• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

GMNI DKI Jakarta Desak PT Pembangunan Jaya Ancol Minta Maaf secara Terbuka

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 30 Oktober 2024 - 19:48
in Megapolitan
Para PKL yang tergabung dalam ormas FBR melakukan aksi protes di depan pintu barat Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara. (Indopos.co.id/Feris Pakpahan)

Para PKL yang tergabung dalam ormas FBR melakukan aksi protes di depan pintu barat Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara. (Indopos.co.id/Feris Pakpahan)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Polemik penataan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Wisata Ancol, Pademangan, Jakarta Utara semakin memanas.

Ketua Cabang GMNI Jakarta Pusat, Bung De Niao Umboh, mengultimatum manajemen PT Pembangunan Ancol agar tidak bertindak seakan di atas hukum.

BacaJuga:

Keliling Kota Tua Sambil Bersantap, Open Dining Jakarta Siap Mengaspal Mulai Agustus

Tak Lagi Sekadar Ditimbun, Sampah Jakarta Mulai Diolah Sebelum Masuk Bantargebang

Suhu Relatif Hangat, Hari Ini Cuaca di Jakarta Cerah Cenderung Berawan

Menurutnya, perusahaan atau korporasi tidak seharusnya melampaui batas-batas yang telah ditetapkan negara, terutama dalam hal hak-hak masyarakat kecil seperti PKL.

“Oknum-oknum manajemen Ancol tidak seharusnya merasa paling hebat,” katanya saat dikonfirmasi indopos.co.id pada Rabu (30/10/2024).

Ia meminta Fraksi PDIP DPRD Provinsi DKI Jakarta segera memanggil manajemen PT Pembangunan Ancol untuk memberikan klarifikasi terkait pernyataan yang menyinggung PDIP dalam rekaman yang telah viral.

“Fraksi PDIP DPRD harus segera memanggil manajemen Ancol untuk klarifikasi,” ujarnya.

Bung De Niao Umboh menegaskan GMNI mendesak PT Pembangunan Jaya Ancol untuk segera meminta maaf secara terbuka kepada publik atas pernyataan dan sikap yang merugikan banyak pihak.

“Manajemen Ancol kami tuntut untuk meminta maaf secara terbuka,” tandasnya.

Ia menambahkan bahwa tindakan yang merendahkan masyarakat kecil, khususnya PKL, adalah pelanggaran yang tidak bisa ditoleransi.

“Harapannya, hak-hak masyarakat kecil, seperti PKL, terlindungi dan tidak menjadi korban kebijakan sepihak perusahaan besar,” pungkasnya.

Sebelumnya, Sejumlah tokoh elit Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memberikan respons setelah nama partainya disinggung oleh oknum PT Pembangunan Jaya Ancol dalam program penataan PKL di kawasan wisata Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.

Menanggapi pernyataan oknum PT Pembangunan Jaya Ancol tersebut, tokoh senior PDIP yang juga Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira, mendorong Fraksi PDIP mengambil langkah strategis untuk menyelesaikan persoalan ini.

“Trima kasih infonya, baiknya kontak FPDI Perjuangan DKI Jakarta,” katanya dalam keterangan tertulis pada Senin (28/10/2024).

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Pantas Nainggolan, menyatakan bahwa Fraksi PDIP sebelumnya telah mendorong penyelesaian masalah PKL dari ormas FBR melalui jalur musyawarah. Namun, Pantas menyesalkan kalimat yang memuat singgungan terkait hal ini.

“Oke terima kasih infonya, kita dalami dulu apa maksudnya ucapan itu dan kami akan memanggil manajemen Ancol untuk mencari siapa yang berbicara di rekaman itu,” tegasnya.

Corporate Communication Manager PT Pembangunan Jaya Ancol, Ariyadi Eko Nugroho dalam keterangan tertulis yang diterima indopos.co.id, pada Kamis (24/10/2024) membenarkan isi rekaman tersebut adalah salah satu oknum pegawai yang tergabung dalam tim PT Pembangunan Jaya Ancol.

“Benar bahwa rekaman tersebut terjadi saat diskusi antara Ancol dengan mitra reseller pada sesi assessment di awal September 2024 lalu. Tujuannya adalah berdiskusi lebih dalam mengenai program penataan ini dan menjawab secara langsung pertanyaan-pertanyaan dari para mitra,” ujarnya.

“Kami tidak bermaksud merendahkan institusi tertentu maupun pihak lainnya. Kami berkomitmen membangun sinergi yang baik dengan berbagai pihak,” imbuhnya.

Ia menambahkan, dalam konteks ini, Ancol memandang mitra reseller sebagai individu atau warga yang memang bekerja sama dengan program CSR Ancol.

“Ancol pun membebaskan para mitra untuk berorganisasi sesuai dengan preferensi dan pilihannya masing-masing di luar statusnya sebagai mitra reseller Ancol. Jadi tidak benar dugaan tersebut,” ucapnya. (fer)

Tags: AncolGMNI DKI JakartaPenataan PKL di AncolPKLPT Pembangunan Jaya Ancol

Berita Terkait.

bus
Megapolitan

Keliling Kota Tua Sambil Bersantap, Open Dining Jakarta Siap Mengaspal Mulai Agustus

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:02
Gempa M 4,3 Guncang NTB, Getaran Dirasakan Dompu, Bima dan Sumbawa
Megapolitan

Tak Lagi Sekadar Ditimbun, Sampah Jakarta Mulai Diolah Sebelum Masuk Bantargebang

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:01
Suhu Relatif Hangat, Hari Ini Cuaca di Jakarta Cerah Cenderung Berawan
Megapolitan

Suhu Relatif Hangat, Hari Ini Cuaca di Jakarta Cerah Cenderung Berawan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:19
Pramono
Megapolitan

Pramono Kecolongan Informasi Soal SD Ambruk yang Terbengkalai 2 Tahun

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:26
Pramono
Megapolitan

APBD DKI Tembus Hampir Rp30 Triliun, Pramono Genjot Belanja demi Dongkrak Ekonomi Jakarta

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:05
ujan
Megapolitan

Waspadai, Prakiraan Cuaca di Jakarta Hari Ini Didominasi Hujan

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:15

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3193 shares
    Share 1277 Tweet 798
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1084 shares
    Share 434 Tweet 271
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2806 shares
    Share 1122 Tweet 702
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.