kunci Tarif, Teknologi Bottoming Siap Dongkrak Listrik Bersih

Selasa, 14 April 2026 - 02:20
menkop
Ekonomi

Kemenkop dan Kemensos Rencanakan Penerima PKH Jadi Karyawan KDKMP

Senin, 13 April 2026 - 20:12
sawit
Ekonomi

BPDP Buka Grant Riset 2026 dengan Prinsip BAIK, Dorong Inovasi Perkebunan

Senin, 13 April 2026 - 20:02
ferry
Ekonomi

Menkop Bersama Menko PM Bahas Penguatan Kopdes Merah Putih Menjadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Senin, 13 April 2026 - 18:18
Truk-Tangki
Ekonomi

Biodiesel Terbukti Tekan Impor Solar, Hemat Devisa hingga USD10 Miliar per Tahun

Senin, 13 April 2026 - 15:27

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2498 shares
    Share 999 Tweet 625
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    880 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    750 shares
    Share 300 Tweet 188
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.