• Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Koran
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

IPK Stagnan 10 Tahun, Pengamat: Butuh Gebrakan Nyata Prabowo pada Pemberantasan Korupsi

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Senin, 14 Oktober 2024 - 16:30
in Nasional
Gd-KPK

Ilustrasi Gedung KPK. Foto: Dokuen INDOPOS.CO.ID & INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sejak awal pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto telah menyatakan komitmennya anti pada tindak korupsi. Komitmen lisan tersebut tidak cukup, apabila tidak didukung kebijakan pencegahan korupsi.

Pernyataan tersebut diungkapkan Peneliti pusat kajian anti korupsi (Pukat) UGM Zaenur Rohman melalui gawai, Senin (14/10/2024).

BacaJuga:

Andalkan Kapal Nelayan, Logistik Disalurkan ke Warga Terdampak Banjir Aceh

Ribuan Ton Beras dan Minyak Goreng Disalurkan ke 3 Provinsi Terdampak Bencana, Stok Aman

Bencana Hidrometeorologi di Pulau Sumatera, BNPB: 174 Jiwa Meninggal Dunia dan 79 hilang Serta Belasan Luka-luka

Kebijakan tersebut, menurut dia, di antaranya harus ada instrumen yang jelas pada pemberantasan korupsi. Hal ini sangat penting, karena memberi efek.

Ia menyebut, data 2019 hingga 2024 ada penurunan pada pemberantasan korupsi. Beberapa indikator di antaranya nilai indeks persepsi korupsi (IPK) 2023 sama dengan IPK 2014.

“Jadi ada stagnasi pada pemberantasan korupsi selama 10 tahun,” katanya.

Menurut dia, hal itu disebabkan oleh revisi undang-undang (UU) KPK. Sehingga menyebabkan turunnya kinerja KPK.

“Pejabat tidak lagi takut melakukan korupsi. Jadi masyarakat menunggu komitmen presiden Prabowo,” ungkapnya.

“Independensi KPK harus dikembalikan lagi, caranya dengan melakukan revisi UU KPK,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut dia, harus ada instrumen hukum yang kuat pada pemberantasan korupsi. Salah satunya adanya UU perampasan aset kejahatan.

“Kalau KPK independen, ada instrumen hukum kuat pada pemberantasan korupsi dan didukung UU perampasan aset kejahatan, maka pejabat tidak berani lagi melakukan korupsi,” ujarnya. (nas)

Tags: KPKpemberantasan korupsiPrabowo Subianto
Berita Sebelumnya

Serikat Pekerja Nilai Wajar Kenaikan Upah Minimum 2025 Capai 8-10 Persen

Berita Berikutnya

PAMA Dorong Keberagaman di Pendidikan dan Dunia Kerja dalam DEI Move 2024

Berita Terkait.

WhatsApp Image 2025-11-29 at 09.56.57
Nasional

Andalkan Kapal Nelayan, Logistik Disalurkan ke Warga Terdampak Banjir Aceh

Sabtu, 29 November 2025 - 11:15
WhatsApp Image 2025-11-29 at 10.10.28
Nasional

Ribuan Ton Beras dan Minyak Goreng Disalurkan ke 3 Provinsi Terdampak Bencana, Stok Aman

Sabtu, 29 November 2025 - 10:15
WhatsApp Image 2025-11-29 at 09.43.38
Nasional

Bencana Hidrometeorologi di Pulau Sumatera, BNPB: 174 Jiwa Meninggal Dunia dan 79 hilang Serta Belasan Luka-luka

Sabtu, 29 November 2025 - 10:07
wo
Nasional

Prabowo: Indonesia Tak Boleh Bergantung Dengan Negara Lain

Sabtu, 29 November 2025 - 07:07
pelindo
Nasional

Pelindo Hadirkan Listrik Bersih di Kampung Ausem-Papua

Sabtu, 29 November 2025 - 05:05
bowo
Nasional

Presiden Prabowo Anugerahkan Penghargaan Untuk Tiga Guru Berdedikasi

Sabtu, 29 November 2025 - 04:44
Berita Berikutnya
Bersama BNNP Kaltara, Bea Cukai Tarakan Musnahkan 2.524,61 Gram Sabu

PAMA Dorong Keberagaman di Pendidikan dan Dunia Kerja dalam DEI Move 2024

BERITA POPULER

  • hujan

    Hujan dan Banjir Kader KB Asahan Tetap Antar MBG 3B

    717 shares
    Share 287 Tweet 179
  • Dedi Mulyadi: Siswa Masuk Barak Militer Bukan Latihan Perang, Bantu Kesehatan Mental

    761 shares
    Share 304 Tweet 190
  • From Villages to Schools: Wilmar Ensures Clean Water for Future Generations

    687 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Dari Desa ke Sekolah: Wilmar Pastikan Air Bersih untuk Generasi Masa Depan

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Persik vs Semen Padang: Macan Putih siap Mental, Kabau Sirah punya Momentum

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.